Thursday, June 18, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Alfamidi Optimistis Pendapatan Tumbuh 11 Persen di 2024

metaposmedia by metaposmedia
20 December 2023
in Ekbis
Alfamidi Optimistis Pendapatan Tumbuh 11 Persen di 2024

Jakarta,Metapos.id – PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) tetap optimistis dapat membukukan prospek positif pada bisnis ritel di tahun 2024 dan membidik kenaikan pendapatan sebesar 11 persen pada 2024 seiring penambahan 200 gerai baru Alfamidi.

Corporate Secretary MIDI Suantopo Po mengemukakan dari sisi pendapatan, MIDI menargetkan pertumbuhan pendapatan konsolidasian sebesar 11 persen dimana target SSSG untuk Alfamidi adalah sebesar 6 persen.

BACA JUGA

Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli, Sektor Industri China Tetap Bersinar

Tugu Insurance Rayakan Panen Raya Hutan Adopsi Bersama Masyarakat Cianjur

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan per kuartal III 2023, MIDI membukukan pendapatan bersih sebesar Rp12,92 triliun. Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni sebesar Rp11,55 triliun.

“Melalui perencanaan yang matang, MIDI berharap dapat menghadirkan layanan ritel berkualitas guna memenuhi kebutuhan pelanggan dan memberikan yang terbaik kepada seluruh stakeholders,” kata manajemen MIDI dalam keterangan resminya, Rabu 20 Desember.

Dari sisi pengembangan gerai, MIDI merencanakan untuk membuka 200 gerai baru Alfamidi pada 2024. Terkait format convenience store Lawson, setelah hampir 11 tahun stagnan pada saat bersamaan perseroan akan merencanakan untuk membuka 250 gerai baru Lawson yang terdiri dari 50 gerai format stand-alone dan 200 gerai format store-in-store pada 2024 mendatang.

“Perseroan tetap berkomitmen untuk mengembangkan gerai Lawson dan percaya akan potensi Lawson convenience store di Indonesia,” kata Suantopo.

Namun, MIDI juga harus menerapkan prinsip kehati-hatian (prudent) dalam pemilihan lokasi gerai untuk menjaga keseimbangan antara kuantitas dan kualitas, memprioritaskan profitabilitas karena suatu gerai baru Lawson memerlukan waktu sekitar tiga tahun untuk mencapai periode payback.

MIDI mencatat total gerai Alfamidi di Indonesia mencapai 2.220 gerai sampai dengan November 2023. Adapun total gerai Lawson sebanyak 646 gerai, yang terdiri atas 341 gerai berformat stand-alone dan 305 gerai memiliki format store-in-store.

Suantopo menyampaikan untuk mendukung pengembangan gerai, MIDI merencanakan untuk merelokasi operasional dua gudang yang disewa di provinsi Sulawesi Utara dan Sulawesi Tenggara ke gudang baru milik MIDI, yang direncanakan akan beroperasi masing-masing pada kuartal II dan kuartal IV.

Suantopo berharap dengan Gudang baru tersebut akan menambah kapasitas normal menjadi 310 gerai. Dengan penambahan kapasitas ini, diharapkan gerai yang dipasok oleh gudang tersebut bisa menjual lebih banyak jenis produk terutama produk makanan segar sehingga diharapkan bisa meningkatkan penjualan dan margin.

Selain itu, Suantopo menambahkan MIDI juga akan tetap meningkatkan kinerja gerai yang sudah ada melalui berbagai aspek, seperti mengendalikan tingkat pemusnahan produk, inovasi produk, meningkatkan kesadaran merek, mengoptimalisasi kegiatan promosi dan efisiensi biaya.

Adapun terkait dengan belanja modal atau capital expenditure (Capex), kebutuhan tahun depan diproyeksikan berkisar Rp1,4 triliun, yang pendanaannya akan berasal dari internal kas MIDI dan dana dari hasil penerbitan saham baru (right issue) tahun 2023.

Tags: AlfamidiMetapos.idPendapatan
Previous Post

Mantan KSAL & Panglima TNI Yudo Margono Percayakan Masa Purnawirawannya kepada Bank Mandiri Taspen

Next Post

Tegas, OJK Cabut Izin Usaha PT Hewlett-Packard Finance Indonesia

Related Posts

Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli, Sektor Industri China Tetap Bersinar
Ekbis

Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli, Sektor Industri China Tetap Bersinar

17 June 2026
Tugu Insurance Rayakan Panen Raya Hutan Adopsi Bersama Masyarakat Cianjur
Ekbis

Tugu Insurance Rayakan Panen Raya Hutan Adopsi Bersama Masyarakat Cianjur

17 June 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemerintah Susun Stimulus dan Bantuan Sosial
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemerintah Susun Stimulus dan Bantuan Sosial

16 June 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemerintah Susun Stimulus dan Bantuan Sosial
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemerintah Susun Stimulus dan Bantuan Sosial

16 June 2026
BEI dan IBCWE Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan Melalui Sensus IDX200
Ekbis

BEI dan IBCWE Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan Melalui Sensus IDX200

15 June 2026
Anggota Komisi VII DPR Desak Pemerintah Segera Turunkan Harga BBM Bersubsidi
Ekbis

Harga Pertamax Naik, Pertamina Pastikan Stok Pertalite Tetap Aman

15 June 2026
Next Post
OJK: Kinerja Industri Keuangan Non Bank per November 2022 Masih Dalam Kondisi Baik

Tegas, OJK Cabut Izin Usaha PT Hewlett-Packard Finance Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini