Wednesday, October 21, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

DKI Evaluasi Metode Pengendalian Ikan Sapu-Sapu Usai Kritik MUI

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
20 April 2026
in Nasional
DKI Evaluasi Metode Pengendalian Ikan Sapu-Sapu Usai Kritik MUI

Screenshot

Metapos.id, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung angkat suara terkait kritik Majelis Ulama Indonesia mengenai metode pemusnahan ikan sapu-sapu. Pemerintah memastikan masukan tersebut akan ditampung sebagai bahan evaluasi ke depan.

Pramono menyatakan pihaknya akan meminta para ahli untuk menyesuaikan tata cara penanganan yang digunakan. Evaluasi ini dilakukan agar metode yang diterapkan tetap efektif sekaligus mempertimbangkan aspek etika.

BACA JUGA

Cadangan Pertalite Nasional Tersedia untuk 16-20 Hari

Imigrasi Beberkan Rute Perjalanan Nusron Wahid ke Luar Negeri

Meski mendapat sorotan, ia menegaskan pengendalian ikan sapu-sapu tetap diperlukan. Populasi ikan invasif tersebut dinilai sudah berlebihan dan berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem perairan di Jakarta.

Ia mengungkapkan jumlah tangkapan ikan sapu-sapu di sejumlah wilayah cukup besar. Di Jakarta Selatan saja mencapai lebih dari 3,5 ton, dengan total keseluruhan hampir 6,5 ton.

Menurutnya, penanganan ikan sapu-sapu tidak bisa dilakukan secara sementara. Jika dibiarkan, keberadaan ikan tersebut dapat mengancam kondisi lingkungan dan kualitas perairan.

Sebagai langkah lanjutan, Pemprov DKI akan menyiapkan satuan tugas khusus. Satgas ini akan melibatkan unsur PPSU untuk memastikan program pengendalian berjalan konsisten dan berkelanjutan.

Pramono menegaskan bahwa upaya ini penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem air di Jakarta. Tanpa penanganan serius, kerusakan lingkungan dikhawatirkan akan semakin meluas.

Sebelumnya, Komisi Fatwa MUI mengkritik metode penguburan hidup-hidup ikan sapu-sapu. Cara tersebut dinilai tidak sejalan dengan prinsip ihsan, yaitu perlakuan baik terhadap makhluk hidup.

Meski memberikan kritik, MUI tetap memandang pengendalian populasi ikan sapu-sapu sebagai langkah yang diperlukan. Upaya ini dinilai penting untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Ke depan, pemerintah diharapkan dapat menemukan metode yang lebih tepat dan berimbang. Pendekatan yang dilakukan diharapkan tetap efektif sekaligus memperhatikan nilai kemanusiaan dan etika.

Tags: Ikan sapu-sapuJakartalingkunganMetapos.idMUIPramono Anung
Previous Post

Solusi AI BytePlus Tingkatkan Efisiensi dan Pengalaman Pelanggan

Next Post

Oppo Siap Rilis Find X9s, Bawa Chipset Baru dan Baterai Jumbo

Related Posts

Pengendara motor antre mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina COCO, Jakarta, Minggu (3/1). Rilis Pertamina bahwa mulai 5 Januari nanti, harga Pertalite akan diturunkan dari saat ini Rp 8.200 per liter menjadi Rp 7.930 per liter. Sementara harga Pertamax turun dari Rp 8.650 per liter menjadi Rp 8.450 per liter. Penurunan harga ini, selain lantaran melemahnya harga minyak mentah, juga mengikuti rencama pemerintah memangkas harga BBM jenis premium dan solar.
Nasional

Cadangan Pertalite Nasional Tersedia untuk 16-20 Hari

20 October 2026
Imigrasi Beberkan Rute Perjalanan Nusron Wahid ke Luar Negeri
Nasional

Imigrasi Beberkan Rute Perjalanan Nusron Wahid ke Luar Negeri

20 October 2026
BNPB mencatat kebakaran hutan dan lahan seluas 7,22 hektare di Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Kepulauan Bangka Belitung pada 17–19 Oktober 2026.
Nasional

Karhutla Hanguskan Lahan di Sulteng hingga Bangka Belitung

20 October 2026
Pengacara keluarga Bharatu Valdo menegaskan korban bukan pelaku perundungan terhadap Bharada Andika, sementara penyidik masih mendalami motif penembakan.
Nasional

Motif Penembakan Bharatu Valdo Masih Didalami Penyidik

20 October 2026
Gus Yaqut Bantah Perintahkan Pengumpulan Fee Haji
Nasional

Gus Yaqut Bantah Perintahkan Pengumpulan Fee Haji

20 October 2026
Karhutla Kepung Empat Kawasan Gunung di Jatim, Pemadaman Masih Berlangsung
Nasional

Karhutla Kepung Empat Kawasan Gunung di Jatim, Pemadaman Masih Berlangsung

20 October 2026
Next Post
Oppo Siap Rilis Find X9s, Bawa Chipset Baru dan Baterai Jumbo

Oppo Siap Rilis Find X9s, Bawa Chipset Baru dan Baterai Jumbo

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini