Monday, June 15, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Kenapa Warna Mata Berbeda? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
1 May 2026
in Lifestyle & Health
Quick Share Kini Dukung AirDrop, Oppo dan vivo Perluas Fitur

Metapos.id, Jakarta – Setiap orang memiliki warna mata yang berbeda, mulai dari cokelat hingga biru. Perbedaan ini dipengaruhi oleh faktor genetik dan proses biologis dalam tubuh.

Warna mata merujuk pada bagian iris, yaitu lingkaran berwarna di mata. Pembentukannya ditentukan oleh jumlah pigmen melanin di dalamnya.

BACA JUGA

Makna Tradisi Adat Jamasan Keris Malam 1 Suro 2026 yang Masih Lestari di Jawa

Joko Anwar Isyaratkan Kembalinya Batara dan Darminah di Pengabdi Setan 3: Origin

Semakin banyak melanin, warna mata akan tampak lebih gelap seperti cokelat. Sebaliknya, sedikit melanin menghasilkan warna yang lebih terang seperti biru atau abu-abu.

Selain melanin, faktor cahaya juga berperan penting. Fenomena Rayleigh scattering membuat mata tampak biru meski tidak memiliki pigmen biru.

Genetika juga menjadi faktor utama dalam menentukan warna mata. Gen seperti OCA2 dan HERC2 memengaruhi produksi serta distribusi melanin pada iris.

Warna mata cokelat menjadi yang paling umum di dunia karena kadar melanin yang tinggi. Sementara itu, warna seperti hijau dan hazel lebih jarang ditemukan.

Mata hijau terbentuk dari kombinasi melanin rendah dan pigmen tambahan. Sedangkan mata hazel memiliki campuran warna yang dapat berubah tergantung pencahayaan.

Pada bayi, warna mata bisa berubah seiring waktu. Hal ini terjadi karena produksi melanin belum stabil dan akan berkembang seiring pertumbuhan.

Tags: genetikairisKesehatanmata manusiamelaninMetapos.idwarna mata
Previous Post

Putri Kusuma Wardani Sumbang Poin Pembuka, Indonesia Unggul di Perempat Final

Next Post

Quick Share Kini Dukung AirDrop, Oppo dan vivo Perluas Fitur

Related Posts

Makna Tradisi Adat Jamasan Keris Malam 1 Suro 2026 yang Masih Lestari di Jawa
Lifestyle & Health

Makna Tradisi Adat Jamasan Keris Malam 1 Suro 2026 yang Masih Lestari di Jawa

15 June 2026
Joko Anwar Isyaratkan Kembalinya Batara dan Darminah di Pengabdi Setan 3: Origin
Lifestyle & Health

Joko Anwar Isyaratkan Kembalinya Batara dan Darminah di Pengabdi Setan 3: Origin

15 June 2026
Sambut Tahun Baru Islam, Ini Bacaan Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah
Lifestyle & Health

Sambut Tahun Baru Islam, Ini Bacaan Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah

15 June 2026
Sering Sakit Kepala? 6 Langkah Sederhana Ini Bisa Membantu Meredakan
Lifestyle & Health

Sering Sakit Kepala? 6 Langkah Sederhana Ini Bisa Membantu Meredakan

15 June 2026
Hoshi SEVENTEEN Rayakan Ulang Tahun dengan Rilis Single Baru “Snapback”
Lifestyle & Health

Hoshi SEVENTEEN Rayakan Ulang Tahun dengan Rilis Single Baru “Snapback”

15 June 2026
Selain Nasi Putih, Ini 5 Pilihan Makanan untuk Mendukung Penurunan Berat Badan 2026
Lifestyle & Health

Selain Nasi Putih, Ini 5 Pilihan Makanan untuk Mendukung Penurunan Berat Badan 2026

15 June 2026
Next Post
Quick Share Kini Dukung AirDrop, Oppo dan vivo Perluas Fitur

Quick Share Kini Dukung AirDrop, Oppo dan vivo Perluas Fitur

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini