Saturday, September 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Prabowo Beri Peringatan kepada Menteri: Jabatan Ada Batas Waktunya

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
20 July 2026
in Nasional
Prabowo Beri Peringatan kepada Menteri: Jabatan Ada Batas Waktunya

Metapos.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan seluruh menteri, kepala badan, dan pimpinan lembaga di Kabinet Merah Putih bahwa jabatan dan kekuasaan tidak bersifat permanen. Pesan tersebut disampaikan saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Dalam arahannya, Prabowo menegaskan bahwa setiap pemerintahan dan pemimpin memiliki masa pengabdian yang terbatas. Oleh karena itu, ia meminta seluruh anggota kabinet memanfaatkan kepercayaan yang diberikan rakyat dengan bekerja secara maksimal demi kepentingan bangsa.

BACA JUGA

ASABRI Hadir di Timika, Perkuat Literasi Keuangan Prajurit

Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus

“Setiap masa ada pemerintahnya, setiap pemerintah ada masanya, setiap masa ada pemimpinnya, dan setiap pemimpin punya masanya,” kata Prabowo.

Presiden menyampaikan bahwa pemerintah masih dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti peningkatan kesejahteraan guru, penciptaan lapangan kerja, hingga pengentasan kemiskinan ekstrem. Berbagai persoalan tersebut, menurutnya, harus menjadi fokus utama seluruh jajaran pemerintah.

Ia juga menegaskan bahwa amanah dari rakyat harus dijawab melalui kinerja yang nyata serta upaya konkret dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Sidang Kabinet Paripurna kali ini menjadi yang pertama digelar setelah sekitar empat bulan. Sebelumnya, pertemuan serupa terakhir berlangsung pada 13 Maret 2026.

Pada kesempatan yang sama, Prabowo turut menanggapi kritik terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mempertanyakan anggapan bahwa program yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, ibu hamil, dan kelompok rentan dianggap sebagai pemborosan anggaran.

Menurut Prabowo, perhatian publik semestinya juga diarahkan pada persoalan kebocoran ekonomi yang nilainya jauh lebih besar. Ia menilai MBG merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang lebih sehat dan berkualitas.

Sidang Kabinet Paripurna dihadiri para menteri, wakil menteri, utusan khusus presiden, serta kepala lembaga. Agenda tersebut menjadi forum evaluasi pelaksanaan program pemerintah sekaligus membahas percepatan realisasi berbagai program prioritas nasional.

Tags: Istana KepresidenanKabinet merah putihMakan Bergizi GratisMBGMetapos.idPemerintah IndonesiaPrabowo SubiantoSidang Kabinet
Previous Post

Argentina Libur Nasional Usai Gagal Juara Piala Dunia 2026, Ini Alasan Presiden Milei

Next Post

Lebih dari 1.200 WNI Berhasil Dipulangkan dari Sindikat Online Scam Myanmar

Related Posts

ASABRI hadir di Timika, Papua Tengah, untuk memberikan edukasi manfaat program sekaligus literasi keuangan bagi prajurit TNI.
Nasional

ASABRI Hadir di Timika, Perkuat Literasi Keuangan Prajurit

4 September 2026
Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus
Nasional

Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus

4 September 2026
BGN Dapat Anggaran Rp240 T, Ke Mana Dana Akan Mengalir?
Nasional

BGN Dapat Anggaran Rp240 T, Ke Mana Dana Akan Mengalir?

4 September 2026
Usai Makan MBG, 256 Siswa SMPN Jombang Diduga Keracunan
Nasional

Usai Makan MBG, 256 Siswa SMPN Jombang Diduga Keracunan

4 September 2026
Magang Nasional 2026 Kembali Dibuka, Siapkan 50 Ribu Kuota
Nasional

Magang Nasional 2026 Kembali Dibuka, Siapkan 50 Ribu Kuota

4 September 2026
Kemensos menjelaskan penyebab perubahan desil DTSEN yang sempat signifikan setelah masuknya 12 juta data baru dari BKKBN.
Nasional

Kemensos Ungkap Penyebab Desil DTSEN Berubah

4 September 2026
Next Post
Rodri Ukir Kisah Inspiratif usai Bawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Lebih dari 1.200 WNI Berhasil Dipulangkan dari Sindikat Online Scam Myanmar

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini