Saturday, October 10, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Asosiasi Ojol Minta Potongan Sewa Aplikasi Turun Lagi Jadi 10 Persen

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
9 September 2022
in Ekbis
Asosiasi Ojol Minta Potongan Sewa Aplikasi Turun Lagi Jadi 10 Persen

JAKARTA,Metapos.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menurunkan potongan sewa aplikasi menjadi 15 persen dari sebelumnya 20 persen.

Namun, keputusan ini mendapatkan penolakan dari sejumlah asosiasi pengemudi ojek online atau Ojol.

BACA JUGA

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global

Mereka menilai biaya sewa aplikasi yang ditetapkan masih terlalu tinggi dan meminta diturunkan lagi menjadi 10 persen.

Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek Daring Garda Indonesia, Igun Wicaksono meminta potongan sewa aplikasi yang dibebankan kepada pengemudi ojek daring oleh perusahaan aplikator maksimal 10 persen.

“Kami dari asosiasi sepakat dengan rekan-rekan kami dari seluruh Indonesia sebesar maksimal 10 persen,” katanya, di Jakarta, Jumat, 9 September.

Kata Igun, pihaknya juga sudah menyampaikan aspirasi terkait potongan sewa aplikasi kepada Kemenhub saat rapat secara daring pada 6 September lalu.

Namun, Kemenhub tidak mengakomodir permintaan tersebut dan menetapkan potongan sewa aplikasi kepada mitra ojol sebesar 15 persen.

Adapun ketentuan ini tercantum dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 667 Tahun 2022 Tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat yang Dilakukan dengan Aplikasi yang ditandatangani pada 7 September 2022.

Lebih lanjut, Igun mengatakan, potongan sewa aplikasi tersebut masih terlalu tinggi.

Ia pun khawatir hal ini akan berdampak pada pendapatan pengemudi.

Selain itu, menurut dia, alasan lain permintaan penurunan potongan sewa aplikasi maksimal 10 persen adalah agar penumpang tetap terjaga kemampuan membayar ojol.

“Besaran biaya sewa aplikasi maksimal 10 persen ini harus dicantumkan dalam KP agar dapat dilaksanakan oleh seluruh perusahaan aplikasi,” ucapnya.

Untuk menyuarakan permintaan ini, para pengemudi ojol yang tergabung dalam Asosiasi Pengemudi Ojek Daring Garda Indonesia, Organisasi Pengemudi Ojek Daring Tekab Indonesia, Aliansi Pengemudi Ojek Daring dari Laskar Malari, Patra Indonesia serta Masyarakat Online Seluruh Indonesia (MOSI), menggelar unjuk rasa hari ini.

Unjuk rasa akan dipusatkan di Istana Merdeka. Aksi ini juga akan diikuti 5.000 pengemudi ojol yang berasal dari Sumatera, Jabodetabek dan Jawa selain Jabodetabek.

Igun mengatakan bahwa aksi penyampaian aspirasi ini ditujukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal ini lantaran suara para pengemudi ojol tidak didengar oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

“Kami akan menyampaikan keberatan kami ini langsung kepada Presiden RI. Karena berkali-kali kami menuntut kepada Kemenhub namun ternyata tidak juga digubris,” ujarnya.

Tags: Asosiasi OjolKemenhubMetapos.id
Previous Post

Kerja Sama Ekonomi Terbaru dengan Jepang Siap Diumumkan di KTT G20

Next Post

Erick Thohir Akan Wajibkan Direksi Perusahaan Pelat Merah Gunakan Kendaraan Listrik

Related Posts

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham
Ekbis

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

9 October 2026
GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global
Ekbis

GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global

9 October 2026
Penjualan kendaraan BBM di Australia turun 36,2 persen pada September 2026, sementara mobil listrik dan plug-in hybrid mencatat pertumbuhan pesat.
Ekbis

Mobil Listrik Makin Laris, Kendaraan BBM Australia Turun

9 October 2026
OJK Ungkap Dugaan Pidana Perbankan di Mandiri Taspen Purwokerto
Ekbis

OJK Ungkap Dugaan Pidana Perbankan di Mandiri Taspen Purwokerto

8 October 2026
Sejumlah miliarder dunia ternyata tidak menyelesaikan pendidikan tinggi, tetapi berhasil membangun bisnis dengan kekayaan hingga ribuan triliun rupiah.
Ekbis

Putus Kuliah, 10 Miliarder Ini Tajir Melintir

8 October 2026
PT Sepatu Bata Tbk (BATA)
Ekbis

Penjualan Merosot, Presiden Direktur Bata Ajukan Pengunduran Diri

2 October 2026
Next Post
Erick Thohir Klaim Keuangan BUMN Semakin Sehat

Erick Thohir Akan Wajibkan Direksi Perusahaan Pelat Merah Gunakan Kendaraan Listrik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini