Friday, October 9, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

El Nino Diprediksi Menguat, Indonesia Terancam Kekeringan

Khansa Nabila by Khansa Nabila
9 October 2026
in Internasional
El Nino Diprediksi Menguat, Indonesia Terancam Kekeringan

El Nino Diprediksi Menguat, Indonesia Terancam Kekeringan

Metapos.id, Jakarta – Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) memperkirakan fenomena El Nino akan berlanjut hingga Februari 2027 dengan probabilitas hampir 100 persen. Fenomena ini berpotensi mengubah pola curah hujan dan meningkatkan risiko kekeringan maupun banjir di berbagai wilayah dunia.

WMO melaporkan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik diperkirakan terus meningkat sepanjang Oktober hingga mencapai puncaknya pada Desember 2026.

BACA JUGA

Trump Tak Tertarik Berdamai, Militer AS Siapkan Opsi Serangan ke Iran

Eksekusi Suntik Mati Christa Pike Berujung Kontroversi

“El Nino telah terbentuk secara kuat dan intensitasnya meningkat dengan cepat. Prakiraan WMO menunjukkan kemungkinan hampir 100 persen bahwa fenomena ini akan berlanjut hingga Februari 2027, berpotensi menjadi salah satu yang terkuat setidaknya sejak tahun 1950,” kata Sekretaris Jenderal WMO Celeste Saulo, dikutip dari berbagai sumber, Jumat (09/10/2026).

Prakiraan tersebut merupakan hasil konsensus 13 pusat pengamatan iklim nasional dan internasional. Analisis dilakukan berdasarkan data real-time dari pelampung laut, satelit, dan radiosonde yang dikoordinasikan oleh WMO.

“El Nino tidak menambahkan panas baru ke planet ini. Fenomena ini melepaskan panas yang telah disimpan lautan di bawah permukaan, itulah sebabnya fenomena yang kuat berujung menjadi salah satu tahun terpanas yang pernah tercatat,” kata Saulo.

Indeks Nino 3.4, yang mengukur anomali suhu permukaan laut di wilayah Pasifik tengah, menunjukkan peningkatan dari rata-rata 1,6 derajat Celsius di atas normal pada Juni 2026 menjadi 2,5 derajat Celsius pada Agustus.

Untuk periode Oktober hingga Desember 2026, indeks tersebut diperkirakan mencapai rata-rata sekitar 3,7 derajat Celsius di atas normal. Jika terealisasi, angka tersebut akan melampaui rekor sebelumnya sebesar 2,6 derajat Celsius pada 2015.

Selain El Nino, fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) turut memengaruhi dinamika iklim global. IOD diperkirakan mencapai puncaknya pada Oktober, sementara anomali suhu selama Oktober hingga Desember diperkirakan meningkat sekitar 0,5 derajat Celsius.

WMO memperkirakan perubahan pola curah hujan akan semakin terasa seiring menguatnya El Nino. Sejumlah wilayah, termasuk Pasifik tengah dan timur, berpotensi mengalami curah hujan di atas normal, sedangkan wilayah Pasifik barat dan sebagian kawasan lainnya berisiko mengalami kondisi lebih kering.

Indonesia termasuk wilayah yang perlu mewaspadai dampak tersebut. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut kombinasi El Nino dan IOD dapat membuat musim hujan 2026/2027 datang lebih lambat dan berlangsung lebih singkat.

Tags: BMKGEl Nino 2027Indian Ocean Dipolekekeringan IndonesiaMetapos.idmusim hujan 2026/2027Perubahan iklimsuhu PasifikSuper El NinoWMO
Previous Post

Trump Tak Tertarik Berdamai, Militer AS Siapkan Opsi Serangan ke Iran

Next Post

Kemendag Sebar Poster Perlindungan Konsumen di Depot Air Isi Ulang

Related Posts

Trump Tak Tertarik Berdamai, Militer AS Siapkan Opsi Serangan ke Iran
Internasional

Trump Tak Tertarik Berdamai, Militer AS Siapkan Opsi Serangan ke Iran

9 October 2026
Ilustrasi Suntikan
Internasional

Eksekusi Suntik Mati Christa Pike Berujung Kontroversi

9 October 2026
Korea Selatan mengumumkan keberhasilan uji coba rudal hipersonik pertamanya sebagai bagian dari upaya membangun kemampuan penangkalan baru.
Internasional

Korsel Perkuat Pertahanan Lewat Rudal Hipersonik

9 October 2026
Houthi Makin Agresif, Suriah Pertimbangkan Bantu Saudi
Internasional

Houthi Makin Agresif, Suriah Pertimbangkan Bantu Saudi

9 October 2026
WHO Minta Penjelasan Rusia soal Dugaan Kasus Pes
Internasional

WHO Minta Penjelasan Rusia soal Dugaan Kasus Pes

8 October 2026
Ijazah Bung Hatta Dipajang di Erasmus University Rotterdam
Internasional

Ijazah Bung Hatta Dipajang di Erasmus University Rotterdam

8 October 2026
Next Post
Kemendag Sebar Poster Perlindungan Konsumen di Depot Air Isi Ulang

Kemendag Sebar Poster Perlindungan Konsumen di Depot Air Isi Ulang

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini