Metapos.id, Jakarta – Model dan aktris Emily Ratajkowski membagikan kisah kehidupannya setelah menjadi seorang ibu tunggal. Pengalaman tersebut ia tuangkan dalam sebuah esai yang mengulas perubahan hidup pasca perceraian.
Emily mengaku awalnya merasa takut dengan label single mother yang kerap mendapat stigma di masyarakat. Namun seiring waktu, ia mulai menemukan cara baru untuk memahami dirinya sendiri.
Pernikahannya dengan produser Sebastian Bear-McClard berakhir beberapa tahun setelah kelahiran putra mereka, Sylvester. Sejak saat itu, Emily harus menyeimbangkan kehidupan pribadi dan tanggung jawab sebagai orang tua.
Dalam esainya, Emily menceritakan bagaimana ia sempat aktif berkencan setelah perceraiannya. Menurutnya, fase tersebut menjadi bagian dari proses mengenali identitas dan kebebasan sebagai perempuan.
Meski begitu, Emily menegaskan bahwa putranya tetap menjadi prioritas utama dalam hidupnya. Ia bahkan memiliki aturan pribadi agar tidak melewatkan waktu penting bersama sang anak.
Perjalanan sebagai ibu tunggal juga mengubah pandangannya terhadap hubungan dan cinta. Emily menyadari bahwa kebahagiaan tidak selalu bergantung pada keberadaan pasangan.
Di sisi lain, model berusia 35 tahun itu mengaku belajar menerima berbagai perubahan dalam hidupnya. Pengalaman menjadi single mother membuatnya lebih memahami arti kemandirian dan ketangguhan.
Kisah Emily Ratajkowski menarik perhatian publik karena menampilkan sisi personal kehidupannya yang jarang terungkap. Pengalamannya menjadi gambaran bagaimana banyak orang berusaha menemukan jati diri setelah menghadapi perubahan besar dalam hidup.







