Thursday, August 27, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Susu Sapi atau Plant-Based? Kenali Kandungan Gizi dan Manfaatnya

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
13 July 2026
in Lifestyle & Health
Merasa Hampa di Puncak Karier, Yuri SNSD Pilih Pindah ke Jeju

Metapos.id, Jakarta – Susu sapi dan susu nabati sama-sama menjadi pilihan minuman yang populer, tetapi keduanya memiliki kandungan nutrisi yang berbeda. Para ahli menilai tidak ada satu jenis susu yang paling baik untuk semua orang karena kebutuhan gizi setiap individu tidak sama.

Susu sapi dikenal sebagai sumber protein lengkap yang mengandung seluruh asam amino esensial. Selain itu, minuman ini juga kaya akan kalsium, vitamin B12, fosfor, dan yodium yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang serta fungsi tubuh lainnya.

BACA JUGA

Andrew Garfield Ingin Tinggalkan Sorotan Hollywood

Robert Downey Jr. Kembali ke Marvel, Jadi Doctor Doom

Di sisi lain, susu nabati seperti susu kedelai, oat, almond, atau kacang polong umumnya dipilih oleh mereka yang memiliki intoleransi laktosa, alergi susu sapi, atau menjalani pola makan vegan. Namun, kandungan protein dan zat gizinya dapat sangat bervariasi tergantung jenis bahan baku dan proses fortifikasi.

Menurut para ahli, susu kedelai menjadi salah satu alternatif nabati yang memiliki profil protein paling mendekati susu sapi. Sementara itu, susu almond dan oat cenderung mengandung protein lebih rendah, meski tetap dapat menjadi pilihan sesuai kebutuhan dan preferensi masing-masing.

Selain kandungan gizi, konsumen juga disarankan memperhatikan komposisi pada label kemasan. Beberapa produk susu nabati mengandung tambahan gula dalam jumlah cukup tinggi sehingga dapat meningkatkan asupan kalori apabila dikonsumsi secara berlebihan.

Para pakar menekankan bahwa kualitas pola makan secara keseluruhan jauh lebih penting dibanding hanya berfokus pada satu jenis minuman. Kebutuhan protein, kalsium, dan vitamin tetap dapat dipenuhi dari berbagai sumber makanan lain apabila pola makan disusun secara seimbang.

Bagi anak-anak yang sedang tumbuh, ibu hamil, maupun lansia, pemilihan jenis susu sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan kebutuhan nutrisi masing-masing. Konsultasi dengan dokter atau ahli gizi dapat membantu menentukan pilihan yang paling tepat.

Pada akhirnya, baik susu sapi maupun susu nabati memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Memahami kandungan nutrisi, tujuan konsumsi, serta kondisi kesehatan pribadi menjadi kunci agar manfaat yang diperoleh dapat lebih optimal.

Tags: HeadlinekalsiumKesehatanMetapos.idnutrisi susuplant-based milkProteinsusu nabatisusu sapi
Previous Post

Kronologi Ledakan di Tasikmalaya, Perselisihan Pedagang Berujung Densus 88 Turun Tangan

Next Post

Tugu Insurance Raih GCG Awards 2026 Berkat Tata Kelola dan Manajemen Risiko

Related Posts

Andrew Garfield Ingin Tinggalkan Sorotan Hollywood
Lifestyle & Health

Andrew Garfield Ingin Tinggalkan Sorotan Hollywood

27 August 2026
Robert Downey Jr, Doctor Doom, Avengers Doomsday, Marvel, MCU, Tony Stark, Iron Man, Avengers Endgame
Lifestyle & Health

Robert Downey Jr. Kembali ke Marvel, Jadi Doctor Doom

27 August 2026
Sidang Ardhito Pramono dan Sony Ditunda
Lifestyle & Health

Sidang Ardhito Pramono dan Sony Ditunda

27 August 2026
The Trauma Code Season 2 Mulai Syuting Oktober
Lifestyle & Health

The Trauma Code Season 2 Mulai Syuting Oktober

27 August 2026
Jakarta Tak Masuk Daftar Tur Bruno Mars 2027
Lifestyle & Health

Jakarta Tak Masuk Daftar Tur Bruno Mars 2027

27 August 2026
Banjir bandang di Nepal terjadi tanpa hujan deras. Ilmuwan menduga longsoran batu dan es menjadi pemicu utama bencana dahsyat tersebut. (Foto: X/MarioNawfal)
Lifestyle & Health

Banjir Bandang Nepal Terjadi Tanpa Hujan, Ini Pemicu Utamanya

27 August 2026
Next Post
Tugu Insurance Raih GCG Awards 2026 Berkat Tata Kelola dan Manajemen Risiko

Tugu Insurance Raih GCG Awards 2026 Berkat Tata Kelola dan Manajemen Risiko

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini