Tuesday, September 8, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

AS Jadi Penyumbang Terbesar dalam Rekor Belanja Senjata Nuklir Global

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
9 June 2026
in Internasional
AS Jadi Penyumbang Terbesar dalam Rekor Belanja Senjata Nuklir Global

Metapos.id, Jakarta – Belanja senjata nuklir dunia mencapai rekor tertinggi sepanjang pemantauan yang dilakukan International Campaign to Abolish Nuclear Weapons (ICAN). Pada 2025, sembilan negara pemilik senjata nuklir menghabiskan sekitar US$119 miliar untuk mengembangkan dan memelihara arsenal nuklir mereka.  

Jumlah tersebut meningkat sekitar 19 persen dibandingkan tahun sebelumnya atau bertambah sekitar US$16,8 miliar. Kenaikan ini menjadi yang terbesar sejak ICAN mulai melacak pengeluaran senjata nuklir global pada 2020.  

BACA JUGA

Menara Eiffel Mendadak Tutup, Ini Penyebabnya

Hijab Dilarang di Sekolah, Negara Ini Ungkap Alasannya

Amerika Serikat menjadi negara dengan pengeluaran terbesar untuk persenjataan nuklir. Sepanjang 2025, Washington mengalokasikan sekitar US$69,2 miliar, atau lebih besar dibandingkan total gabungan pengeluaran seluruh negara nuklir lainnya.  

Selain menjadi negara dengan belanja terbesar, Amerika Serikat juga mencatat kenaikan tahunan tertinggi. Pengeluaran nuklir negara tersebut meningkat sekitar 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya.  

China menempati posisi kedua dengan pengeluaran sekitar US$13,5 miliar. Sementara itu, Inggris berada di urutan ketiga setelah meningkatkan anggaran nuklirnya menjadi sekitar US$12,6 miliar dan melampaui Rusia yang menghabiskan sekitar US$9,5 miliar.  

Laporan ICAN mencakup sembilan negara yang diketahui memiliki senjata nuklir, yaitu Amerika Serikat, Rusia, China, Inggris, Prancis, India, Pakistan, Israel, dan Korea Utara. Kesembilan negara tersebut terus melakukan modernisasi serta pengembangan sistem persenjataan nuklir mereka.  

ICAN memperingatkan bahwa dunia saat ini menghadapi potensi perlombaan senjata nuklir baru. Sejumlah negara bahkan telah menyiapkan proyeksi anggaran bernilai puluhan miliar hingga lebih dari satu triliun dolar untuk mempertahankan kemampuan nuklir mereka dalam beberapa dekade mendatang.  

Menurut laporan tersebut, berbagai sistem senjata nuklir yang saat ini dikembangkan diperkirakan masih akan beroperasi hingga pertengahan abad ini atau bahkan lebih lama. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa investasi besar terhadap persenjataan nuklir masih menjadi bagian penting dari strategi pertahanan sejumlah negara besar dunia.  

Tags: Amerika Serikatbelanja militerChinaHeadlineICANMetapos.idnuklir duniaperlombaan senjatasenjata nuklir
Previous Post

Pulih dari Cedera, Messi Siap Perkuat Argentina Hadapi Islandia

Next Post

WWDC 2026: Siri AI Hadir dengan Kemampuan Baru Berbasis Apple Intelligence

Related Posts

Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Penerbangan dialihkan ke enam bandara alternatif.
Internasional

Menara Eiffel Mendadak Tutup, Ini Penyebabnya

8 September 2026
Hijab Dilarang di Sekolah, Negara Ini Ungkap Alasannya
Internasional

Hijab Dilarang di Sekolah, Negara Ini Ungkap Alasannya

8 September 2026
Donald Trump
Internasional

Trump Sebut AS Bisa Serang Gunung Pickaxe

5 September 2026
TOEFL, GRE, Iran, Amerika Serikat, sanksi AS, pelajar Iran, ETS, pendidikan Iran
Internasional

AS Hentikan TOEFL dan GRE di Iran, Pelajar Terdampak

4 September 2026
Konglomerat Jerman Klaus-Michael Kühne meninggal pada usia 89 tahun dengan kekayaan sekitar Rp867 triliun yang telah dipersiapkan untuk Kühne Foundation. (Foto/Kuehne+Nagel)
Internasional

Klaus-Michael Kühne Wafat, Harta Beralih ke Yayasan

3 September 2026
Singapura menyiapkan lebih dari 300 pusat pendingin untuk melindungi masyarakat dari gelombang panas dan suhu ekstrem yang berpotensi terjadi.
Internasional

Singapura Siapkan 300 Pusat Pendingin Hadapi Gelombang Panas

2 September 2026
Next Post
AS Jadi Penyumbang Terbesar dalam Rekor Belanja Senjata Nuklir Global

WWDC 2026: Siri AI Hadir dengan Kemampuan Baru Berbasis Apple Intelligence

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini