Monday, November 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

BI Prediksi Pertumbuhan Kredit Mencapai 13 Persen pada 2025

Afizahri by Afizahri
7 February 2025
in Ekbis
Berkanjutnya Surplus Neraca Perdagangan Diyakini BI Perkuat Ketahanan Ekonomi

Jakarta, Metapos.id – Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan kredit perbankan tahun ini tumbuh di kisaran 11 persen hingga 13 persen.

Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Nugroho Joko Prastowo menyampaikan pertumbuhan yang lebih tinggi diyakini setelah bank sentral memangkas BI Rate pada Januari 2025.

BACA JUGA

Bukan Sekadar Spin-Off, Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan untuk Hadirkan Perlindungan yang Amanah bagi Masyarakat Indonesia

BEI Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Transparansi demi Pertahankan Status Emerging Market

“Pertumbuhan kredit kita prediksi bisa sampai 11 persen-13 persen. Ini memang challenge, dengan Trump dan kebijakannya,” ujarnya dalam taklimat media di Kantor Perwakilan Wilayah BI Banda Aceh, Jumat, 7 Februari.

Menurutnya salah satu langkah yang diambil untuk mendukung tersebut yatu penurunan suku bunga pada bulan Januari. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dukungan serta meningkatkan optimisme, karena akan mendorong peningkatan permintaan kredit.

Selain itu, Joko menyampaikan kondisi perbankan saat ini juga cukup baik dan mampu bertahan untuk terus menyalurkan kredit dan dari penilaian Bank Indonesia, sektor perbankan masih melihat risiko kredit sebagai hal yang cukup terkendali.

Joko menyampaikan persyaratan kredit yang ditetapkan oleh bank juga masih mendukung, terlihat dari indeks persyaratan kredit yang cukup longgar, yang sejalan dengan likuiditas perbankan yang memadai untuk memberikan kredit.

“Alat likuid perbankan ini masih tinggi, 25,6 persen. Artinya, dulu sebelum covid sempat 18 persen-19 persen, sementara waktu COVID-19 meningkat karena kredit tumbuh negatif, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh tinggi,” imbuhnya.

Joko menyampaikan saat proses pemulihan (recovery) dicairkan, dana tersebut dialihkan ke kredit, sehingga saat ini mencapai 25,6 persen, yang masih terbilang tinggi.

Jika bank ingin menyalurkan lebih banyak kredit, mereka dapat menjual Surat Berharga Negara (SBN) dan instrumen lainnya untuk dialihkan ke kredit, karena kapasitas untuk itu masih tersedia.

Adapun, Capital Adequacy Ratio (CAR) Bank masih tinggi, yakni di angka 26,87 persen. Sementara Non Performing Loan (NPL) juga terkendali di level yang rendah.

Tags: Bank IndonesiaMetapos.idPertumbuhan kredit
Previous Post

KCIC: Volume Penumpang Whoosh Sudah Tembus 7,8 Juta Orang

Next Post

Gandeng Dinas Kesehatan dan IAKMI, Yayasan Jiva Svastha Nusantara Gelar Penyuluhan Mutu Air Sehat

Related Posts

Bukan Sekadar Spin-Off, Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan untuk Hadirkan Perlindungan yang Amanah bagi Masyarakat Indonesia
Ekbis

Bukan Sekadar Spin-Off, Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan untuk Hadirkan Perlindungan yang Amanah bagi Masyarakat Indonesia

1 November 2026
Media Gathering Pasar Modal 2026
Ekbis

BEI Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Transparansi demi Pertahankan Status Emerging Market

31 October 2026
BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas
Ekbis

BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas

30 October 2026
Cristiano Ronaldo Kini Koleksi 985 Gol Sepanjang Karier
Ekbis

Konser Andrea Bocelli Dinilai Bisa Dongkrak Pariwisata Indonesia

30 October 2026
CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi
Ekbis

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi

29 October 2026
Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026
Ekbis

Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026

29 October 2026
Next Post
Gandeng Dinas Kesehatan dan IAKMI, Yayasan Jiva Svastha Nusantara Gelar Penyuluhan Mutu Air Sehat

Gandeng Dinas Kesehatan dan IAKMI, Yayasan Jiva Svastha Nusantara Gelar Penyuluhan Mutu Air Sehat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini