Thursday, October 29, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Kenapa Warna Mata Berbeda? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
1 May 2026
in Lifestyle & Health
Quick Share Kini Dukung AirDrop, Oppo dan vivo Perluas Fitur

Metapos.id, Jakarta – Setiap orang memiliki warna mata yang berbeda, mulai dari cokelat hingga biru. Perbedaan ini dipengaruhi oleh faktor genetik dan proses biologis dalam tubuh.

Warna mata merujuk pada bagian iris, yaitu lingkaran berwarna di mata. Pembentukannya ditentukan oleh jumlah pigmen melanin di dalamnya.

BACA JUGA

Tetap Merasa Haus Meski Minum Air Putih, Ini 8 Penyebabnya

Mudah Lupa dan Sulit Fokus? Coba Latihan Otak 60 Detik

Semakin banyak melanin, warna mata akan tampak lebih gelap seperti cokelat. Sebaliknya, sedikit melanin menghasilkan warna yang lebih terang seperti biru atau abu-abu.

Selain melanin, faktor cahaya juga berperan penting. Fenomena Rayleigh scattering membuat mata tampak biru meski tidak memiliki pigmen biru.

Genetika juga menjadi faktor utama dalam menentukan warna mata. Gen seperti OCA2 dan HERC2 memengaruhi produksi serta distribusi melanin pada iris.

Warna mata cokelat menjadi yang paling umum di dunia karena kadar melanin yang tinggi. Sementara itu, warna seperti hijau dan hazel lebih jarang ditemukan.

Mata hijau terbentuk dari kombinasi melanin rendah dan pigmen tambahan. Sedangkan mata hazel memiliki campuran warna yang dapat berubah tergantung pencahayaan.

Pada bayi, warna mata bisa berubah seiring waktu. Hal ini terjadi karena produksi melanin belum stabil dan akan berkembang seiring pertumbuhan.

Tags: genetikairisKesehatanmata manusiamelaninMetapos.idwarna mata
Previous Post

Putri Kusuma Wardani Sumbang Poin Pembuka, Indonesia Unggul di Perempat Final

Next Post

Quick Share Kini Dukung AirDrop, Oppo dan vivo Perluas Fitur

Related Posts

Tetap Merasa Haus Meski Minum Air Putih, Ini 8 Penyebabnya
Lifestyle & Health

Tetap Merasa Haus Meski Minum Air Putih, Ini 8 Penyebabnya

29 October 2026
Mudah Lupa dan Sulit Fokus? Coba Latihan Otak 60 Detik
Lifestyle & Health

Mudah Lupa dan Sulit Fokus? Coba Latihan Otak 60 Detik

28 October 2026
Kenali Cara Zat Berbahaya dalam Asap Rokok Memicu Kanker
Lifestyle & Health

Kenali Cara Zat Berbahaya dalam Asap Rokok Memicu Kanker

27 October 2026
Pakar Ungkap Cara Menghadapi Remaja yang Mulai Menjaga Jarak dari Orangtua
Lifestyle & Health

Pakar Ungkap Cara Menghadapi Remaja yang Mulai Menjaga Jarak dari Orangtua

26 October 2026
VITABON Flower Series Resmi Meluncur : Tiga Aroma Bunga Siap Dinikmati dalam Setiap Momen
Lifestyle & Health

VITABON Flower Series Resmi Meluncur : Tiga Aroma Bunga Siap Dinikmati dalam Setiap Momen

25 October 2026
Jantung Berdegup Kencang, Ini 6 Reaksi Tubuh Ketika Cemas
Lifestyle & Health

Jantung Berdegup Kencang, Ini 6 Reaksi Tubuh Ketika Cemas

25 October 2026
Next Post
Quick Share Kini Dukung AirDrop, Oppo dan vivo Perluas Fitur

Quick Share Kini Dukung AirDrop, Oppo dan vivo Perluas Fitur

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini