Saturday, September 19, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Daftar Negara yang Masih Konsumsi Daging Kucing, Salah Satunya Tetangga RI

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
20 June 2026
in Lifestyle & Health
Pengusaha Buka Suara soal 4.000 Buruh Pabrik Nike yang Dirumahkan

Metapos.id, Jakarta – Konsumsi daging kucing masih menjadi praktik yang ditemukan di beberapa negara, meski menuai kontroversi dan penolakan dari kelompok pecinta hewan. Baru-baru ini, polisi Vietnam membongkar jaringan perdagangan ilegal daging kucing dan menyelamatkan sekitar 400 ekor kucing dari rumah jagal.  

Vietnam menjadi salah satu negara yang masih dikenal memiliki konsumsi daging kucing di sejumlah wilayah. Daging tersebut dipercaya sebagian masyarakat memiliki manfaat kesehatan atau menjadi bagian dari tradisi kuliner tertentu, meski pemerintah terus berupaya menekan praktik perdagangan ilegalnya.  

BACA JUGA

Resident Evil Diproyeksi Pecahkan Rekor Box Office Waralaba

Resep Bolen Pisang Renyah dan Lembut, Cocok untuk Teman Ngopi

Negara berikutnya adalah China yang juga dikenal memiliki konsumsi daging kucing dan anjing di beberapa daerah. Walaupun tidak menjadi kebiasaan mayoritas masyarakat, perdagangan daging kucing masih ditemukan, terutama melalui pasar gelap.  

Swiss juga kerap disebut dalam daftar negara yang masih memiliki praktik konsumsi daging kucing secara terbatas. Aktivitas tersebut umumnya dilakukan secara pribadi di beberapa wilayah pedesaan dan bukan merupakan bagian dari perdagangan komersial.  

Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai organisasi perlindungan hewan terus mendorong penghentian konsumsi daging kucing. Kampanye dilakukan melalui edukasi publik hingga desakan kepada pemerintah untuk memperketat regulasi perdagangan hewan.  

Kasus penggerebekan di Vietnam menjadi salah satu bukti bahwa perdagangan ilegal daging kucing masih terjadi. Selain dijual sebagai bahan makanan, banyak kucing yang diperoleh melalui pencurian dari pemiliknya sehingga memicu keresahan masyarakat.  

Meski masih ditemukan di beberapa negara, praktik konsumsi daging kucing terus mengalami penurunan. Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesejahteraan hewan dan risiko kesehatan menjadi faktor yang mendorong perubahan tersebut.  

Perbedaan budaya membuat cara pandang terhadap konsumsi daging kucing tidak sama di setiap negara. Namun, tren global menunjukkan semakin banyak negara dan masyarakat yang mendukung perlindungan kucing sebagai hewan peliharaan, bukan sebagai sumber pangan.  

Tags: Chinadaging kucingHeadlinehewan peliharaanMetapos.idperdagangan daging kucingSwisstradisi kulinerVietnam
Previous Post

Korban Rasisme di Piala Dunia 2026 Dapat Undangan Istimewa dari FIFA

Next Post

Harga Minyak Naik, Puluhan Kapal Tanker Mulai Tinggalkan Selat Hormuz

Related Posts

Resident Evil Diproyeksi Pecahkan Rekor Box Office Waralaba
Lifestyle & Health

Resident Evil Diproyeksi Pecahkan Rekor Box Office Waralaba

18 September 2026
Resep Bolen Pisang Renyah dan Lembut, Cocok untuk Teman Ngopi
Lifestyle & Health

Resep Bolen Pisang Renyah dan Lembut, Cocok untuk Teman Ngopi

18 September 2026
Kemenkes Catat 3 Subtipe Influenza yang Beredar di Indonesia
Lifestyle & Health

Kemenkes Catat 3 Subtipe Influenza yang Beredar di Indonesia

18 September 2026
Review Resident Evil, Horor yang Bikin Tegang Sekaligus Tertawa
Lifestyle & Health

Review Resident Evil, Horor yang Bikin Tegang Sekaligus Tertawa

17 September 2026
Sulit Punya Teman? Bisa Jadi Kamu Ada di Lingkungan yang Salah
Lifestyle & Health

Sulit Punya Teman? Bisa Jadi Kamu Ada di Lingkungan yang Salah

17 September 2026
Memperingati Hari Keselamatan Pasien Sedunia 2026, Novo Indonesia mengajak masyarakat aktif memastikan keamanan obat dan melaporkan efek samping.
Lifestyle & Health

Novo Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Penggunaan Obat

17 September 2026
Next Post
Harga Minyak Naik, Puluhan Kapal Tanker Mulai Tinggalkan Selat Hormuz

Harga Minyak Naik, Puluhan Kapal Tanker Mulai Tinggalkan Selat Hormuz

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini