Sunday, November 1, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Dosen Wanita di Jambi Tewas Diduga Diperkosa dan Dibunuh

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
2 November 2025
in Nasional
Dosen Wanita di Jambi Tewas Diduga Diperkosa dan Dibunuh

Metapos.id, Jakarta – Seorang dosen wanita berinisial EY ditemukan tewas di rumahnya di Dusun Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi. Polisi menduga korban menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan berdasarkan hasil visum sementara.

Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono membenarkan adanya dugaan pemerkosaan terhadap korban. Dugaan itu muncul setelah tim forensik menemukan jejak sperma di celana korban.

BACA JUGA

Gerindra, PDIP, PKB Kompak Tanggapi Putusan MA soal Suket Gibran

Wamenhaj Usulkan Keterlibatan Nonmuslim sebagai Petugas Haji

Diduga iya (korban pemerkosaan), karena keterangan visum menyebutkan adanya sperma di celana korban,” ujar Natalena, Sabtu (1/11/2025).

Dari hasil visum sementara, ditemukan lebam pada wajah, kedua bahu, leher, serta luka di bagian kepala korban. Luka-luka tersebut mengindikasikan adanya kekerasan fisik yang kuat dan menjadi dasar dugaan korban dibunuh.

Selain itu, sejumlah barang berharga milik korban, seperti sepeda motor dan mobil, dilaporkan hilang dari lokasi kejadian.

Patut diduga korban pembunuhan karena harta benda seperti sepeda motor dan mobil tidak ada di TKP,” tambah Natalena.

Korban diketahui merupakan dosen sekaligus Ketua Program Studi S1 Keperawatan di Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio (IAKSS) Muaro Bungo. Jenazah EY pertama kali ditemukan oleh keluarga di kamar rumahnya pada Sabtu (1/11/2025) sekitar pukul 13.00 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian tragis tersebut.

Tags: AKBP NatalenaIAKSSJambiMetapos.idSungai Mengkuang
Previous Post

Airlangga Ungkap Pabrikan yang Siap Bantu Indonesia Kembangkan Mobil Nasional, Ini Merekanya

Next Post

Istri Kades Rengasjajar Pamer Uang Saat Warga Mengeluh Tambang Ditutup, Netizen Geram

Related Posts

Gerindra, PDIP, PKB Kompak Tanggapi Putusan MA soal Suket Gibran
Nasional

Gerindra, PDIP, PKB Kompak Tanggapi Putusan MA soal Suket Gibran

1 November 2026
Wamenhaj Usulkan Keterlibatan Nonmuslim sebagai Petugas Haji
Nasional

Wamenhaj Usulkan Keterlibatan Nonmuslim sebagai Petugas Haji

1 November 2026
Polda Metro Jaya Klarifikasi Deklarasi Mahasiswa dan Kehadiran Raffi Ahmad
Nasional

Polda Metro Jaya Klarifikasi Deklarasi Mahasiswa dan Kehadiran Raffi Ahmad

1 November 2026
Viral Dugaan Manipulasi Kadar Emas 24 Karat Jadi 16 Karat
Nasional

Bea Cukai Ungkap Peredaran 3 Juta Batang Rokok Ilegal

31 October 2026
Polri Siapkan Program Polisi Peduli Pengangguran, Sasar Warga Belum Bekerja
Nasional

Polri Siapkan Program Polisi Peduli Pengangguran, Sasar Warga Belum Bekerja

31 October 2026
RUU Perampasan Aset Bakal Jerat Pelaku Investasi dan Travel Haji Bodong
Nasional

RUU Perampasan Aset Bakal Jerat Pelaku Investasi dan Travel Haji Bodong

31 October 2026
Next Post
Istri Kades Rengasjajar Pamer Uang Saat Warga Mengeluh Tambang Ditutup, Netizen Geram

Istri Kades Rengasjajar Pamer Uang Saat Warga Mengeluh Tambang Ditutup, Netizen Geram

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini