Metapos.id, Jakarta – Pemerintah menegaskan kabar yang menyebut Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo akan dicopot dari jabatannya tidak benar. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan hingga saat ini belum ada rencana maupun agenda perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih.
Prasetyo menjelaskan informasi mengenai pergantian sejumlah menteri yang belakangan ramai diperbincangkan publik tidak berdasar. Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto memang secara berkala mengevaluasi kinerja para pembantunya di kabinet, tetapi proses tersebut merupakan bagian dari mekanisme pemerintahan dan bukan tanda akan dilakukan reshuffle.
Ia kembali menekankan bahwa belum ada pembahasan mengenai pergantian menteri. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah mempercayai spekulasi yang beredar.
Hal senada disampaikan Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi. Ia menyatakan belum mengetahui adanya rencana perombakan kabinet dan mengingatkan bahwa keputusan mengenai reshuffle sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.
Di sisi lain, Dody Hanggodo memilih tidak berkomentar banyak terkait isu yang menyeret namanya. Ia menegaskan bahwa urusan pengangkatan maupun pemberhentian menteri sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden.
Dody mengungkapkan dirinya memang kerap dipanggil Presiden Prabowo ke Istana. Namun, ia memastikan setiap pertemuan hanya membahas pelaksanaan program dan pekerjaan di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum, tanpa menyinggung isu pergantian kabinet.
Nama Dody sebelumnya menjadi perhatian setelah beredarnya dokumen perjalanan dinas ke Amerika Serikat yang mencantumkan nama anggota keluarganya. Menanggapi polemik tersebut, ia membantah telah memanfaatkan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi.
Ia juga membantah isu yang menyebut adanya mutasi pegawai akibat bocornya dokumen perjalanan dinas tersebut. Menurut Dody, mutasi merupakan hal yang lazim dilakukan sebagai bagian dari kebutuhan organisasi di Kementerian PU.
Tak hanya itu, Dody turut membantah kabar yang menyebut keponakannya diangkat sebagai komisaris BUMN. Ia bahkan menantang pihak yang menyebarkan isu tersebut untuk membuktikan kebenarannya.
Melalui penjelasan tersebut, pemerintah kembali menegaskan bahwa hingga kini belum ada keputusan resmi terkait perombakan Kabinet Merah Putih. Kewenangan untuk melakukan reshuffle sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto.







