Wednesday, November 4, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Telegram Muncul Lagi di App Store usai Diblokir Sementara oleh Apple

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
4 August 2026
in Tek & Oto
telegram

telegram

Metapos.id, Jakarta – Telegram kembali tersedia di App Store setelah sempat dihapus sementara oleh Apple akibat ditemukannya materi pelecehan seksual terhadap anak atau child sexual abuse material (CSAM) di platform tersebut. Aplikasi perpesanan itu dipulihkan pada hari yang sama setelah Telegram menghapus konten bermasalah dan memblokir akun yang mengunggahnya.

Apple menyatakan peninjauan menemukan adanya konten yang melanggar pedoman App Store terkait CSAM. Setelah pengembang mengambil tindakan cepat dengan menghapus konten dan memblokir pengguna terkait, aplikasi Telegram kembali tersedia untuk diunduh.

BACA JUGA

Waspada SMS of Death, Android Bisa Restart Terus-Menerus

Kamera Tersembunyi Bakal Hadir di Galaxy Z Fold Terbaru

Telegram menegaskan insiden tersebut dipicu oleh satu pengguna yang mengunggah konten ilegal di platformnya. Perusahaan juga menekankan bahwa mereka memiliki kebijakan tanpa toleransi terhadap materi pelecehan seksual terhadap anak.

Menurut Telegram, sepanjang 2026 perusahaan telah memblokir hampir 338 ribu grup dan kanal yang berkaitan dengan CSAM. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari upaya berkelanjutan memperkuat moderasi konten sejak insiden serupa pada 2018.

Kasus ini kembali menyoroti tantangan platform digital dalam memoderasi konten di tengah jumlah pengguna yang sangat besar. Telegram saat ini memiliki lebih dari satu miliar pengguna aktif bulanan dan masih menghadapi pengawasan regulator di sejumlah negara terkait penanganan konten ilegal.

Sebelumnya, regulator komunikasi Inggris, Ofcom, juga membuka investigasi terkait dugaan kepatuhan Telegram dalam menangani penyebaran materi pelecehan seksual terhadap anak. Telegram membantah mengabaikan persoalan tersebut dan menyatakan telah menerapkan sistem deteksi otomatis sejak beberapa tahun lalu.

Insiden penghapusan sementara ini memicu perdebatan mengenai standar penegakan aturan di toko aplikasi. Sejumlah pihak mempertanyakan bagaimana platform komunikasi dapat beroperasi dalam skala besar jika satu pelanggaran pengguna dapat berujung pada pencabutan aplikasi secara global.

Meski sempat menghilang dari App Store, Telegram kini telah kembali dapat diakses pengguna iPhone setelah memenuhi ketentuan yang diminta Apple. Hingga kini, Apple dan Telegram sama-sama menegaskan bahwa pemulihan aplikasi dilakukan segera setelah pelanggaran ditangani.

Tags: aplikasi TelegramAppleCSAMHeadlinekonten ilegalMetapos.idTeknologiTelegramTelegram App Store
Previous Post

Malaysia Pimpin Daftar Negara Terbaik bagi Digital Nomad pada 2026

Next Post

Kasus Injak Al-Qur’an di Lebak, Dua Terdakwa Dituntut 1,5 Tahun dan 8 Bulan Penjara

Related Posts

Waspada SMS of Death, Android Bisa Restart Terus-Menerus
Tek & Oto

Waspada SMS of Death, Android Bisa Restart Terus-Menerus

3 November 2026
Samsung dikabarkan akan menghadirkan kembali kamera bawah layar pada ponsel lipat terbarunya tahun depan, dengan tantangan kualitas foto selfie.
Tek & Oto

Kamera Tersembunyi Bakal Hadir di Galaxy Z Fold Terbaru

2 November 2026
Tiongkok menyiapkan misi pendaratan berawak di Bulan dengan skema dua peluncuran yang melibatkan Long March-10, Mengzhou, dan Lanyue.
Tek & Oto

Tiongkok Ungkap Strategi Dua Peluncuran ke Bulan

2 November 2026
Komdigi Pastikan Kritik dan Konten Jurnalistik Tak Jadi Sasaran Takedown
Tek & Oto

Komdigi Pastikan Kritik dan Konten Jurnalistik Tak Jadi Sasaran Takedown

2 November 2026
Pencairan es di Greenland dan Antartika mengubah distribusi massa Bumi, memengaruhi bentuk planet, medan gravitasi, hingga kecepatan rotasinya.
Tek & Oto

Bentuk Bumi Berubah, Pencairan Es Jadi Penyebabnya

2 November 2026
Jeep Wrangler Rubicon 4-Door Tuscadero hadir dengan warna magenta, mesin turbo 2.0L, fitur off-road, dan harga Rp2,42 miliar OTR Jakarta.
Tek & Oto

Jeep Wrangler Tuscadero Tampil Berani dengan Warna Magenta

2 November 2026
Next Post
Kasus Injak Al-Qur’an di Lebak, Dua Terdakwa Dituntut 1,5 Tahun dan 8 Bulan Penjara

Kasus Injak Al-Qur'an di Lebak, Dua Terdakwa Dituntut 1,5 Tahun dan 8 Bulan Penjara

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini