Saturday, September 12, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

APBN 2023 Diarahkan untuk Pacu Produktivitas dan Hadapi Ancaman Global

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
28 September 2022
in Ekbis
Surplus APBN Sampai Juli Masih Rp106 Triliun

JAKARTA,Metapos.id – Pemerintah melalui DPR disebutkan telah mencapai kesepakatan atas postur Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2023.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyatakan bahwa kesepakatan itu berdasarkan hasil pengambilan keputusan rapat Badan Anggaran (Banggar) DPR untuk dilanjutkan ke pembicaraan tingkat II.

BACA JUGA

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan

“Pemerintah bersama dengan DPR juga bersepakat menetapkan Undang-Undang APBN 2023 diarahkan untuk meningkatkan produktivitas nasional dan menjaga keberlanjutan keuangan negara agar semakin kuat menghadapi guncangan di tengah ketidakpastian perekonomian global dengan tetap mengoptimalkan peran APBN sebagai instrumen untuk melindungi seluruh masyarakat,” ujarnya dikutip Rabu 28 September.

Menurut Menkeu, APBN 2023 tetap menjadi instrumen yang bisa diandalkan dalam menahan berbagai shock yang terjadi.

“Kita harus dapat terus melindungi rakyat dari sisi daya beli serta melindungi perekonomian agar tetap bisa menjaga momentum pemulihan. Namun di dalam menjalankan tugas melindungi rakyat dan melindungi ekonomi, APBN tetap juga harus dijaga kesehatan dan keberlanjutannya,” tutur dia.

Dalam kesempatan tersebut, Menkeu juga mengatakan bahwa DPR bersama pemerintah telah menyepakati pelaksanaan konsolidasi fiskal pada tahun depan di bawah 3 persen, tepatnya sebesar 2,84 persen.

Bendahara negara menilai, keputusan untuk melakukan konsolidasi fiskal ini merupakan langkah yang antisipatif dan strategis. Selain itu, pemerintah akan sangat waspada terhadap pengelolaan defisit dan pembiayaan utang tersebut.

“Dengan kenaikan suku bunga dan juga gejolak sektor keuangan serta nilai tukar, maka defisit yang lebih rendah memberikan potensi keamanan bagi APBN dan perekonomian kita,” kata dia.

Sementara itu dari sisi postur APBN, pendapatan negara diproyeksikan akan mencapai Rp2.463 triliun. Jumlah itu merupakan angka yang mungkin dianggap aman jika dilihat dari realisasi penerimaan tahun ini.

Namun di sisi lain, harus ada mekanisme untuk mengamankan pendapatan negara baik dari sisi pajak, bea keluar, dan penerimaan negara bukan pajak apabila gejolak komoditas menyebabkan harga komoditas tidak setinggi yang diasumsikan.

Sedangkan untuk belanja negara mencapai Rp3.061,2 triliun dengan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, mendukung persiapan tahapan pemilu, pembangunan Ibu Kota Negara, dan penyelesaian proyek infrastruktur strategis yang bermanfaat bagi masyarakat dan perekonomian.

“Menyadari bahwa dinamika global masih akan berlangsung, kami dengan rendah hati memohon kepada DPR untuk terus menjaga hubungan baik, agar kami bersama-sama mampu terus menjaga APBN sebagai instrumen yang sangat penting di dalam menjaga masyarakat dan perekonomian. Fleksibilitas APBN tetap diperlukan namun tetap akuntabel,” tutup Menkeu Sri Mulyani.

Tags: APBNMenkeuMetapos.idSri Mulyani
Previous Post

Strategi Atur Keuangan Pasca Kenaikan Harga BBM

Next Post

Dirut BBTN Tokoh Pembiayaan Rumah Rakyat

Related Posts

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen
Ekbis

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

11 September 2026
Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan
Ekbis

Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan

11 September 2026
MSIG Life mencatat laba bersih Rp181 miliar pada semester I 2026, tumbuh 69% secara tahunan, ditopang pengelolaan biaya dan produktivitas.
Ekbis

MSIG Life Catat Laba Rp181 Miliar

10 September 2026
Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk
Ekbis

Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk

10 September 2026
200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol
Ekbis

200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol

10 September 2026
Bagus Wahyu Trianto Dorong SMKN 71 Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri
Ekbis

Bagus Wahyu Trianto Dorong SMKN 71 Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri

9 September 2026
Next Post
Dirut BBTN Tokoh Pembiayaan Rumah Rakyat

Dirut BBTN Tokoh Pembiayaan Rumah Rakyat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini