Friday, August 14, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

AS Kembali Desak Kuba Ubah Arah Politik di Tengah Ketegangan

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
13 July 2026
in Internasional
Takeda Gandeng Pemerintah RI Bangun Industri Plasma dan Obat Derivat Plasma

Metapos.id, Jakarta – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, mendesak pemerintah Kuba segera mengubah arah politiknya melalui reformasi yang nyata. Ia menilai langkah tersebut perlu dilakukan sesegera mungkin demi menciptakan perdamaian, kemakmuran, dan masa depan yang lebih baik bagi rakyat Kuba.  

Pernyataan itu disampaikan Rubio dalam rangka memperingati demonstrasi besar yang terjadi di Kuba pada 11 Juli 2021. Aksi tersebut menjadi salah satu gelombang protes terbesar terhadap pemerintah Kuba dalam beberapa dekade terakhir.  

BACA JUGA

Karoline Leavitt Tinggalkan Jabatan Sekretaris Pers Gedung Putih Akhir Agustus

Hindari Ancaman Pembunuhan, Trump Diam-diam Beralih ke Pesawat Air Force One Lama

“Para pemimpin Kuba harus memilih untuk berkomitmen pada reformasi nyata, perdamaian, dan kemakmuran. Segera lakukan ini sebelum terlambat,” kata Rubio. Ia tidak menjelaskan langkah lanjutan yang akan diambil apabila pemerintah Kuba menolak seruan tersebut.  

Rubio menegaskan bahwa Amerika Serikat akan terus menggunakan berbagai instrumen yang dimiliki untuk menghadapi ancaman terhadap keamanan nasional yang menurut Washington berasal dari rezim komunis Kuba. Kebijakan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya mendorong perubahan politik dan ekonomi di negara tersebut.  

Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintahan Amerika Serikat juga meningkatkan tekanan melalui berbagai kebijakan sanksi terhadap Kuba. Langkah tersebut dinilai memperburuk krisis ekonomi yang tengah dihadapi negara kepulauan di kawasan Karibia itu.  

Sebelumnya, Presiden Donald Trump menandatangani kebijakan yang memungkinkan pengenaan tarif terhadap impor dari negara-negara pemasok minyak ke Kuba. Pemerintah AS juga menyatakan keadaan darurat terkait dugaan ancaman keamanan nasional yang dikaitkan dengan Kuba.  

Hubungan antara Amerika Serikat dan Kuba memang telah lama diwarnai ketegangan, terutama terkait isu demokrasi, hak asasi manusia, dan kebijakan ekonomi. Embargo ekonomi yang diberlakukan Washington selama puluhan tahun juga masih menjadi salah satu sumber perselisihan kedua negara.  

Hingga kini, pemerintah Kuba belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan terbaru Marco Rubio. Situasi tersebut diperkirakan akan terus menjadi perhatian di tengah hubungan bilateral kedua negara yang masih diliputi ketegangan.  

Tags: Amerika SerikatDonald TrumpHeadlinehubungan AS-KubaKubaMarco RubioMetapos.idreformasi politik Kubasanksi AS
Previous Post

Marc Marquez Menangi MotoGP Jerman 2026, Perburuan Gelar Dunia Belum Usai

Next Post

Takeda Gandeng Pemerintah RI Bangun Industri Plasma dan Obat Derivat Plasma

Related Posts

Karoline Leavitt
Internasional

Karoline Leavitt Tinggalkan Jabatan Sekretaris Pers Gedung Putih Akhir Agustus

13 August 2026
Timnas Belanda Punya Pelatih Baru, Xavi Hernandez Siap Bangun Era hingga 2030
Internasional

Hindari Ancaman Pembunuhan, Trump Diam-diam Beralih ke Pesawat Air Force One Lama

13 August 2026
Barat Berencana Sita Kapal Rusia, Putin Keluarkan Peringatan Keras
Internasional

Barat Berencana Sita Kapal Rusia, Putin Keluarkan Peringatan Keras

13 August 2026
Raja Charles III
Internasional

Raja Charles Dikabarkan Meninggal 3 Kali di Radio, Ofcom Temukan Pelanggaran Siaran

12 August 2026
Gempa Kolombia
Internasional

Gempa Dahsyat Kolombia Tewaskan 224 Orang, Tim SAR Masih Cari Korban Selamat

12 August 2026
Bezzecchi Siap Hadapi Ancaman Marc Marquez di MotoGP Aragon 2026
Internasional

Mantan Presiden Suriah Bashar al-Assad Dijatuhi Hukuman Mati Secara In Absentia

12 August 2026
Next Post
Takeda Gandeng Pemerintah RI Bangun Industri Plasma dan Obat Derivat Plasma

Takeda Gandeng Pemerintah RI Bangun Industri Plasma dan Obat Derivat Plasma

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini