Tuesday, August 4, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Daftar Negara yang Masih Konsumsi Daging Kucing, Salah Satunya Tetangga RI

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
20 June 2026
in Lifestyle & Health
Pengusaha Buka Suara soal 4.000 Buruh Pabrik Nike yang Dirumahkan

Metapos.id, Jakarta – Konsumsi daging kucing masih menjadi praktik yang ditemukan di beberapa negara, meski menuai kontroversi dan penolakan dari kelompok pecinta hewan. Baru-baru ini, polisi Vietnam membongkar jaringan perdagangan ilegal daging kucing dan menyelamatkan sekitar 400 ekor kucing dari rumah jagal.  

Vietnam menjadi salah satu negara yang masih dikenal memiliki konsumsi daging kucing di sejumlah wilayah. Daging tersebut dipercaya sebagian masyarakat memiliki manfaat kesehatan atau menjadi bagian dari tradisi kuliner tertentu, meski pemerintah terus berupaya menekan praktik perdagangan ilegalnya.  

BACA JUGA

Kang Kyun-sung Umumkan Pernikahan dengan Aktris Yu Ha-jin Oktober 2026

KISS OF LIFE Siap Panaskan Musim Panas Lewat Single Baru “Sweat”

Negara berikutnya adalah China yang juga dikenal memiliki konsumsi daging kucing dan anjing di beberapa daerah. Walaupun tidak menjadi kebiasaan mayoritas masyarakat, perdagangan daging kucing masih ditemukan, terutama melalui pasar gelap.  

Swiss juga kerap disebut dalam daftar negara yang masih memiliki praktik konsumsi daging kucing secara terbatas. Aktivitas tersebut umumnya dilakukan secara pribadi di beberapa wilayah pedesaan dan bukan merupakan bagian dari perdagangan komersial.  

Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai organisasi perlindungan hewan terus mendorong penghentian konsumsi daging kucing. Kampanye dilakukan melalui edukasi publik hingga desakan kepada pemerintah untuk memperketat regulasi perdagangan hewan.  

Kasus penggerebekan di Vietnam menjadi salah satu bukti bahwa perdagangan ilegal daging kucing masih terjadi. Selain dijual sebagai bahan makanan, banyak kucing yang diperoleh melalui pencurian dari pemiliknya sehingga memicu keresahan masyarakat.  

Meski masih ditemukan di beberapa negara, praktik konsumsi daging kucing terus mengalami penurunan. Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesejahteraan hewan dan risiko kesehatan menjadi faktor yang mendorong perubahan tersebut.  

Perbedaan budaya membuat cara pandang terhadap konsumsi daging kucing tidak sama di setiap negara. Namun, tren global menunjukkan semakin banyak negara dan masyarakat yang mendukung perlindungan kucing sebagai hewan peliharaan, bukan sebagai sumber pangan.  

Tags: Chinadaging kucingHeadlinehewan peliharaanMetapos.idperdagangan daging kucingSwisstradisi kulinerVietnam
Previous Post

Korban Rasisme di Piala Dunia 2026 Dapat Undangan Istimewa dari FIFA

Next Post

Harga Minyak Naik, Puluhan Kapal Tanker Mulai Tinggalkan Selat Hormuz

Related Posts

Kang Kyun-sung menikah
Lifestyle & Health

Kang Kyun-sung Umumkan Pernikahan dengan Aktris Yu Ha-jin Oktober 2026

4 August 2026
KISS OF LIFE
Lifestyle & Health

KISS OF LIFE Siap Panaskan Musim Panas Lewat Single Baru “Sweat”

4 August 2026
nexz
Lifestyle & Health

NEXZ Rilis Teaser Album “Saucin’”, Comeback Setelah Empat Bulan

4 August 2026
komca
Lifestyle & Health

Korea Selatan Longgarkan Aturan Hak Cipta untuk Musik Berbantuan AI

4 August 2026
#BeliLokal IFW 2026
Lifestyle & Health

TikTok Shop Perkuat Brand Fesyen Lokal Lewat #BeliLokal di IFW 2026

4 August 2026
Jepang Berlakukan Tarif Visa Baru, Biaya Single Entry Tembus Rp1,65 Juta
Lifestyle & Health

Wabah Mematikan di AS Diduga Berasal dari Taco Bell, Investigasi Masih Berjalan

4 August 2026
Next Post
Harga Minyak Naik, Puluhan Kapal Tanker Mulai Tinggalkan Selat Hormuz

Harga Minyak Naik, Puluhan Kapal Tanker Mulai Tinggalkan Selat Hormuz

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini