Sunday, November 1, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Banyak Tambang Nikel Dunia Tutup, Dampak ke Indonesia Seperti Apa?

Afizahri by Afizahri
13 February 2024
in Ekbis
Indonesia Berhasil Dapat Rp360 Triliun per Tahun dari Pelarangan Ekspor Nikel

Jakarta,Metapos.id – Beberapa tambang nikel dunia dalam beberapa hari terakhir dikabarkan ramai-ramai menutup usahanya. Hal ini ditengarai anjloknya harga nikel dunia.

Menanggapi hal ini, Ketua Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia, Rizal Kasli mengatakan sejauh ini penutupan tambang nikel di negara lain tidak mempengaruhi pasar nikel dalam negeri.

BACA JUGA

BEI Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Transparansi demi Pertahankan Status Emerging Market

BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas

“Artinya ini kita akan pantau terus. Kalau dalam waktu yang lama itu tentu saja akan ada pengaruhnya karena akan mempengaruhi supply dan demand,” ujar Rizal dalam Mining Zone, Selasa 13 Februari.

Rizal menambahkan hal ini tidak akan mempengaruhi Indonesia dalam waktu 3 hingga 4 tahun ke depan dan tidak ada indikasi penutupan tambang nikel.

DIkatakan Rizal hal ini dikarenakan biaya produksi nikel RI jauh lebih rendah dibandingkan negara lain.

Rizal menambahkan, penutupan tambang oleh negara lain akan baru memengaruhi Indonesia dalam waktu 4 hingga 5 tahun ke depan. Menurutnya jika hal ini terus terjadi maka akan terjadi ketidakseimbangan antara permintaan dan pasokan nikel dunia.

“Sekitar 4-5 tahun ke depan kalau ini akan terus terjadi penutupan tambang nikel tentu saja akan terjadi ketidakseimbangan supply dan tentu saja dengan sendirinya akan mencari equilibrium baru. Sehingga untuk jangka panjang ini kita masih tetap bisa diandalkan,” beber Rizal.

Lebih jauh ia mengatakan jika pada tahun 2023 Indonesia merupakan supplier nikel global sebesar 57 persen. Apalagi dengan makin banyak tanbang nikel baru yang dibuka di Indonesia dikatakan akan makin membanjiri pasar nikel global dan dikhawatirkan bisa menimbulkan penurunan harga nikel.

DIkatakan Rizal, jika penutupan pabrik nikel terus terjadi, RI perlu melakukan beberapa langkah antara lain mencari sumber daya dan cadangan nikel baru serta melakukan eksplorasi baik di daerah greenfield maupun brownfield.

“Kemudian kita juga beroperasi dalam kerangka efisiensi yang tinggi, artinya biaya produksi kita itu tetap lebih rendah dari biaya produksi dunia sehingga kita bisa tetap survive,” pungkas Rizal.

Tags: Metapos.idTambang nikel
Previous Post

Tumpengan dan Syukuran HUT BTN ke-74

Next Post

Ini Penyebab Mahal dan Langkanya Beras Menurut Dirut Bulog

Related Posts

Media Gathering Pasar Modal 2026
Ekbis

BEI Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Transparansi demi Pertahankan Status Emerging Market

31 October 2026
BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas
Ekbis

BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas

30 October 2026
Cristiano Ronaldo Kini Koleksi 985 Gol Sepanjang Karier
Ekbis

Konser Andrea Bocelli Dinilai Bisa Dongkrak Pariwisata Indonesia

30 October 2026
CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi
Ekbis

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi

29 October 2026
Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026
Ekbis

Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026

29 October 2026
BUMA School Sertifikasi 170 Siswa SMK lewat BNSP
Ekbis

BUMA School Sertifikasi 170 Siswa SMK lewat BNSP

28 October 2026
Next Post
RI Bakal Impor 2 Juta Ton Beras, Ini Kata Bapanas

Ini Penyebab Mahal dan Langkanya Beras Menurut Dirut Bulog

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini