Thursday, July 23, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

DPR Minta Kemlu Siapkan Opsi Evakuasi WNI di Tengah Kerusuhan Iran

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
12 January 2026
in Nasional
DPR Minta Kemlu Siapkan Opsi Evakuasi WNI di Tengah Kerusuhan Iran

Metapos.id, Jakarta – Komisi I DPR RI meminta pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keselamatan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran. Permintaan tersebut disampaikan menyusul situasi keamanan di negara itu yang kian memburuk akibat kerusuhan yang terus meluas.

DPR menilai pemerintah perlu menyiapkan langkah-langkah antisipatif, termasuk skema evakuasi, apabila eskalasi konflik semakin tidak terkendali. Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menegaskan bahwa rencana evakuasi harus disusun secara matang dan terukur dengan tetap mengutamakan keselamatan WNI serta mematuhi prosedur diplomatik internasional.

BACA JUGA

Hotman Paris Mundur dari Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Demi Fokus Pulihkan Kesehatan

Eks Dirut KBS Diduga Selewengkan Dana Rp10,2 Miliar, Satwa Kurus hingga Sekarat

“Jika situasi terus memburuk, opsi evakuasi harus siap dijalankan dengan perhitungan yang cermat,” ujar Dave, Senin (12/1/2026).

Menurutnya, kondisi keamanan di Iran menjadi perhatian serius Komisi I DPR, terutama terkait perlindungan WNI. Ia meminta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran untuk meningkatkan pemantauan situasi secara intensif dan memastikan adanya saluran komunikasi darurat yang dapat diakses seluruh WNI.

Selain pemantauan, KBRI juga diminta segera melakukan pendataan menyeluruh terkait jumlah dan lokasi WNI di Iran. Langkah ini dinilai penting untuk memetakan potensi risiko secara cepat serta memudahkan proses pengamanan apabila kondisi darurat terjadi. Sosialisasi terkait langkah-langkah mitigasi keamanan kepada WNI juga perlu diperkuat.

“Dalam situasi yang penuh gejolak seperti sekarang, Kemlu harus bergerak cepat melalui langkah-langkah koordinatif dan antisipatif demi menjamin keselamatan WNI,” tegasnya.

Kerusuhan yang melanda Iran dilaporkan telah menewaskan sekitar 500 orang. Pemerintah Iran pun menetapkan masa berkabung nasional selama tiga hari untuk mengenang para korban. Kebijakan tersebut diumumkan pada Minggu (11/1) waktu setempat.

Pemerintah Iran menyebut para korban sebagai martir dalam perlawanan nasional melawan Amerika Serikat dan Israel. Media pemerintah Iran, Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB), melaporkan bahwa aksi kekerasan yang terjadi menyerupai serangan teror terhadap warga sipil, anggota milisi Basij, serta aparat keamanan.

Sementara itu, laporan kelompok hak asasi manusia yang berbasis di Amerika Serikat, HRANA, mencatat lebih dari 100 personel keamanan tewas. Selain itu, sekitar 500 demonstran dilaporkan meninggal dunia dan lebih dari 10.000 orang ditangkap selama 15 hari terakhir sejak gelombang protes dimulai.

Di tengah kondisi tersebut, Presiden Iran Masoud Pezekshkian menyerukan kepada rakyatnya untuk terus melakukan perlawanan. Ia juga mengajak masyarakat turun ke jalan pada Senin (12/1) dalam pawai nasional guna mengecam kekerasan yang dituding didalangi Amerika Serikat dan Israel.

Tags: Dave LaksonoIrankewaspadaanKomisi I DPRMetapos.idWNI
Previous Post

Prabowo Pasang Target 500 Sekolah Rakyat bagi 500 Ribu Siswa sampai 2029

Next Post

KPK Dalami Kasus Kuota Haji, Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Dipanggil sebagai Saksi

Related Posts

Hotman Paris Mundur dari Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Demi Fokus Pulihkan Kesehatan
Nasional

Hotman Paris Mundur dari Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Demi Fokus Pulihkan Kesehatan

23 July 2026
Eks Dirut KBS Diduga Selewengkan Dana Rp10,2 Miliar, Satwa Kurus hingga Sekarat
Nasional

Eks Dirut KBS Diduga Selewengkan Dana Rp10,2 Miliar, Satwa Kurus hingga Sekarat

23 July 2026
Hadapi Laporan Dugaan Penghinaan Wartawan, Hotman Paris Mengaku Tak Khawatir
Nasional

Hadapi Laporan Dugaan Penghinaan Wartawan, Hotman Paris Mengaku Tak Khawatir

23 July 2026
Tiga Warga Sipil Jadi Korban di Yahukimo, TNI Selidiki dan Buru Pelaku
Nasional

Tiga Warga Sipil Jadi Korban di Yahukimo, TNI Selidiki dan Buru Pelaku

23 July 2026
Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf yang Namanya Mencuat dalam Dugaan Penculikan
Nasional

Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf yang Namanya Mencuat dalam Dugaan Penculikan

23 July 2026
Kekeringan Meluas, Lima Kecamatan di Tangerang Alami Krisis Air Bersih
Nasional

Kekeringan Meluas, Lima Kecamatan di Tangerang Alami Krisis Air Bersih

23 July 2026
Next Post
KPK Dalami Kasus Kuota Haji, Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Dipanggil sebagai Saksi

KPK Dalami Kasus Kuota Haji, Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Dipanggil sebagai Saksi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini