Saturday, August 1, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Buka-bukaan Sri Mulyani Soal APBN yang Masih Surplus Sembilan Bulan Berturut-turut

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
2 November 2022
in Ekbis
Sri Mulyani: Eselon I Kementerian Keuangan Harus Mengajar di STAN

JAKARTA,Metapos.id – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah melaporkan bahwa kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada sepanjang 2022 masih berada dalam jalur yang positif.

Catatan terakhir menyebutkan bahwa hingga September kondisi keuangan negara masih membukukan surplus Rp60,9 triliun.

BACA JUGA

Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026

BEI Luncurkan Green Equity Designation bagi Perusahaan Tercatat

Sebelumnya, instrumen fiskal berturut-turut meraup surplus di Januari sebesar Rp28,9 triliun, Februari surplus Rp19,7 triliun, Maret surplus Rp10,3 triliun, April surplus Rp103,1 triliun.

Kemudian, Mei surplus sebesar Rp132,2 triliun, Juni surplus Rp73,6 triliun, Juli surplus sebesar Rp106,1 triliun, dan Augustus surplus Rp107,4 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyatakan bahwa torehan impresif itu setidaknya disebabkan oleh dua hal. Pertama, efek peningkatan harga komoditas ekspor RI sehingga pemerintah mendapat keuntungan (windfall) dari sesi penerimaan negara.

“Kedua, hasil positif ini juga didukung oleh pemulihan ekonomi nasional yang kini terus melanjutkan penguatan,” ujarnya dalam konferensi pers APBN Kita beberapa waktu lalu.

Pernyataan bendahara negara itu bukan tanpa alasan. Pasalnya, laju pertumbuhan ekonomi Indonesia konsisten berada di level tinggi dalam tiga kuartal secara beruntun. Alhasil, target pertumbuhan di atas 5 persen pada penutupan tahun diharapkan bisa tercapai.

Lebih lanjut, kinerja moncer APBN yang terus membukukan surplus rupanya juga ditopang oleh belum dibayarkannya kewajiban subsidi dan kompensasi kepada dua BUMN utama, yaitu Pertamina dan PLN.

Hal ini diakui langsung oleh Menkeu. Menurut dia, proses administrasi dan kelengkapan data baru selesai pada Oktober lalu.

“Pemerintah akan melakukan pembayaran kompensasi sekitar Rp163 triliun, dengan rincian Rp132,1 triliun untuk Pertamina dan Rp31,2 triliun untuk PLN. Ini kita usahakan untuk bisa cair pada Oktober karena seluruh persyaratan sudah mendapat review (persetujuan) dari BPK dan juga berkoordinasi dengan tiga menteri terkait serta dua menteri yang lain,” tuturnya.

Sehingga, dengan dipenuhinya kewajiban pemerintah tersebut maka kemungkinan APBN bakal kembali pada ‘kondisi normal’ defisit sejalan dengan ketetapan Perpres 98/2022 yang meyakini anggaran akan minus Rp840,2 triliun.

Tags: APBNMetapos.idSri Mulyani
Previous Post

Ada Gelombang PHK Terjadi di Industri Padat Karya, Ini Penjelasan Kementerian Tenaga Kerja

Next Post

Tokoh AAgama Berperan Besar Memajukan Ekonomi Kerakyatan

Related Posts

Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026
Ekbis

Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026

1 August 2026
BEI Luncurkan Green Equity Designation bagi Perusahaan Tercatat
Ekbis

BEI Luncurkan Green Equity Designation bagi Perusahaan Tercatat

31 July 2026
ASABRI Hadirkan Layanan Bernilai Tambah, Peserta Kini Nikmati Kemudahan Miliki Motor Yamaha
Ekbis

ASABRI Hadirkan Layanan Bernilai Tambah, Peserta Kini Nikmati Kemudahan Miliki Motor Yamaha

31 July 2026
Bukalapak Catat Adjusted EBITDA Positif Sepanjang Semester I 2026
Ekbis

Bukalapak Catat Adjusted EBITDA Positif Sepanjang Semester I 2026

30 July 2026
Kementerian ESDM menyebut proyek LNG Abadi Masela menjadi bukti pemerataan pembangunan dari Indonesia Timur sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Ekbis

LNG Abadi Masela Perkuat Ketahanan Energi dan Dorong Ekonomi Indonesia Timur

29 July 2026
Bank Mandiri Taspen Tingkatkan Layanan Pensiun Lewat Sinergi dengan Pemprov Jabar
Ekbis

Bank Mandiri Taspen Tingkatkan Layanan Pensiun Lewat Sinergi dengan Pemprov Jabar

29 July 2026
Next Post
Tokoh AAgama Berperan Besar Memajukan Ekonomi Kerakyatan

Tokoh AAgama Berperan Besar Memajukan Ekonomi Kerakyatan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini