Monday, May 18, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Buka-bukaan Sri Mulyani Soal APBN yang Masih Surplus Sembilan Bulan Berturut-turut

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
2 November 2022
in Ekbis
Sri Mulyani: Eselon I Kementerian Keuangan Harus Mengajar di STAN

JAKARTA,Metapos.id – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah melaporkan bahwa kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada sepanjang 2022 masih berada dalam jalur yang positif.

Catatan terakhir menyebutkan bahwa hingga September kondisi keuangan negara masih membukukan surplus Rp60,9 triliun.

BACA JUGA

AIMS Raih Pengiktirafan Asia Trusted Trading Platform dari Asia Book Records

Kurs Dolar AS Tembus Rp 17.500, Prabowo Percaya Ekonomi Indonesia Kuat

Sebelumnya, instrumen fiskal berturut-turut meraup surplus di Januari sebesar Rp28,9 triliun, Februari surplus Rp19,7 triliun, Maret surplus Rp10,3 triliun, April surplus Rp103,1 triliun.

Kemudian, Mei surplus sebesar Rp132,2 triliun, Juni surplus Rp73,6 triliun, Juli surplus sebesar Rp106,1 triliun, dan Augustus surplus Rp107,4 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyatakan bahwa torehan impresif itu setidaknya disebabkan oleh dua hal. Pertama, efek peningkatan harga komoditas ekspor RI sehingga pemerintah mendapat keuntungan (windfall) dari sesi penerimaan negara.

“Kedua, hasil positif ini juga didukung oleh pemulihan ekonomi nasional yang kini terus melanjutkan penguatan,” ujarnya dalam konferensi pers APBN Kita beberapa waktu lalu.

Pernyataan bendahara negara itu bukan tanpa alasan. Pasalnya, laju pertumbuhan ekonomi Indonesia konsisten berada di level tinggi dalam tiga kuartal secara beruntun. Alhasil, target pertumbuhan di atas 5 persen pada penutupan tahun diharapkan bisa tercapai.

Lebih lanjut, kinerja moncer APBN yang terus membukukan surplus rupanya juga ditopang oleh belum dibayarkannya kewajiban subsidi dan kompensasi kepada dua BUMN utama, yaitu Pertamina dan PLN.

Hal ini diakui langsung oleh Menkeu. Menurut dia, proses administrasi dan kelengkapan data baru selesai pada Oktober lalu.

“Pemerintah akan melakukan pembayaran kompensasi sekitar Rp163 triliun, dengan rincian Rp132,1 triliun untuk Pertamina dan Rp31,2 triliun untuk PLN. Ini kita usahakan untuk bisa cair pada Oktober karena seluruh persyaratan sudah mendapat review (persetujuan) dari BPK dan juga berkoordinasi dengan tiga menteri terkait serta dua menteri yang lain,” tuturnya.

Sehingga, dengan dipenuhinya kewajiban pemerintah tersebut maka kemungkinan APBN bakal kembali pada ‘kondisi normal’ defisit sejalan dengan ketetapan Perpres 98/2022 yang meyakini anggaran akan minus Rp840,2 triliun.

Tags: APBNMetapos.idSri Mulyani
Previous Post

Ada Gelombang PHK Terjadi di Industri Padat Karya, Ini Penjelasan Kementerian Tenaga Kerja

Next Post

Tokoh AAgama Berperan Besar Memajukan Ekonomi Kerakyatan

Related Posts

AIMS Raih Pengiktirafan Asia Trusted Trading Platform dari Asia Book Records
Ekbis

AIMS Raih Pengiktirafan Asia Trusted Trading Platform dari Asia Book Records

17 May 2026
Kurs Dolar AS Tembus Rp 17.500, Prabowo Percaya Ekonomi Indonesia Kuat
Ekbis

Kurs Dolar AS Tembus Rp 17.500, Prabowo Percaya Ekonomi Indonesia Kuat

16 May 2026
Captain Phillips Tayang Malam Ini di Bioskop Trans TV
Ekbis

Investasi EV Bikin Honda Rugi Rp42 Triliun di Tahun Fiskal 2025

14 May 2026
Astra Agro Bagikan Wawasan Bisnis Sawit Berkelanjutan kepada Mahasiswa UPN Veteran
Ekbis

Astra Agro Bagikan Wawasan Bisnis Sawit Berkelanjutan kepada Mahasiswa UPN Veteran

14 May 2026
Rupiah Menguat ke Rp17.475 per Dolar AS, Pasar Cermati Inflasi AS dan Geopolitik
Ekbis

Rupiah Menguat ke Rp17.475 per Dolar AS, Pasar Cermati Inflasi AS dan Geopolitik

13 May 2026
Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik PLN Mei 2026 Tidak Naik
Ekbis

Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik PLN Mei 2026 Tidak Naik

13 May 2026
Next Post
Tokoh AAgama Berperan Besar Memajukan Ekonomi Kerakyatan

Tokoh AAgama Berperan Besar Memajukan Ekonomi Kerakyatan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini