• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Monday, March 30, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Internasional

Dokumen FBI Ungkap Sumbangan Epstein ke Organisasi Pro-Israel, Muncul Dugaan Keterkaitan Mossad

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
9 February 2026
in Internasional
TransJakarta Layani 413 Juta Pelanggan Sepanjang
Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta – Rilis dokumen internal Biro Investigasi Federal (FBI) oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) kembali mengungkap sisi lain dari sosok Jeffrey Epstein. Selain dikenal sebagai terpidana kasus kejahatan seksual, Epstein kini kembali disorot atas dugaan hubungan dengan lembaga-lembaga pro-Israel serta spekulasi keterlibatannya dalam aktivitas intelijen internasional.

Berdasarkan dokumen tersebut, Epstein tercatat pernah memberikan sumbangan dana kepada Friends of Israel Defense Forces (FIDF) dan Jewish National Fund (JNF). Catatan FBI menunjukkan Epstein menyumbang sebesar US$25.000 kepada FIDF, organisasi yang mengklaim memiliki otoritas resmi dalam penggalangan dana bagi tentara Israel di Amerika Serikat.

Selain itu, Epstein juga disebut menyalurkan dana sebesar US$15.000 kepada JNF, organisasi yang berfokus pada pembangunan permukiman dan pengembangan tanah di Israel. Dalam pernyataan resminya, JNF menyebut dirinya berperan dalam membangun masa depan tanah dan masyarakat Israel lintas generasi.

Pengungkapan ini merupakan bagian dari jutaan halaman arsip yang dirilis DOJ dalam beberapa waktu terakhir, yang memuat detail baru mengenai kehidupan Epstein, jaringan relasinya, serta dugaan aktivitas di luar kasus kriminal yang menjeratnya.

Sorotan paling kontroversial dalam dokumen tersebut muncul dari keterangan seorang confidential human source (CHS) atau informan rahasia FBI. Dalam laporan internal yang dikutip Anadolu Agency, informan tersebut mengaku meyakini bahwa Epstein merupakan mata-mata Israel.

Dokumen menyebutkan adanya percakapan yang diingat CHS, di mana pengacara Epstein, Alan Dershowitz, diduga pernah menyampaikan kepada Jaksa Federal Distrik Selatan Florida saat itu, Alexander Acosta, bahwa Epstein memiliki keterkaitan dengan dinas intelijen Amerika Serikat dan negara sekutunya.

Disebutkan pula bahwa CHS membagikan rekaman panggilan telepon antara Dershowitz dan Epstein. Dalam laporan tersebut diklaim bahwa setelah komunikasi tersebut, Mossad disebut akan menghubungi Dershowitz untuk memberikan pengarahan. Epstein juga disebut memiliki kedekatan dengan mantan Perdana Menteri Israel, Ehud Barak, dan diyakini mendapat pelatihan intelijen di bawah bimbingannya.

Dokumen itu juga mencantumkan pernyataan bahwa Barak pernah menganggap Perdana Menteri Israel saat ini, Benjamin Netanyahu, sebagai sosok bermasalah, serta memperkuat keyakinan informan bahwa Epstein direkrut sebagai agen Mossad.

Namun, tudingan tersebut langsung dibantah oleh Netanyahu. Melalui unggahan di platform X, Netanyahu menegaskan bahwa Epstein tidak pernah bekerja untuk Israel. Ia menyatakan bahwa kedekatan Epstein dengan Ehud Barak tidak dapat dijadikan bukti keterlibatan intelijen dan justru menunjukkan sebaliknya.

Rilis dokumen terbaru ini kembali menyeret sejumlah tokoh publik ternama, termasuk Alan Dershowitz, serta figur elite politik dan keuangan Amerika Serikat yang sebelumnya juga dikaitkan dengan Epstein.

Jeffrey Epstein sendiri ditemukan meninggal dunia di sel tahanan New York pada 2019 saat menunggu persidangan atas dakwaan perdagangan seks. Kematian tersebut memicu spekulasi luas karena terjadi di tengah sorotan global.

Sebelumnya, pada 2008, Epstein sempat mengaku bersalah dalam kasus penyediaan anak di bawah umur untuk prostitusi di Florida. Putusan tersebut menuai kritik karena dianggap terlalu ringan, terutama karena disetujui oleh Alexander Acosta, yang kemudian disebut memberikan kesepakatan hukum istimewa.

Para korban menuduh Epstein menjalankan jaringan perdagangan seks berskala besar yang melibatkan anak di bawah umur dan kalangan elite, yang kemudian menjadi dasar penyelidikan federal sebelum kematiannya.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
free download udemy course
download lenevo firmware
Download WordPress Themes
lynda course free download
Tags: DOJ Amerika Serikatdokumen FBI Epsteinepstein filesEpstein IsraelEpstein Mossadjeffrey epsteinMetapos.idsumbangan Epstein
Desti Dwi Natasya

Desti Dwi Natasya

Related Posts

Ganjil Genap Jakarta Senin Ini: Berlaku atau Tidak Berlaku?

Ganjil Genap Jakarta Senin Ini: Berlaku atau Tidak Berlaku?

by Taufik Hidayat
30 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Kebijakan ganjil genap di Jakarta tetap berlaku pada Senin, 30 Maret 2026. Penerapan ini dilakukan karena hari...

Tampil Menjanjikan, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Amerika Serikat

Tampil Menjanjikan, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Amerika Serikat

by Taufik Hidayat
30 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta - Penampilan pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, sempat menghadirkan optimisme saat tampil pada seri Moto3 Amerika Serikat...

Bukan Karena Emosi atau Lapar, Ini Pemicu Jantung Berdebar

Bukan Karena Emosi atau Lapar, Ini Pemicu Jantung Berdebar

by Taufik Hidayat
30 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta - Banyak orang menganggap jantung berdebar sebagai tanda sedang jatuh cinta. Anggapan ini juga sering muncul dalam film,...

Tragis dan Mengerikan: Jasad Dimutilasi Disimpan di Freezer Bekasi

Tragis dan Mengerikan: Jasad Dimutilasi Disimpan di Freezer Bekasi

by Taufik Hidayat
29 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Warga Kabupaten Bekasi digemparkan oleh penemuan jasad dalam kondisi mengenaskan di sebuah kios ayam goreng di Perumahan...

Next Post
Pers di Garda Demokrasi: HPN 2026 Banten Perkuat Literasi Digital Anak Muda

Pers di Garda Demokrasi: HPN 2026 Banten Perkuat Literasi Digital Anak Muda

Recommended.

Komitmen Bank BTN Untuk Rumah Subsidi

Komitmen Bank BTN Untuk Rumah Subsidi

7 February 2023
Sri Mulyani: Eselon I Kementerian Keuangan Harus Mengajar di STAN

Sri Mulyani Sudah Cairkan THR ASN hingga Pensiunan Capai Rp39,29 Triliun

26 March 2025

Trending.

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

20 March 2026
Isu Khamenei Masih Hidup Ramai di Medsos, Ini Penjelasan Faktanya

Isu Khamenei Masih Hidup Ramai di Medsos, Ini Penjelasan Faktanya

6 March 2026
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini