• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Thursday, February 26, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Nasional

Sahat Sinaga Peringatkan Krisis Sawit 2030 Jika Tanah Tak Diregenerasi

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
26 February 2026
in Nasional
KPK Siapkan Agenda Pemeriksaan Bambang R. Tanoesoedibjo dalam Kasus Bansos
Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta – Kekhawatiran terhadap masa depan industri kelapa sawit nasional mencuat. Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) yang juga menjabat Ketua Umum Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI), Sahat Sinaga, mengingatkan bahwa perkebunan sawit Indonesia berpotensi menghadapi kondisi kritis pada 2030 apabila praktik pengelolaan lahannya tidak segera diperbaiki.

Dalam sebuah acara di Jakarta, Sahat menuturkan bahwa ketergantungan berlebihan pada pupuk kimia tanpa diimbangi upaya pemulihan kesuburan tanah bisa mempercepat degradasi lahan. Jika kondisi ini terus berlangsung, produktivitas sawit dikhawatirkan menurun drastis hingga mengancam keberlanjutan industri.

Menurutnya, pendekatan pertanian regeneratif menjadi kunci untuk menjaga kesehatan tanah. Konsep ini menitikberatkan pada perbaikan struktur dan kandungan organik tanah agar tetap subur dalam jangka panjang. Tanah yang terus dieksploitasi tanpa proses pemulihan, kata dia, ibarat tubuh yang dipaksa bekerja tanpa istirahat.

Salah satu solusi yang didorong adalah pemanfaatan pupuk organik berbasis biomassa atau limbah perkebunan yang diolah kembali menjadi kompos (bio-organic fertilizer). Dengan metode composting tersebut, penggunaan pupuk kimia dapat ditekan secara signifikan. Ia mencontohkan praktik di Sabah, Malaysia, yang telah mengurangi konsumsi pupuk kimia melalui strategi serupa.

Sahat menegaskan, tantangan utama industri sawit bukan pada perluasan lahan, melainkan optimalisasi lahan yang sudah ada. Intensifikasi produksi melalui perbaikan kualitas tanah dinilai lebih berkelanjutan dibandingkan membuka kebun baru.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Indonesia tengah menyiapkan kolaborasi dengan China untuk mengimplementasikan sistem pertanian regeneratif. Dalam rencana tersebut, sekitar 42% biomassa dari perkebunan akan diolah kembali menjadi kompos guna mendukung siklus nutrisi alami tanah.

Dengan luas perkebunan sawit nasional sekitar 16 juta hektare, Sahat memproyeksikan penerapan strategi ini secara konsisten dapat meningkatkan nilai ekonomi industri secara signifikan. Ia memperkirakan potensi pendapatan bisa mencapai sekitar US$120 miliar pada 2029, naik dari posisi saat ini yang berada di kisaran US$60 miliar, tanpa perlu ekspansi lahan tambahan.

Peringatan tersebut menjadi sinyal penting bahwa transformasi menuju praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan perlu segera diwujudkan demi menjaga daya saing sekaligus masa depan industri sawit Indonesia.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy paid course
download coolpad firmware
Free Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: Dewan minyak sawit IndonesiaGIMNIkrisis sawit 2030Metapos.idpertanian regeneratifpupuk organik sawitSahat Sinaga
Desti Dwi Natasya

Desti Dwi Natasya

Related Posts

Fenomena Langka: Paus Orca Muncul di Perairan Bunaken, Pertanda Laut Masih Terjaga

Fenomena Langka: Paus Orca Muncul di Perairan Bunaken, Pertanda Laut Masih Terjaga

by Taufik Hidayat
26 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta - Seekor paus orca terpantau muncul di perairan Taman Nasional Bunaken, Sulawesi Utara, pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul...

BGN Investigasi Mark Up Bahan Pangan dalam Pelaksanaan Program MBG

BGN Investigasi Mark Up Bahan Pangan dalam Pelaksanaan Program MBG

by Taufik Hidayat
26 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, mengungkap adanya praktik penggelembungan harga bahan baku pangan...

Pendaftaran Komcad ASN, Kemhan: Tidak Ada Unsur Pemaksaan

Pendaftaran Komcad ASN, Kemhan: Tidak Ada Unsur Pemaksaan

by Taufik Hidayat
26 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menegaskan bahwa pendaftaran 4.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai Komponen Cadangan (Komcad) dilakukan...

Zayyan XODIAC Pernah Cerita Tantangan Puasa di Tengah Promosi Album, Sempat Ketiduran saat Didandani

Masih Ada 103 Ribu Kursi KA Lebaran 2026 dari Jakarta, Ini Rute dan Tanggalnya

by Desti Dwi Natasya
26 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Bagi masyarakat yang belum mengamankan tiket mudik, kesempatan masih terbuka. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi...

Next Post
Pendaftaran Komcad ASN, Kemhan: Tidak Ada Unsur Pemaksaan

Pendaftaran Komcad ASN, Kemhan: Tidak Ada Unsur Pemaksaan

Recommended.

BTN Syariah Makin Kokoh Diusia 18 Tahun

BTN Syariah Makin Kokoh Diusia 18 Tahun

15 February 2023
Ketegangan Global Meningkat, China Desak AS–Iran Hentikan Eskalasi Militer

Ketegangan Global Meningkat, China Desak AS–Iran Hentikan Eskalasi Militer

25 February 2026

Trending.

Nisfu Syaban 1447 H Dimulai Senin Malam, 2 Februari 2026, Ini Jadwal Ibadah yang Dianjurkan

Puasa Nisfu Syaban 1447 H Jatuh Selasa 3 Februari 2026, Berikut Waktu Pelaksanaan dan Niatnya

2 February 2026
Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

3 February 2026
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini