Friday, May 15, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Ratusan Robotaxi Mogok, China Perketat Regulasi Kendaraan Otonom

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
5 May 2026
in Tek & Oto
Ratusan Robotaxi Mogok, China Perketat Regulasi Kendaraan Otonom

Metapos.id, Jakarta – Perkembangan kendaraan otonom di China menghadapi ujian serius. Insiden yang melibatkan ratusan robotaxi memicu evaluasi besar terhadap sistem transportasi tanpa pengemudi.

Gangguan terjadi di kota Wuhan pada 31 Maret 2026. Sekitar 200 unit robotaxi dari program Apollo Go milik Baidu tiba-tiba berhenti di tengah lalu lintas.

BACA JUGA

Samsung Rilis One UI 9 Beta untuk Galaxy S26, Hadirkan Fitur AI dan Keamanan Baru

Google dan SpaceX Jajaki Proyek Pusat Data Mengorbit di Antariksa

Kejadian tersebut menyebabkan kemacetan parah di sejumlah ruas jalan. Beberapa tabrakan ringan juga dilaporkan, sementara penumpang sempat terjebak di dalam kendaraan.

Meski demikian, tidak ada korban luka dalam insiden tersebut. Sumber internal menyebut penghentian dilakukan sebagai bagian dari instruksi teknis untuk pengumpulan data.

Pasca kejadian, pemerintah China langsung mengambil langkah tegas. Penerbitan lisensi baru untuk layanan robotaxi dihentikan sementara.

Sejumlah kementerian, termasuk Kementerian Perhubungan dan Keamanan Publik, menggelar rapat dengan operator. Mereka meminta inspeksi menyeluruh terhadap sistem kendaraan otonom.

Meski ada pembatasan, operator yang sudah memiliki izin tetap beroperasi. Salah satunya Pony.ai yang masih melayani di beberapa kota besar.

Hingga kini, sekitar 4.500 robotaxi telah beroperasi di berbagai kota. Pemerintah disebut tengah menyiapkan regulasi nasional baru untuk mencegah insiden serupa di masa depan.

Tags: BaiduChinaHeadlinekendaraan otonomMetapos.idrobotaxiTeknologi
Previous Post

Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia

Next Post

Piala Dunia 2026 Dekat, Tapi Hotel di AS Masih Minim Pengunjung

Related Posts

Astra Agro Bagikan Wawasan Bisnis Sawit Berkelanjutan kepada Mahasiswa UPN Veteran
Tek & Oto

Samsung Rilis One UI 9 Beta untuk Galaxy S26, Hadirkan Fitur AI dan Keamanan Baru

14 May 2026
Nadiem Akui Suasana Rumah Dipenuhi Tangis dan Haru Setelah Bebas Sementara
Tek & Oto

Google dan SpaceX Jajaki Proyek Pusat Data Mengorbit di Antariksa

13 May 2026
Googlebook Resmi Diperkenalkan, Google Masuk Era Laptop AI
Tek & Oto

Googlebook Resmi Diperkenalkan, Google Masuk Era Laptop AI

13 May 2026
Huawei Dikabarkan Kembangkan Smartphone dengan Baterai Jumbo di Atas 10.000 mAh
Tek & Oto

Huawei Dikabarkan Kembangkan Smartphone dengan Baterai Jumbo di Atas 10.000 mAh

12 May 2026
Fujifilm Hadirkan Cetakan instax Bertema Super Mario untuk Nintendo Switch
Tek & Oto

Fujifilm Hadirkan Cetakan instax Bertema Super Mario untuk Nintendo Switch

11 May 2026
Samsung Stop Jual TV hingga AC di China, Fokus ke Bisnis Semikonduktor
Tek & Oto

Samsung Stop Jual TV hingga AC di China, Fokus ke Bisnis Semikonduktor

11 May 2026
Next Post
Piala Dunia 2026 Dekat, Tapi Hotel di AS Masih Minim Pengunjung

Piala Dunia 2026 Dekat, Tapi Hotel di AS Masih Minim Pengunjung

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini