Thursday, April 16, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
Home Ekbis

Anggota DPR Sebut Industri Migas Memasuki Era Sunset, Butuh Aturan Permudah Investasi

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
26 July 2022
in Ekbis
Anggota DPR Sebut Industri Migas Memasuki Era Sunset, Butuh Aturan Permudah Investasi

JAKARTA,Metapos.id – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Maman Abdurahman menyayangkan aturan pungutan untuk setiap kegiatan hulu migas di lepas pantai oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Menurut Maman, adanya aturan tersebut dapat menghambat masuknya investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

BACA JUGA

Volatilitas Global Meningkat, JFX Dorong Transparansi Perdagangan Berjangka

PEFINDO Proyeksikan Pasar Obligasi Korporasi Tetap Positif

“Kemarin itu, Kementerian KKP mau melakukan pungutan lagi untuk di lepas pantai itu malah semakin membuat keinginan investor untuk menurunkan minat investasi. Kita harus mempermudah industri yang sudah sunset ini, agar produksi minyaknya naik,” ujar Maman kepada wartawan di Jakarta, Senin, 25 Juli.

Maman kemudian menggunakan istilah sunset di industri hulu migas untuk menggambarkan kondisi saat ini.

Pasalnya, dari tahun ke tahun terus terjadi decline atau penurunan produksi di sektor hulu migas.

Sementara itu, pemerintah menargetkan lifting migas sebesar 1 juta BOPD pada tahun 2030.

“Migas kita masih bisa jadi tulang punggung tapi suka atau tidak suka sudah masuk era sunset. Sunrise-nya adalah Energi Baru Terbarukan (EBT),” lanjut Maman.

Untuk itu, Maman meminta agar setiap aturan terkait investasi di Indonesia dipermudah.

Menurut dia, apabila mengubah aturan, seharusnya pemerintah membuat regulasi yang memudahkan bagi para investor.

Sebelumnya, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memperkirakan lifting migas tahun ini tidak akan mencapai target.

Deputi Operasi SKK Migas, Julius Wiratno mengungkapkan, lifting minyak hingga Desember 2022 hanya mencapai 633.000 barel per hari (BOPD).

Sementara untuk gas diperkirakan mencapai 5.380 MMSCFD.

“Untuk minyak kalau sekarang berdasarkan work program yang sudah disetujui 2022 ini hanya 633.000 BOPD dan gas di sekitar 5.380,” ujarnya dalam konferensi pers capaian dan kinerja hulu migas Semester Pertama 2022 di Jakarta, Jumat, 15 Juli.

Berdasarkan target yang ditetapkan dalam APBN, lifting minyak pada tahun 2022 ditargetkan sebesar 703.000 BOPD dan gas sebesar 5.800 MMSCFD.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto melaporkan, hal ini disebabkan karena adanya unplanned shutdown dan mundurnya penyelesaian proyek strategis nasional hulu migas yaitu Jambaran-Tiung Biru dan Tangguh Train 3 yang telah dimasukkan dalam perhitungan pada penyusunan target lifting di APBN 2022.

Tags: Anggota DPRMetapos.idSKK migasWawan Abdurrahman
Previous Post

Akademisi UI Ingatkan Penyusunan RAPBN 2023 Harus Antisipatif

Next Post

Utang Luar Negeri RI ke China Terus Menurun

Related Posts

Volatilitas Global Meningkat, JFX Dorong Transparansi Perdagangan Berjangka
Ekbis

Volatilitas Global Meningkat, JFX Dorong Transparansi Perdagangan Berjangka

15 April 2026
PEFINDO Proyeksikan Pasar Obligasi Korporasi Tetap Positif
Ekbis

PEFINDO Proyeksikan Pasar Obligasi Korporasi Tetap Positif

15 April 2026
Denda Rp755 Miliar KPPU ke Pindar Picu Polemik
Ekbis

Denda Rp755 Miliar KPPU ke Pindar Picu Polemik

14 April 2026
Feel Good Network Ekspansi ke Malaysia, Perkuat Jaringan Regional Asia Tenggara
Ekbis

Feel Good Network Ekspansi ke Malaysia, Perkuat Jaringan Regional Asia Tenggara

13 April 2026
Setahun Berjalan, MBG Dinilai Tingkatkan Gizi dan Semangat Belajar Siswa
Ekbis

MBG Bukan Sekadar Bantuan, KADIN Nilai Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi

11 April 2026
Konten Jadi Kunci Penjualan, Tokopedia dan TikTok Shop Catat Lonjakan Transaksi
Ekbis

Konten Jadi Kunci Penjualan, Tokopedia dan TikTok Shop Catat Lonjakan Transaksi

10 April 2026
Next Post
Utang Luar Negeri RI ke China Terus Menurun

Utang Luar Negeri RI ke China Terus Menurun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini