Friday, September 18, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Ratusan Robotaxi Mogok, China Perketat Regulasi Kendaraan Otonom

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
5 May 2026
in Tek & Oto
Ratusan Robotaxi Mogok, China Perketat Regulasi Kendaraan Otonom

Metapos.id, Jakarta – Perkembangan kendaraan otonom di China menghadapi ujian serius. Insiden yang melibatkan ratusan robotaxi memicu evaluasi besar terhadap sistem transportasi tanpa pengemudi.

Gangguan terjadi di kota Wuhan pada 31 Maret 2026. Sekitar 200 unit robotaxi dari program Apollo Go milik Baidu tiba-tiba berhenti di tengah lalu lintas.

BACA JUGA

BYD Pesan 10 Kapal Angkut Mobil Baru

Google Hadirkan ADB Wi-Fi 2.0 Lebih Stabil

Kejadian tersebut menyebabkan kemacetan parah di sejumlah ruas jalan. Beberapa tabrakan ringan juga dilaporkan, sementara penumpang sempat terjebak di dalam kendaraan.

Meski demikian, tidak ada korban luka dalam insiden tersebut. Sumber internal menyebut penghentian dilakukan sebagai bagian dari instruksi teknis untuk pengumpulan data.

Pasca kejadian, pemerintah China langsung mengambil langkah tegas. Penerbitan lisensi baru untuk layanan robotaxi dihentikan sementara.

Sejumlah kementerian, termasuk Kementerian Perhubungan dan Keamanan Publik, menggelar rapat dengan operator. Mereka meminta inspeksi menyeluruh terhadap sistem kendaraan otonom.

Meski ada pembatasan, operator yang sudah memiliki izin tetap beroperasi. Salah satunya Pony.ai yang masih melayani di beberapa kota besar.

Hingga kini, sekitar 4.500 robotaxi telah beroperasi di berbagai kota. Pemerintah disebut tengah menyiapkan regulasi nasional baru untuk mencegah insiden serupa di masa depan.

Tags: BaiduChinaHeadlinekendaraan otonomMetapos.idrobotaxiTeknologi
Previous Post

Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia

Next Post

Piala Dunia 2026 Dekat, Tapi Hotel di AS Masih Minim Pengunjung

Related Posts

BYD
Tek & Oto

BYD Pesan 10 Kapal Angkut Mobil Baru

14 September 2026
Google meluncurkan ADB Wi-Fi 2.0 dengan koneksi lebih cepat dan stabil, serta peningkatan otomatisasi jaringan untuk perangkat Android.
Tek & Oto

Google Hadirkan ADB Wi-Fi 2.0 Lebih Stabil

12 September 2026
Apple memperkenalkan iPhone Duo sebagai iPhone lipat pertamanya dengan layar 7,6 inci, kamera 48MP, chip A20 Pro, dan harga Rp55,1 juta.
Tek & Oto

Apple Ungkap Spesifikasi Lengkap iPhone Duo

11 September 2026
Pemerintah AS menyalurkan pinjaman USD1,9 miliar untuk mengaktifkan kembali PLTN Duane Arnold di Iowa yang akan mendukung kebutuhan listrik data center Google.
Tek & Oto

AS Suntik USD1,9 Miliar untuk Hidupkan PLTN

9 September 2026
Uber menggandeng Pony.ai, Momenta, dan WeRide untuk mengembangkan layanan robotaxi dan memperluas teknologi kendaraan otonom ke pasar internasional.
Tek & Oto

Uber Siapkan Ekspansi Robotaxi ke Eropa dan Timur Tengah

9 September 2026
CapCut World Singapore mempertemukan lebih dari 300 kreator dan memperkenalkan inovasi AI serta fitur baru untuk mendukung proses kreatif.
Tek & Oto

CapCut World Singapore Kumpulkan 300 Kreator

8 September 2026
Next Post
Piala Dunia 2026 Dekat, Tapi Hotel di AS Masih Minim Pengunjung

Piala Dunia 2026 Dekat, Tapi Hotel di AS Masih Minim Pengunjung

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini