Metapos.id, Jakarta – Pasar Modal Indonesia menggelar kegiatan donor darah dan edukasi talasemia. Program ini merupakan bagian dari peringatan HUT ke-48 pasar modal Indonesia.
Kegiatan diselenggarakan oleh Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari Bursa Efek Indonesia, Kliring Penjaminan Efek Indonesia, dan Kustodian Sentral Efek Indonesia.
Acara berlangsung di Main Hall BEI, Jakarta, pada Senin (4/5). Kegiatan ini bekerja sama dengan RSUP Fatmawati.
Program ini menggabungkan aksi donor darah dengan edukasi mengenai talasemia. Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus mendorong budaya donor darah rutin.
Direktur KPEI, Antonius Herman Azwar, membuka acara tersebut. Ia menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga ketersediaan darah.
“Kami berharap donor darah tidak hanya dilakukan hari ini, tetapi menjadi kebiasaan berkelanjutan,” ujarnya. Hal ini penting untuk membantu pasien talasemia yang membutuhkan transfusi rutin.
Kegiatan juga diisi edukasi oleh tenaga medis serta talk show bersama penyintas. Selain itu, peserta mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Sebanyak 241 kantong darah berhasil dikumpulkan dalam kegiatan ini. Ke depan, pasar modal Indonesia berkomitmen melanjutkan program CSR untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.







