Saturday, May 9, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Bursa Saham Kembali Aktif, Ini Jadwal Krusial yang Bisa Pengaruhi IHSG

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
25 March 2026
in Ekbis
Bursa Saham Kembali Aktif, Ini Jadwal Krusial yang Bisa Pengaruhi IHSG

Metapos.id, Jakart – Bursa saham Indonesia resmi kembali beroperasi pada Rabu (25/3/2026) setelah libur. Namun, pergerakan pasar diperkirakan tidak akan berjalan mulus karena tekanan global dan domestik masih cukup tinggi.

Dari sisi global, ketegangan geopolitik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat menjadi faktor utama yang membayangi sentimen pasar. Selain itu, rilis data ekonomi Amerika Serikat juga berpotensi memengaruhi arus modal, khususnya ke negara berkembang seperti Indonesia.

BACA JUGA

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara

Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan

Sementara itu, dari dalam negeri, pelaku pasar dihadapkan pada sejumlah agenda penting yang berpotensi memicu volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Salah satu agenda yang paling dinantikan adalah rilis data terbaru dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada akhir Maret 2026. Data ini akan mengelompokkan investor ke dalam 27 kategori baru, sehingga memberikan gambaran lebih rinci terkait dominasi investor, baik dari dalam negeri maupun asing.

Data tersebut nantinya juga akan menjadi bahan pertimbangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam pertemuan dengan MSCI pada April mendatang. Pasar menunggu apakah struktur kepemilikan saham di Indonesia dinilai memenuhi standar transparansi dan likuiditas global.

Dalam beberapa waktu terakhir, MSCI memang menyoroti rendahnya free float pada sejumlah emiten di Indonesia, yang dinilai dapat menghambat likuiditas. Perubahan komposisi indeks sebelumnya bahkan telah memicu pergeseran arus dana dan meningkatkan sensitivitas pasar.

Selain itu, perhatian investor juga tertuju pada pembaruan indeks FTSE Russell yang dijadwalkan pada 7 April 2026. Momentum ini biasanya diikuti aksi rebalancing oleh investor institusi global yang dapat berdampak langsung pada pergerakan saham domestik.

Selanjutnya, keputusan MSCI pada Mei 2026 akan menjadi salah satu penentu arah sentimen pasar. Hasil evaluasi tersebut berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap kepercayaan investor global terhadap Indonesia.

Memasuki Agustus 2026, pasar juga diperkirakan kembali menghadapi fase rebalancing lanjutan yang berpotensi meningkatkan volatilitas, terutama pada saham-saham berkapitalisasi besar.

Di sisi lain, rencana penerapan short selling oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) masih menjadi perhatian. Meski bertujuan memperdalam pasar, kebijakan ini kemungkinan belum akan diterapkan dalam waktu dekat karena kesiapan infrastruktur yang dinilai belum optimal.

Dengan padatnya agenda tersebut, investor diharapkan lebih cermat dalam membaca arah pasar. Kombinasi sentimen global dan domestik membuat pergerakan IHSG berpotensi fluktuatif dalam jangka pendek.

Memahami kalender peristiwa dan potensi sentimen menjadi kunci agar strategi investasi tetap adaptif di tengah ketidakpastian yang masih berlangsung.

Tags: Bursa Efek IndonesiaIHSGihsg kembali dibukaKseiMetapos.idOJK
Previous Post

Mohamed Salah Siap Hengkang dari Liverpool Musim Panas Nanti

Next Post

Dampak BBM Mahal, Grab Terapkan Kenaikan Tarif GrabCab Mulai 30 Maret

Related Posts

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara
Ekbis

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara

6 May 2026
Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan
Ekbis

Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan

6 May 2026
Harga Bahan Pokok 6 Mei 2026 Fluktuatif, Cabai Turun Tajam Sementara Gula Naik
Ekbis

Harga Bahan Pokok 6 Mei 2026 Fluktuatif, Cabai Turun Tajam Sementara Gula Naik

6 May 2026
Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia
Ekbis

Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia

5 May 2026
Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah
Ekbis

Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah

5 May 2026
Transjakarta Blok M–Soetta Segera Beroperasi, Pramono Pastikan Tarif Terjangkau
Ekbis

SPBU Tak Jual Pertalite, Ini Penjelasan Pertamina Soal Status Signature

5 May 2026
Next Post
Dampak BBM Mahal, Grab Terapkan Kenaikan Tarif GrabCab Mulai 30 Maret

Dampak BBM Mahal, Grab Terapkan Kenaikan Tarif GrabCab Mulai 30 Maret

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini