Sunday, August 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Cadangan Devisa April 2024 Turun, Bos BI: Tidak Usah Gundah Gulana

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
9 May 2024
in Ekbis
Sistem Keuangan RI Terjaga di Kuartal I-2024

Jakarta , Metapos.id – Bank Indonesia (BI) mencatatkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2024 sebesar 136,2 miliar dolar AS.

Angka tersebut turun jika dibandingkan dengan posisi akhir Maret 2024 sebesar 140,4 miliar dolar AS.

BACA JUGA

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 1 Agustus 2026

Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyampaikan, turunnya cadangan devisa pada April karena salah satu upaya dari BI untuk menstabilisasikan nilai tukar rupiah yang melemah akhir-akhir ini.

“Tentu saja akan turun (Cadangan devisa) kalau memang terjadi outflow dan melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah. Tapi kami pastikan jumlah cadangan devisa akan lebih dari cukup” jelasnya dalam media briefing perkembangan ekonomi terkini, Rabu, 8 Mei.

Meski begitu, Perry menyampaikan posisi cadangan devisa Indonesia masih jauh lebih tinggi dari standar Dana Moneter Internasional (IMF).

“Sehingga nggak usah gundah gulana, enggak usah insecure, memang wajarnya begitu,” jelasnya.

Selain itu, Perry menyampaikan, dengan adanya aliran modal asing yang masuk ke pasar domestik hingga pekan kedua Mei 2024 dan stabilnya nilai tukar rupiah, sehingga dipastikan cadangan devisa akan meningkat.

“Kami pastikan stoknya (cadangan devisa) itu jauh lebih cukup dari yang kita perlukan, ukurannya internasional 3 bulan dan ada ukuran-ukuran yang IMF kita gunakan itu jauh lebih tinggi yang dari kebutuhan itu,” ucapnya.

Sebelumnya, Direktur Departemen Komunikasi Fadjar Majardi menyampaikan penurunan posisi cadangan devisa tersebut antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar Rupiah seiring dengan peningkatan ketidakpastian pasar keuangan global.

Fadjar mengatakan posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

“Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” jelasnya dalam keterangan resminya, Rabu, 8 Mei.

Ke depannya, Fadjar menyampaikan Bank Indonesia memandang cadangan devisa akan tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi nasional yang terjaga.

Hal tersebut seiring dengan sinergi respons bauran kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia dan Pemerintah dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Tags: Bank IndonesiaCadangan devisaMetapos.id
Previous Post

Garuda Indonesia akan Terbangkan 109.072 Calon Jemaah Haji 2024

Next Post

Danamon Prediksi BI Rate Bertahan di 6,25 Persen hingga Akhir 2024

Related Posts

Mulai September, Naik TransBandara Blok M–Soetta Bayar Rp15.000
Ekbis

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 1 Agustus 2026

1 August 2026
Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026
Ekbis

Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026

1 August 2026
BEI Luncurkan Green Equity Designation bagi Perusahaan Tercatat
Ekbis

BEI Luncurkan Green Equity Designation bagi Perusahaan Tercatat

31 July 2026
ASABRI Hadirkan Layanan Bernilai Tambah, Peserta Kini Nikmati Kemudahan Miliki Motor Yamaha
Ekbis

ASABRI Hadirkan Layanan Bernilai Tambah, Peserta Kini Nikmati Kemudahan Miliki Motor Yamaha

31 July 2026
Bukalapak Catat Adjusted EBITDA Positif Sepanjang Semester I 2026
Ekbis

Bukalapak Catat Adjusted EBITDA Positif Sepanjang Semester I 2026

30 July 2026
Kementerian ESDM menyebut proyek LNG Abadi Masela menjadi bukti pemerataan pembangunan dari Indonesia Timur sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Ekbis

LNG Abadi Masela Perkuat Ketahanan Energi dan Dorong Ekonomi Indonesia Timur

29 July 2026
Next Post
Sambut Ulang Tahun Ke-67, Danamon Tegaskan Komitmen untuk Selalu Sediakan Solusi Finansial Sesuai Kebutuhan dan Tujuan Keuangan Nasabah

Danamon Prediksi BI Rate Bertahan di 6,25 Persen hingga Akhir 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini