Saturday, October 24, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Rusia Murka Usai Pusat Kebudayaannya di Lebanon Diserang Israel

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
11 March 2026
in Internasional
Rusia Murka Usai Pusat Kebudayaannya di Lebanon Diserang Israel

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah Rusia mengecam keras serangan militer Israel yang mengenai sebuah pusat kebudayaan Rusia di Lebanon. Moskow menilai serangan tersebut sebagai tindakan agresi yang tidak dapat dibenarkan karena menyasar fasilitas sipil yang tidak berkaitan dengan aktivitas militer.

Direktur pusat kebudayaan Rusia di kota Nabatieh, Asaad Diya, mengatakan gedung tersebut diserang pada Minggu waktu setempat. Ia menjelaskan bahwa bangunan dalam keadaan kosong ketika serangan terjadi sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

BACA JUGA

Banjir Bandang Mekkah Tewaskan Satu Anak, Satu Masih Hilang

AS Tambah Kekuatan Laut di Tengah Konflik Iran

“Fasilitas ini tidak terlibat dalam aktivitas militer apa pun,” kata badan kerja sama kemanusiaan internasional Rusia, Rossotrudnichestvo, dalam pernyataannya, Rabu (11/3).

Lembaga tersebut juga menyatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan mitra lokal di Lebanon serta memberikan bantuan kepada warga sipil yang terdampak konflik di wilayah tersebut.

Menurut Rossotrudnichestvo, pusat kebudayaan Rusia di Nabatieh merupakan fasilitas sipil yang dioperasikan bersama mitra lokal. Oleh karena itu, serangan terhadap bangunan tersebut dinilai tidak memiliki dasar pembenaran dan berpotensi melanggar norma internasional terkait perlindungan terhadap infrastruktur sipil.

Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya operasi militer Israel di wilayah selatan Lebanon. Pada awal bulan ini, Israel kembali melancarkan serangan udara dan operasi darat yang menargetkan kelompok militan Hezbollah.

Operasi militer tersebut berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan regional yang juga melibatkan Amerika Serikat dalam tekanan militer terhadap Iran. Kondisi ini membuat situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali memanas.

Rossotrudnichestvo juga menyinggung insiden serupa yang pernah terjadi pada masa lalu. Dalam konflik Perang Yom Kippur tahun 1973, Israel disebut pernah menyerang pusat kebudayaan Soviet di Damaskus, Suriah.

Serangan pada saat itu menewaskan seorang guru bahasa Rusia dan seorang staf lokal. Lembaga tersebut menyebut pesawat yang melakukan pemboman akhirnya ditembak jatuh oleh pasukan Suriah dan pilotnya berhasil ditangkap.

Perang Yom Kippur sendiri merupakan konflik antara Israel dan koalisi negara Arab yang terjadi pada 1973. Meski berakhir tanpa pemenang yang jelas, perang tersebut memicu embargo minyak oleh negara-negara Arab terhadap negara yang mendukung Israel dan berdampak besar pada harga energi global.

Tags: Metapos.idrossotrudnichestvorusia israelserangan israel lebanon
Previous Post

Viral Lele Mentah di Menu MBG Ditolak SMAN 2 Pamekasan, Ini Penjelasan BGN

Next Post

BGN Hentikan Sementara 1.512 Dapur Program MBG di Pulau Jawa

Related Posts

Banjir Bandang Mekkah Tewaskan Satu Anak, Satu Masih Hilang
Internasional

Banjir Bandang Mekkah Tewaskan Satu Anak, Satu Masih Hilang

23 October 2026
Jumlah kapal perang AS di Timur Tengah diperkirakan melampaui 24 unit seiring kedatangan gugus tempur kapal induk tambahan di tengah konflik Iran.
Internasional

AS Tambah Kekuatan Laut di Tengah Konflik Iran

23 October 2026
Menlu Iran Sebut Hubungan AS-Israel Seperti Parasit
Internasional

Menlu Iran Sebut Hubungan AS-Israel Seperti Parasit

23 October 2026
Korsel Kecewa dengan Ukraina, Penarikan Diplomat dari Kyiv Berlanjut
Internasional

Korsel Kecewa dengan Ukraina, Penarikan Diplomat dari Kyiv Berlanjut

22 October 2026
Benjamin Netanyahu mengaku telah membahas rencana menggulingkan pemerintahan Iran bersama Donald Trump, di tengah ketegangan menjelang pemilu Israel.
Internasional

Netanyahu Tegaskan Target Perubahan Pemerintahan Iran

21 October 2026
Pria di Kansas Ditangkap Usai Diduga Ancam Tembak Donald Trump
Internasional

Pria di Kansas Ditangkap Usai Diduga Ancam Tembak Donald Trump

21 October 2026
Next Post
BGN Hentikan Sementara 1.512 Dapur Program MBG di Pulau Jawa

BGN Hentikan Sementara 1.512 Dapur Program MBG di Pulau Jawa

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini