Sunday, October 18, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Lansia Tak Punya HP Kena Imbas Judol, Kemensos Periksa Data

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
3 September 2026
in Nasional
Lansia Tak Punya HP Kena Imbas Judol, Kemensos Periksa Data

Metapos.id, Jakarta — Kementerian Sosial (Kemensos) tengah memeriksa kembali data penerima bantuan sosial (bansos) yang terdeteksi memiliki keterkaitan dengan aktivitas judi online (judol).

Langkah tersebut dilakukan setelah muncul kasus dua warga lanjut usia (lansia) di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, yang bantuan sosialnya dihentikan karena identitas mereka tercatat memiliki indikasi terkait judi online.

BACA JUGA

Milad ke-18, Masjid Raya Bani Umar Ajak Warga Hidup Sehat

Nadiem Ajukan Kasasi, Soroti Lima Kekeliruan Putusan Banding

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, Kemensos menemukan adanya kemungkinan identitas penerima bansos digunakan oleh pihak lain. Temuan itu muncul dalam proses pemutakhiran data penerima bantuan.

“Sekarang kita dalami itu, ada fenomena KTP-KTP menerima bansos dimanfaatkan dan digunakan orang lain untuk membuat akun. Untuk membeli motor atau untuk membeli aset-aset yang lain termasuk untuk langganan listrik. Jadi ini sedang kita pastikan semua,” ujar Gus Ipul, dikutip dari berbagai sumber, Rabu (2/9/2026).

Gus Ipul menyampaikan hal tersebut di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat. Dalam kesempatan itu, ia didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono.

Menurut Gus Ipul, penyalahgunaan identitas dapat membuat warga yang sebenarnya masuk kategori tidak mampu justru gagal mendapatkan bansos. Penggunaan identitas tersebut juga bisa dilakukan oleh anggota keluarga penerima, termasuk anak.

“Ada misalnya keluarga yang tidak mampu, tertolak (bansos) karena KTP-nya dimanfaatkan oleh orang lain. Kedua ada juga fenomena yang main judol itu bukan orang tuanya, tapi anaknya atau keluarganya,” jelas Gus Ipul.

Kemensos kini melakukan verifikasi dan pembaruan data untuk memastikan kondisi penerima bansos sesuai keadaan sebenarnya. Pemerintah ingin memastikan masyarakat yang memenuhi persyaratan tidak kehilangan hak bantuan akibat penyalahgunaan identitas.

“Jadi kalau ada lansia, kemudian mungkin keluarga yang sangat tidak mampu, tapi tidak menerima bansos karena terindikasi judol. Itu mungkin dimanfaatkan oleh keluarganya atau oleh orang lain. Untuk yang seperti ini sedang kita perbaiki, sedang kita dalami,” tutur Gus Ipul.

Ia menegaskan warga yang berdasarkan hasil verifikasi tetap memenuhi persyaratan akan kembali mendapatkan bantuan sosial.

“Tentu jika memenuhi kriteria, bansosnya akan tetap kita salurkan,” pungkas Gus Ipul.

Sebelumnya, pasangan lansia Dayat (77) dan Darmi (63), warga Dukuh Kayunan Barat, Desa Kayugeritan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, diketahui tidak lagi menerima bansos setelah data mereka terindikasi berkaitan dengan aktivitas judi online.

Padahal, pasangan tersebut menyatakan tidak mempunyai telepon seluler. Keduanya sebelumnya terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan memperoleh bantuan sebesar Rp600 ribu setiap tiga bulan.

Namun, bantuan itu tidak lagi mereka terima sejak awal 2026. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kehidupan ekonomi Dayat dan Darmi tergolong kurang mampu.

Keduanya juga masih masuk dalam desil 1 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang merupakan kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.

Tags: BansosDTSENJudi onlineJudolKemensoslansiaMetapos.idPekalongan
Previous Post

Kemenhaj Ungkap 75 Ribu Orang Berebut Kursi Petugas Haji

Next Post

Makan Bareng Ternyata Punya Efek Bikin Hidup Lebih Bahagia

Related Posts

Milad ke-18, Masjid Raya Bani Umar Ajak Warga Hidup Sehat
Nasional

Milad ke-18, Masjid Raya Bani Umar Ajak Warga Hidup Sehat

18 October 2026
Nadiem Ajukan Kasasi, Soroti Lima Kekeliruan Putusan Banding
Nasional

Nadiem Ajukan Kasasi, Soroti Lima Kekeliruan Putusan Banding

17 October 2026
AFC Awards 2026: Daftar Nominasi Pemain hingga Pelatih
Nasional

Karhutla Ancam Lukisan Tertua di Gua Sulawesi

17 October 2026
AFC Awards 2026: Daftar Nominasi Pemain hingga Pelatih
Nasional

Bahlil Desak Penimbun Solar Subsidi Diproses Hukum

17 October 2026
Singapura Tak Terlihat dari Batam, Kabut Asap Karhutla Kian Pekat
Nasional

Singapura Tak Terlihat dari Batam, Kabut Asap Karhutla Kian Pekat

16 October 2026
Bukan Stok, Distribusi Jadi Kendala Penyaluran BBM ke Daerah
Nasional

Bukan Stok, Distribusi Jadi Kendala Penyaluran BBM ke Daerah

16 October 2026
Next Post
Makan Bareng Ternyata Punya Efek Bikin Hidup Lebih Bahagia

Makan Bareng Ternyata Punya Efek Bikin Hidup Lebih Bahagia

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini