Thursday, June 18, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Demokrat Minta Danantara Bayar Utang Kereta Cepat, Bukan BUMN

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
20 October 2025
in Nasional
Demokrat Minta Danantara Bayar Utang Kereta Cepat, Bukan BUMN

METAPOS- JAKARTA Komisi VI DPR dari Fraksi Demokrat, Herman Khaeron, meminta Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara atau Danantara mencari solusi untuk membayar utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) Whoosh yang mencapai Rp2 triliun, agar tidak membebani konsorsium BUMN pemegang saham 60 persen, termasuk PT KAI.

Menurut Herman, Danantara bisa mempertimbangkan beberapa opsi seperti memperpanjang rute Whoosh hingga Surabaya, mengembangkan ekosistem bisnis di sepanjang jalur, atau menghidupkan kembali Kota Baru Walini. Ia juga membuka kemungkinan restrukturisasi agar proyek lebih efisien.

BACA JUGA

Antrean Haji Turun Jadi 26 Tahun, Prabowo Dorong Percepatan Keberangkatan Jemaah

Reformasi SPPG oleh BGN: Skema Insentif Rp 6 Juta Diubah dan Pegawai Tak Boleh Jadi Pemilik

Terkait penggunaan APBN untuk menutup utang, Herman menyerahkannya kepada pemerintah.

Namun, Kepala BPI Danantara Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, utang KCJB tidak akan dibayar menggunakan APBN. Pembayaran akan ditanggung Danantara karena kini seluruh dividen BUMN dialihkan ke lembaga tersebut, bukan lagi ke Kementerian Keuangan.

“Danantara cukup mampu membayar itu,” ujar Purbaya.

Tags: AhyBUMNDemokratMetaposPurbaya Yudhi SadewaWhoosh
Previous Post

Pemda Simpan Dana Rp 234 Triliun di Bank, Serapan APBD Masih Lambat

Next Post

Heboh! Hashim Ungkap Prabowo Pernah Ditawari Suap Rp15 Triliun, Tapi Langsung Ditolak

Related Posts

Antrean Haji Turun Jadi 26 Tahun, Prabowo Dorong Percepatan Keberangkatan Jemaah
Nasional

Antrean Haji Turun Jadi 26 Tahun, Prabowo Dorong Percepatan Keberangkatan Jemaah

18 June 2026
Reformasi SPPG oleh BGN: Skema Insentif Rp 6 Juta Diubah dan Pegawai Tak Boleh Jadi Pemilik
Nasional

Reformasi SPPG oleh BGN: Skema Insentif Rp 6 Juta Diubah dan Pegawai Tak Boleh Jadi Pemilik

17 June 2026
Gus Ipul Sebut Prof Nasaruddin Umar Berpeluang Pimpin PBNU pada Muktamar 2026
Nasional

Gus Ipul Sebut Prof Nasaruddin Umar Berpeluang Pimpin PBNU pada Muktamar 2026

17 June 2026
Update Gempa M 6,7 Sulteng, Satu Warga Sigi Meninggal Dunia
Nasional

Gempa Sulteng Rusak 787 Rumah di Sigi, Satu Warga Meninggal Dunia

17 June 2026
Bahlil Siapkan Program Kompor Listrik pada 2027, Anggarannya Capai Rp815 Miliar
Nasional

Bahlil Siapkan Program Kompor Listrik pada 2027, Anggarannya Capai Rp815 Miliar

17 June 2026
Update Gempa M 6,7 Sulteng, Satu Warga Sigi Meninggal Dunia
Nasional

Update Gempa M 6,7 Sulteng, Satu Warga Sigi Meninggal Dunia

17 June 2026
Next Post
Heboh! Hashim Ungkap Prabowo Pernah Ditawari Suap Rp15 Triliun, Tapi Langsung Ditolak

Heboh! Hashim Ungkap Prabowo Pernah Ditawari Suap Rp15 Triliun, Tapi Langsung Ditolak

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini