Metapos.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto kembali merespons narasi “Indonesia Gelap” yang belakangan ramai diperbincangkan publik. Ia menyampaikan pernyataan tersebut dalam agenda peletakan batu pertama proyek hilirisasi nasional tahap II di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4).
Dalam kesempatan itu, Prabowo menilai terdapat pihak yang terlalu pesimistis dalam memandang kondisi Indonesia. Selain itu, ia juga melontarkan sindiran terhadap kelompok yang menyebarkan narasi tersebut.
Menurutnya, apabila ada pihak yang tidak yakin dengan situasi Indonesia, mereka dipersilakan untuk pergi. Namun demikian, ia menegaskan bahwa pandangan tersebut tidak sesuai dengan kondisi nyata saat ini.
Lebih lanjut, Prabowo menyebut Indonesia saat ini berada dalam situasi yang relatif aman di tengah ketidakpastian global. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk lebih mengacu pada data serta informasi yang bersifat resmi.
Di sisi lain, ia menegaskan bahwa pemerintah berfokus pada kepentingan masyarakat luas. Khususnya dalam pengelolaan sumber daya alam agar hasilnya dapat dirasakan secara lebih merata.
Selain itu, Prabowo turut menyoroti pengelolaan kekayaan alam Indonesia. Ia menilai masih terdapat praktik yang belum sepenuhnya memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.







