Metapos.id, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih menggodok rencana penyesuaian tarif Transjakarta. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan keputusan terkait besaran tarif baru akan diumumkan setelah seluruh proses pembahasan selesai.
Pramono menjelaskan usulan dari Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) mengenai tarif Transjakarta sebesar Rp5.000 telah diterima pemerintah daerah. Saat ini, usulan tersebut tengah dibahas bersama DPRD DKI Jakarta sebelum ditetapkan menjadi kebijakan.
Ia mengatakan pembahasan tidak hanya menyangkut tarif Transjakarta, tetapi juga layanan Transjabodetabek menuju bandara yang sebelumnya ditargetkan diumumkan dalam kurun waktu tiga bulan.
“Kami akan menuntaskan pembahasannya secepat mungkin agar masyarakat segera mendapatkan kepastian, terutama terkait layanan Transjabodetabek ke bandara,” kata Pramono usai meresmikan Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang di Jakarta Selatan, Selasa (7/7).
Pramono mengakui proses penetapan tarif berjalan lebih lama dari jadwal yang telah direncanakan. Oleh sebab itu, Pemprov DKI bersama DPRD kini mempercepat pembahasan agar keputusan dapat segera diberlakukan.
Sebagai informasi, DTKJ sebelumnya mengusulkan tarif tunggal Transjakarta sebesar Rp5.000, sedangkan tarif layanan Transjabodetabek diusulkan sebesar Rp10.000 sebagai bagian dari penyempurnaan kebijakan transportasi publik di kawasan Jabodetabek.







