Tuesday, September 22, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Andi Gani Sebut Potensi PHK 55 Ribu Buruh di Bekasi, Soroti Lonjakan Harga Gas

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
23 June 2026
in Nasional
Andi Gani Sebut Potensi PHK 55 Ribu Buruh di Bekasi, Soroti Lonjakan Harga Gas

Metapos.id, Jakarta — Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, mengingatkan adanya potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dapat berdampak pada sekitar 55 ribu buruh di Bekasi.

Andi Gani menilai kondisi tersebut dipicu oleh kenaikan harga gas industri yang mulai menekan biaya operasional perusahaan.

BACA JUGA

20 Pelat Baja JPO Bulungan Raib, Diduga Dicuri Malam Hari

ASABRI Dukung Pendidikan 28 Anak Peserta

Ia menyampaikan pernyataan itu saat menghadiri Rakernas KSPI 2026 di Jakarta. Dalam agenda tersebut, Andi Gani juga menyampaikan kondisi terkini sektor industri kepada Wakil Ketua DPR RI.

Selain itu, ia menyebut sejumlah perusahaan di sektor keramik mulai menghadapi tekanan produksi. Beberapa perusahaan bahkan disebut telah menghentikan kegiatan operasional.

Karena itu, Andi Gani memperkirakan risiko PHK dapat meningkat apabila belum ada kepastian mengenai kebijakan harga gas.

Sementara itu, ia mengatakan telah membawa persoalan tersebut ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Menurutnya, pemerintah sebelumnya berencana mengambil keputusan terkait harga gas dalam waktu dekat.

Di sisi lain, Andi Gani meminta dukungan DPR untuk mempercepat penyelesaian persoalan tersebut. Ia menilai dampak kenaikan harga gas berpotensi meluas ke berbagai sektor industri.

Selain itu, ia menegaskan bahwa industri yang bergantung pada pasokan gas juga dapat menghadapi tantangan serupa apabila kondisi terus berlangsung.

Meski demikian, Andi Gani berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah agar kegiatan industri tetap berjalan dan kesempatan kerja tetap terjaga.

Tags: Andi Gani Nena WeaBekasiburuh Indonesiaharga gas industriindustri keramikKSPSIMetapos.idPHK
Previous Post

Studi Ilmuwan Jerman Bongkar Cara Kerja Praktik Dukun di Indonesia

Next Post

BMoney Rayakan Usia ke-5, Kelola Dana Investasi Tembus Rp6 Triliun

Related Posts

20 Pelat Baja JPO Bulungan Raib, Diduga Dicuri Malam Hari
Nasional

20 Pelat Baja JPO Bulungan Raib, Diduga Dicuri Malam Hari

22 September 2026
ASABRI menyalurkan dukungan pendidikan Rp98 juta kepada 28 anak peserta berprestasi melalui Program GENERASI 2026.
Nasional

ASABRI Dukung Pendidikan 28 Anak Peserta

22 September 2026
Sidang Gugatan Syarat Gibran, MK Keluarkan Aturan Baru
Nasional

Sidang Gugatan Syarat Gibran, MK Keluarkan Aturan Baru

22 September 2026
Musim Hujan Diprediksi Mulai November 2026, Ini Kata BMKG
Nasional

Musim Hujan Diprediksi Mulai November 2026, Ini Kata BMKG

22 September 2026
Threshold Baru Pilpres 2029, Mimpi Anies hingga Gibran Bisa Terkendala
Nasional

Threshold Baru Pilpres 2029, Mimpi Anies hingga Gibran Bisa Terkendala

22 September 2026
Update KM Virgo: 34 Penyelam Dikerahkan Cari 120 Penumpang
Nasional

Update KM Virgo: 34 Penyelam Dikerahkan Cari 120 Penumpang

22 September 2026
Next Post
BMoney Rayakan Usia ke-5, Kelola Dana Investasi Tembus Rp6 Triliun

BMoney Rayakan Usia ke-5, Kelola Dana Investasi Tembus Rp6 Triliun

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini