Metapos.id, Jakarta – Menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 H, kebutuhan masyarakat terhadap uang Rupiah pecahan baru kembali mengalami lonjakan signifikan. Tradisi berbagi THR dan salam tempel kepada keluarga serta kerabat membuat layanan penukaran uang selalu menjadi layanan yang paling diburu setiap tahun.
Untuk menjawab tingginya permintaan tersebut, Bank Indonesia kembali menghadirkan layanan penukaran uang berbasis digital melalui platform PINTAR BI.
Sistem ini memungkinkan masyarakat melakukan pemesanan penukaran uang secara online tanpa harus mengantre panjang di lokasi penukaran.
Melalui platform tersebut, masyarakat dapat memilih titik layanan kas keliling, menentukan jadwal penukaran, serta mengatur jumlah nominal yang diinginkan secara terstruktur. Digitalisasi layanan ini dirancang untuk menghindari penumpukan antrean, mempercepat proses pelayanan, serta memastikan distribusi uang pecahan baru berjalan lebih merata dan tertib.
Program penukaran uang Lebaran 2026 dikemas dalam agenda Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI), dengan penyediaan dana tunai dalam jumlah besar guna menjamin kelancaran transaksi masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.
Sebagian besar dana dialokasikan untuk menjaga likuiditas perbankan nasional, sementara sebagian lainnya disiapkan khusus untuk layanan penukaran langsung kepada masyarakat melalui kas keliling dan titik layanan resmi.
Untuk menjaga pemerataan akses, setiap warga hanya diperbolehkan melakukan penukaran maksimal satu paket per NIK dengan nominal tertentu sesuai ketentuan resmi.
Kebijakan ini bertujuan agar distribusi uang pecahan baru dapat dinikmati lebih luas oleh masyarakat.
Layanan penukaran uang tersedia di ribuan titik di seluruh Indonesia melalui kerja sama Bank Indonesia dengan perbankan nasional, sehingga masyarakat di berbagai daerah, tidak hanya di kota besar, dapat dengan mudah mengakses layanan ini.
Dengan sistem pemesanan digital dan kuota yang terbatas, masyarakat diimbau untuk melakukan pendaftaran lebih awal dan mempersiapkan diri sejak dini agar tidak kehabisan kuota saat periode pemesanan resmi dibuka.













