Saturday, October 3, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Pramono Ungkap Kunci Jakarta Unggul dari New York Soal Transportasi

Khansa Nabila by Khansa Nabila
3 October 2026
in Nasional
Pramono Ungkap Kunci Jakarta Unggul dari New York Soal Transportasi

Pramono Ungkap Kunci Jakarta Unggul dari New York Soal Transportasi

Metapos.id, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan tingkat kemacetan Jakarta kini lebih baik dibandingkan New York. Ia menyebut Jakarta berada di peringkat 17 dunia dalam hal transportasi.

“Yang membuat Mayor Mamdani [Wali Kota New York] kaget adalah secara ranking Jakarta juga jauh lebih baik daripada New York dalam hal transportasi. Kita ranking 17 dunia, New York jauh lebih di bawah,” Kata Pramono dikutip dari CNN Indonesia, Sabtu (03/10/2026).

BACA JUGA

Masuk Istana Bikin Perannya Dipertanyakan, Rocky Gerung Beri Penjelasan

Kapolri Suyudi Gerak Cepat, 88 Pati dan Pamen Dimutasi

Pramono mengatakan kondisi tersebut membuat Zohran Mamdani mempertanyakan kunci Jakarta bisa memperbaiki transportasinya. Sebab, menurutnya, kemacetan Jakarta sebelumnya lebih parah dibandingkan New York.

Pramono kemudian menyebut Transjabodetabek menjadi salah satu faktor penting dalam mengurangi kemacetan. Transportasi kini tidak hanya menghubungkan wilayah Jakarta, tetapi juga daerah penyangga.

“Karena Transjabodetabek lah salah satu kata kunci yang membuat transportasi di Jakarta menjadi lebih baik,” ujarnya.

Menurut Pramono, wilayah sekitar Jakarta seperti Bekasi, Depok, Bogor, Tangerang, hingga Tangerang Selatan kini terhubung dengan transportasi umum, termasuk Bus Transjakarta.

“Sekarang ada koneksi pakai Bus Transjakarta, itulah yang kemudian secara signifikan menurunkan kemacetan,” kata Pramono.

Selain Transjakarta, ia menyebut Commuter Line atau KRL turut membantu mengurangi kemacetan. Moda transportasi tersebut juga menjadi alternatif bagi masyarakat yang menghadiri konser dan ingin menghindari kemacetan saat perjalanan pulang.

“Parkirnya sekarang ini semuanya di Ancol. Kita hubungkan antara Jakarta International Stadium (JIS) dengan Ancol dan kemudian ada KRL. Orang senang karena rata-rata sekarang orang kalau nonton konser The Weeknd [nama konser] ini mereka pulang ke kediamannya masing-masing itu hanya membutuhkan 25 hingga 30 menit bahkan,” jelasnya.

Moda transportasi lain yang disebut berkontribusi terhadap pengurangan kemacetan adalah MRT, LRT, Transjabodetabek, Minitrans, dan Jaklingko.

Pramono juga memperluas jaringan LRT untuk meningkatkan konektivitas. Salah satunya pembangunan rute LRT Kelapa Gading-Manggarai yang sebelumnya hanya melayani rute Kelapa Gading-Velodrome.

“Dulu LRT nya kan hanya dari Kelapa Gading sampai Velodrome, hanya itu saja sampai kapanpun LRT itu enggak akan bisa berkembang karena terlalu pendek tidak menghubungkan ke mana-mana. Maka, kemudian saya menarik menyelesaikan [pembangunan LRT] sampai dengan Manggarai,” ujar Pramono.

Selain itu, pembangunan rute LRT menuju Dukuh Atas masih dilakukan dan ditargetkan selesai pada 2028.

“Dan mudah-mudahan tahun 2028 sampai dengan Dukuh Atas,” sambungnya.

Pramono juga merencanakan rute LRT menuju Jakarta International Stadium (JIS) serta Stasiun Kereta Cepat Halim. Ia berharap pembangunan sejumlah rute tersebut dapat rampung sebelum masa kepemimpinannya berakhir.

“Sehingga mudah-mudahan itu akan selesai dalam era ini,” ucapnya.

Pramono menilai perluasan jaringan tersebut akan membuat pilihan transportasi umum semakin beragam. Dengan demikian, masyarakat di Jakarta dan wilayah sekitarnya memiliki lebih banyak alternatif untuk bepergian.

Tags: kemacetan JakartaLRTMetapos.idMRTNew YorkPramono AnungtransjabodetabekTransjakartatransportasi Jakarta
Previous Post

Rambut Sering Lepek dan Kering? Ini Rutinitas yang Bikin Lebih Sehat

Next Post

Kapolri Suyudi Gerak Cepat, 88 Pati dan Pamen Dimutasi

Related Posts

Masuk Istana Bikin Perannya Dipertanyakan, Rocky Gerung Beri Penjelasan
Nasional

Masuk Istana Bikin Perannya Dipertanyakan, Rocky Gerung Beri Penjelasan

3 October 2026
Kapolri Suyudi Gerak Cepat, 88 Pati dan Pamen Dimutasi
Nasional

Kapolri Suyudi Gerak Cepat, 88 Pati dan Pamen Dimutasi

3 October 2026
Dari Guru yang Sama, Lahir Tiga Ideologi Berbeda
Nasional

Dari Guru yang Sama, Lahir Tiga Ideologi Berbeda

3 October 2026
Balai Kota Jakarta Dibuka untuk Publik Lewat Program Namu Balai Kota
Nasional

Balai Kota Jakarta Dibuka untuk Publik Lewat Program Namu Balai Kota

2 October 2026
Pergantian Kapolri, Listyo Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Suyudi
Nasional

Pergantian Kapolri, Listyo Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Suyudi

2 October 2026
Prabowo Angkat 26 Wantimpres, Sejumlah Tokoh Agama Masuk
Nasional

Prabowo Angkat 26 Wantimpres, Sejumlah Tokoh Agama Masuk

2 October 2026
Next Post
Kapolri Suyudi Gerak Cepat, 88 Pati dan Pamen Dimutasi

Kapolri Suyudi Gerak Cepat, 88 Pati dan Pamen Dimutasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini