Friday, August 21, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Desak Made Raih Emas Dunia, Curhat Soal Minim Dukungan Pemerintah

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
6 July 2026
in Nasional
Desak Made Raih Emas Dunia, Curhat Soal Minim Dukungan Pemerintah

Metapos.id, Jakarta – Atlet panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, membagikan kisah di balik keberhasilannya merebut medali emas nomor speed putri pada ajang World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia. Di balik pencapaian tersebut, ia mengungkap bahwa tim Indonesia sempat menghadapi kendala terkait dukungan sebelum bertolak ke arena pertandingan.

Usai memastikan diri naik ke podium tertinggi, Desak mengaku sangat bahagia atas hasil yang diraihnya. Atlet asal Bali itu mengatakan medali emas kali ini menjadi pencapaian yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

BACA JUGA

12.880 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla Kalimantan

OC Kaligis Buka Suara soal Dapur SPPG Nanik

“Saya sangat senang. Ini kedua kalinya saya meraih medali emas. Saya tidak pernah membayangkan bisa mencapainya. Terima kasih kepada tim, pelatih, dan seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Desak.

Di tengah euforia kemenangan, Desak juga menyinggung persoalan yang sempat dialami tim selama masa persiapan. Menurutnya, dukungan yang diterima sebelum keberangkatan menuju Krakow masih belum maksimal.

“Sebelum datang ke Krakow, kami memiliki masalah karena pemerintah tidak mendukung kami. Saya berharap ke depan pemerintah bisa terus memberikan dukungan untuk kompetisi berikutnya,” tuturnya.

Pernyataan tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial setelah cuplikan wawancaranya beredar luas. Sejumlah warganet menilai pengakuan Desak menjadi gambaran bahwa atlet berprestasi masih menghadapi tantangan dalam memperoleh dukungan selama proses persiapan menuju kompetisi internasional.

Pengunggah video, Dzikry Al Ghazaly, menyayangkan kondisi tersebut. Menurutnya, atlet yang telah menunjukkan kemampuan meraih prestasi di tingkat dunia seharusnya mendapatkan perhatian dan dukungan sejak awal, bukan hanya setelah berhasil membawa pulang medali.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan pendanaan, fasilitas latihan, serta dukungan logistik bagi cabang olahraga panjat tebing yang telah berulang kali mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia.

Dzikry berharap pemerintah dapat memperkuat pembinaan atlet sejak tahap persiapan agar semakin banyak atlet Indonesia yang mampu mencetak prestasi di berbagai kejuaraan internasional.

Tags: atlet IndonesiaDesak Made Rita Kusuma DewiKemenporaMedali emasMetapos.idPanjat Tebing IndonesiaWorld Climbing Series Krakow 2026
Previous Post

Home Credit Hadir di Jakarta Fair 2026, Tawarkan Pembiayaan Tanpa Kartu Kredit

Next Post

Hasil 16 Besar Piala Dunia 2026: Belgia Singkirkan Amerika Serikat 4-1

Related Posts

Pemerintah mengerahkan 12.880 personel gabungan untuk menangani karhutla di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan (Foto/Kemenhut)
Nasional

12.880 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla Kalimantan

21 August 2026
OC Kaligis Buka Suara soal Dapur SPPG Nanik
Nasional

OC Kaligis Buka Suara soal Dapur SPPG Nanik

21 August 2026
Dugaan Febrie Terima Uang dan Emas Batangan Terungkap
Nasional

Dugaan Febrie Terima Uang dan Emas Batangan Terungkap

21 August 2026
BMKG Beri Kabar Terbaru soal Musim Hujan 2026
Nasional

BMKG Beri Kabar Terbaru soal Musim Hujan 2026

20 August 2026
BNN menyita 2,6 ton liquid methamphetamine dari kapal MV Ocean Porter berbendera Tanzania di perairan Bengkalis, Riau.
Nasional

Sabu Cair 2,6 Ton Disita BNN

20 August 2026
kabut asap, karhutla Kalimantan, Malaysia, Sarawak, sekolah ditutup, kualitas udara
Nasional

kabut asap, karhutla Kalimantan, Malaysia, Sarawak, sekolah ditutup, kualitas udara

20 August 2026
Next Post
Hasil 16 Besar Piala Dunia 2026: Belgia Singkirkan Amerika Serikat 4-1

Hasil 16 Besar Piala Dunia 2026: Belgia Singkirkan Amerika Serikat 4-1

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini