Wednesday, October 28, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

PWI Terima Permintaan Maaf Hotman Paris, Laporan Polisi Resmi Dicabut

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
29 July 2026
in Nasional
PWI Terima Permintaan Maaf Hotman Paris, Laporan Polisi Resmi Dicabut

Metapos.id, Jakarta  – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) resmi menarik laporan polisi terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea setelah menerima permintaan maaf yang disampaikan secara langsung. Keputusan tersebut menandai berakhirnya polemik yang sempat mencuat akibat pernyataan Hotman kepada wartawan dalam konferensi pers di Kejaksaan Agung.

Pencabutan laporan dilakukan di Polda Metro Jaya pada Selasa (28/7/2026) malam. Langkah itu merupakan tindak lanjut dari hasil mediasi antara Ketua Umum PWI Akhmad Munir dan Hotman Paris yang berlangsung pada hari yang sama. Dalam pertemuan tersebut, Hotman menyampaikan permohonan maaf secara langsung sekaligus menyatakan tidak akan mengulangi ucapan yang dianggap menyinggung profesi wartawan.

BACA JUGA

BNPB Ingatkan Potensi Hujan Lebat Jelang Akhir 2026

Baru Hari Pertama, Operasi Patuh Jaya Catat 103 Ribu Pelanggaran

Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum PWI Pusat, Anrico Pasaribu, mengatakan permintaan maaf tersebut diterima sebagai bentuk itikad baik. Oleh karena itu, PWI memutuskan menyelesaikan persoalan melalui jalur damai dengan mencabut laporan yang sebelumnya telah diajukan ke kepolisian.

Tahapan selanjutnya terkait penghentian penanganan perkara diserahkan sepenuhnya kepada penyidik Polda Metro Jaya sesuai mekanisme hukum yang berlaku, termasuk melalui pendekatan restorative justice.

Kasus ini bermula ketika Hotman Paris mendampingi mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah dalam konferensi pers di Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung pada 17 Juli 2026. Saat menjawab pertanyaan jurnalis mengenai dugaan kriminalisasi terhadap kliennya, Hotman melontarkan pernyataan yang dinilai merendahkan profesi wartawan.

Pernyataan tersebut memicu kecaman dari sejumlah organisasi pers. PWI kemudian melaporkan Hotman ke Polda Metro Jaya pada 20 Juli 2026 atas dugaan pelanggaran Pasal 242 KUHP tentang penghinaan terhadap golongan.

Meski sebelumnya Hotman telah menyampaikan permintaan maaf melalui media sosial, PWI tetap melanjutkan proses hukum. Namun, setelah kedua pihak mencapai kesepakatan melalui mediasi, laporan polisi akhirnya dicabut dan perselisihan diselesaikan secara damai.

Tags: Febrie AdriansyahHotman ParisMetapos.idpermintaan maafPolda Metro JayaPWIrestorative justice
Previous Post

Debut Xabi Alonso Berakhir Manis, Chelsea Taklukkan Western Sydney 6-4

Next Post

Gempa Magnitudo 7,1 di Jepang Tewaskan 13 Orang, Ribuan Warga Mengungsi

Related Posts

BNPB Ingatkan Potensi Hujan Lebat Jelang Akhir 2026
Nasional

BNPB Ingatkan Potensi Hujan Lebat Jelang Akhir 2026

28 October 2026
Baru Hari Pertama, Operasi Patuh Jaya Catat 103 Ribu Pelanggaran
Nasional

Baru Hari Pertama, Operasi Patuh Jaya Catat 103 Ribu Pelanggaran

27 October 2026
Gus Ipul Sebut Warga Masih Kesulitan Daftar Bansos Digital karena Tiga Faktor
Nasional

Gus Ipul Sebut Warga Masih Kesulitan Daftar Bansos Digital karena Tiga Faktor

27 October 2026
Meutya Hafid Minta Polri Tindak Tegas Judol dan Penjualan Data Pribadi
Nasional

Meutya Hafid Minta Polri Tindak Tegas Judol dan Penjualan Data Pribadi

27 October 2026
Kemnaker Buka Magang Nasional Batch 3 Hari Ini, Siapkan Persyaratannya
Nasional

Kemnaker Buka Magang Nasional Batch 3 Hari Ini, Siapkan Persyaratannya

27 October 2026
Yusril Jelaskan Sikap Prabowo di Tengah Wacana Perubahan Definisi Korupsi
Nasional

Yusril Jelaskan Sikap Prabowo di Tengah Wacana Perubahan Definisi Korupsi

27 October 2026
Next Post
Korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Prefektur Kumamoto, Jepang, bertambah menjadi 13 orang. Tim penyelamat masih mencari korban yang tertimbun reruntuhan.

Gempa Magnitudo 7,1 di Jepang Tewaskan 13 Orang, Ribuan Warga Mengungsi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini