Wednesday, September 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Timur Tengah Kembali Bergejolak, AS Hantam Wilayah Strategis Iran

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
17 July 2026
in Internasional
Timur Tengah Kembali Bergejolak, AS Hantam Wilayah Strategis Iran

Metapos.id, Jakarta – Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali meningkat setelah sejumlah media Iran melaporkan adanya serangan yang menghantam wilayah di sekitar Pulau Qeshm, dekat Selat Hormuz, pada Kamis (16/7/2026) malam waktu setempat.

Kantor berita Fars menyebut serangan rudal tersebut terjadi di sekitar Pulau Qeshm dengan mengutip keterangan otoritas setempat. Sementara itu, kantor berita Tasnim melaporkan korespondensinya melihat proyektil menghantam kawasan di sekitar pulau tersebut.

BACA JUGA

Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz

Raja Harald V Norwegia Meninggal Dunia

Selain Pulau Qeshm, televisi pemerintah Iran juga melaporkan bahwa Kota Bandar Abbas menjadi sasaran serangan yang disebut sebagai agresi militer Amerika Serikat.

Meningkatnya eskalasi ini terjadi sekitar satu bulan setelah tercapainya kesepakatan awal yang bertujuan meredakan konflik antara kedua negara. Namun, situasi kembali memanas menyusul ancaman saling serang yang terus dilontarkan kedua belah pihak.

Sebelumnya, Iran memperingatkan akan menargetkan berbagai infrastruktur strategis di kawasan apabila Washington melanjutkan serangan terhadap fasilitas penting di wilayah Iran.

Selat Hormuz sendiri merupakan salah satu jalur pelayaran paling vital di dunia karena menjadi lintasan utama ekspor minyak dari kawasan Teluk. Setiap peningkatan konflik di wilayah tersebut berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan dan ekonomi global.

Tags: Amerika SerikatBandar AbbasIrankonflik militerMetapos.idPulau QeshmSelat Hormuzserangan rudalTimur Tengah
Previous Post

ASABRI Permudah Layanan Pensiun bagi Warakawuri dan Purnawirawan di Jailolo

Next Post

Populasi Meledak, Ikan Sapu-Sapu Sulit Diberantas dari Perairan Asia Tenggara

Related Posts

Donald Trump
Internasional

Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz

29 August 2026
Raja Norwegia Harald V meninggal dunia di usia 89 tahun setelah sempat berada dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan di rumah sakit.
Internasional

Raja Harald V Norwegia Meninggal Dunia

28 August 2026
Trump Bicara Ancaman Rusia: Putin Tak Akan Serang NATO
Internasional

Trump Bicara Ancaman Rusia: Putin Tak Akan Serang NATO

28 August 2026
Pangeran Harry
Internasional

Harry dan Meghan Kembali ke Inggris

28 August 2026
Alternative for Germany (AfD)
Internasional

AfD Usul Larangan Jilbab Anak di Jerman, Dewan Islam Mengecam

27 August 2026
Mojtaba Khamenei
Internasional

Trump Yakin Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Masih Hidup

27 August 2026
Next Post
Populasi Meledak, Ikan Sapu-Sapu Sulit Diberantas dari Perairan Asia Tenggara

Populasi Meledak, Ikan Sapu-Sapu Sulit Diberantas dari Perairan Asia Tenggara

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini