Sunday, October 11, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Takeda Gandeng Pemerintah RI Bangun Industri Plasma dan Obat Derivat Plasma

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
13 July 2026
in Ekbis
Takeda Gandeng Pemerintah RI Bangun Industri Plasma dan Obat Derivat Plasma

Metapos.id, Jakarta – Takeda bersama Pemerintah Indonesia mengumumkan kemitraan strategis untuk memperkuat ketahanan kesehatan nasional melalui pengembangan ekosistem produk obat derivat plasma (PODP). Sebagai bagian dari kerja sama tersebut, Takeda akan menginvestasikan hingga USD30 juta atau sekitar Rp539 miliar pada tahap awal untuk membangun infrastruktur industri plasma di Indonesia.

Kemitraan ini melibatkan Kementerian Kesehatan, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, serta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Dalam kerja sama tersebut, Kementerian Kesehatan menetapkan Takeda sebagai industri farmasi yang dapat menyelenggarakan fraksionasi plasma secara bertahap untuk memproduksi PODP.

BACA JUGA

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam membangun industri kesehatan yang lebih kuat. Menurutnya, kemitraan dengan Takeda diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap pengobatan penting sekaligus memperkuat sistem kesehatan nasional.

“Inisiatif ini mencerminkan komitmen Pemerintah Indonesia untuk membangun industri strategis di sektor kesehatan dan memastikan masyarakat memiliki akses yang lebih baik terhadap pengobatan penting dan inovatif,” ujar Budi Gunadi Sadikin.

Pada tahap awal, Takeda akan membangun sejumlah bank plasma dalam kurun waktu dua tahun. Hasil pengembangan tersebut akan menjadi dasar evaluasi sebelum diperluas menjadi jaringan bank plasma nasional yang terintegrasi.

Selain pembangunan bank plasma, Takeda juga akan mengkaji peluang membangun fasilitas manufaktur produk obat derivat plasma berteknologi tinggi di Indonesia. Fasilitas tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok biofarmasi global.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani menilai investasi ini tidak hanya menghadirkan modal baru, tetapi juga membuka peluang transfer teknologi, pengembangan sumber daya manusia, dan penciptaan lapangan kerja berketerampilan tinggi. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan upaya menjadikan Indonesia sebagai pusat inovasi kesehatan di kawasan.

Bank plasma pertama ditargetkan mulai beroperasi pada 2027 dan akan menjadi bagian dari jaringan BioLife milik Takeda. Melalui kemitraan jangka panjang ini, pemerintah dan Takeda berharap ketersediaan produk obat derivat plasma di Indonesia semakin terjamin sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

Tags: biofarmasiBudi Gunadi SadikinHeadlineinvestasi kesehatanKementerian kesehatanMetapos.idobat derivat plasmaplasmaRosan RoeslaniTakeda
Previous Post

AS Kembali Desak Kuba Ubah Arah Politik di Tengah Ketegangan

Next Post

Venezuela Perbarui Data Gempa, Korban Tewas Tembus 4.333 Orang

Related Posts

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham
Ekbis

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

9 October 2026
GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global
Ekbis

GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global

9 October 2026
Penjualan kendaraan BBM di Australia turun 36,2 persen pada September 2026, sementara mobil listrik dan plug-in hybrid mencatat pertumbuhan pesat.
Ekbis

Mobil Listrik Makin Laris, Kendaraan BBM Australia Turun

9 October 2026
OJK Ungkap Dugaan Pidana Perbankan di Mandiri Taspen Purwokerto
Ekbis

OJK Ungkap Dugaan Pidana Perbankan di Mandiri Taspen Purwokerto

8 October 2026
Sejumlah miliarder dunia ternyata tidak menyelesaikan pendidikan tinggi, tetapi berhasil membangun bisnis dengan kekayaan hingga ribuan triliun rupiah.
Ekbis

Putus Kuliah, 10 Miliarder Ini Tajir Melintir

8 October 2026
PT Sepatu Bata Tbk (BATA)
Ekbis

Penjualan Merosot, Presiden Direktur Bata Ajukan Pengunduran Diri

2 October 2026
Next Post

Venezuela Perbarui Data Gempa, Korban Tewas Tembus 4.333 Orang

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini