Metapos.id, Jakarta – Puluhan santri Pondok Pesantren Al Hijrah yang berlokasi di Desa Karangasri, Kecamatan Karangasri, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, diduga mengalami keracunan secara massal usai mengonsumsi makanan dari program makan bergizi gratis (MBG). Para korban kini menjalani perawatan medis di sejumlah puskesmas dan rumah sakit di wilayah setempat.
Kejadian tersebut bermula pada Jumat (13/2) sekitar pukul 13.00 WIB, ketika para santri menyantap MBG yang disuplai oleh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).
Namun, pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, para santri mulai mengeluhkan gangguan kesehatan berupa diare, mual, serta pusing.
Menyikapi kondisi tersebut, puluhan santri, baik laki-laki maupun perempuan, segera dilarikan ke beberapa fasilitas layanan kesehatan, di antaranya Puskesmas Padas, Puskesmas Kasreman, Puskesmas Ngawi Purba, serta RSU Geneng. Sebagian santri telah dipulangkan, sementara lainnya masih menjalani perawatan lanjutan.
Kapolsek Padas, AKP Sugeng Wahyudi, membenarkan adanya peristiwa dugaan keracunan massal tersebut. Ia menyampaikan bahwa para korban dirawat di beberapa fasilitas kesehatan, meskipun secara administratif lokasi pondok pesantren berada di wilayah kecamatan kota.
Saat ini, aparat kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan penanganan medis serta pendalaman guna mengungkap penyebab pasti terjadinya dugaan keracunan massal tersebut.












