Sunday, July 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Sidang Isbat Kemenag menetapkan Awal Puasa Ramadhan Jatuh Kamis 19 Febuari 2026

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
17 February 2026
in Nasional
Sidang Isbat Kemenag menetapkan Awal Puasa Ramadhan Jatuh Kamis 19 Febuari 2026

Metapos.id, Jakarta –
Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) secara resmi menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah tidak jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan tersebut diumumkan melalui sidang isbat penentuan awal Ramadan yang digelar secara nasional dan diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari pakar astronomi, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh masyarakat, hingga lembaga terkait.

Sidang isbat mengacu pada hasil hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal) yang dilakukan oleh Tim Hisab Rukyat Kemenag bersama ormas-ormas Islam. Pengamatan hilal dilaksanakan oleh petugas resmi di sedikitnya 96 titik lokasi di seluruh wilayah Indonesia.

BACA JUGA

MUI Nilai Koruptor Layak Dijatuhi Hukuman Mati

Gagal Ujian SIM? Masih Bisa Mengulang, Ini Batas Kesempatan yang Diizinkan

Dalam penetapan awal bulan Qamariah, Indonesia menggunakan kriteria visibilitas hilal MABIMS (Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), yakni:

Tinggi hilal minimal 3 derajat, dan
Sudut elongasi minimal 6,4 derajat.

Berdasarkan data hisab, posisi hilal pada hari penetapan berada pada kisaran -2 derajat 24 menit 40 detik hingga 0 derajat 58 menit. Hal tersebut menunjukkan bahwa hilal masih berada di bawah ufuk dan belum memenuhi kriteria imkan rukyat.

Sementara itu, sudut elongasi bulan matahari tercatat sekitar 0 derajat 56 menit 3 detik, sehingga secara astronomis hilal tidak memungkinkan untuk teramati.
Selain data nasional, pertimbangan juga melihat kondisi kawasan regional dan global. Di kawasan Asia Tenggara serta sejumlah negara Muslim lainnya, posisi hilal juga masih sangat rendah. Bahkan, berdasarkan kalender hilal global versi Turki, awal Ramadan juga belum dimulai pada hari berikutnya.

Dengan mempertimbangkan data hisab, laporan rukyat, serta hasil musyawarah bersama, sidang isbat Kemenag menyepakati bahwa bulan Sya’ban 1447 H digenapkan menjadi 30 hari (istikmal). Dengan demikian, awal Ramadan 1447 Hijriah tidak jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Keputusan ini menegaskan komitmen Indonesia dalam menetapkan awal bulan Qamariah melalui pendekatan hisab dan rukyat terpadu, serta berpedoman pada kriteria astronomi regional yang telah disepakati.

Tags: 1 Ramadan 1447 Hijriah19 Februari 2026KamisKemenagkriteria astronomiMenetapkanMetapos.idpendekatan hisab
Previous Post

Serangan Senjata Mematikan Israel di Gaza, MUI Tuding Board of Peace Gagal Jaga Perdamaian

Next Post

Niat Puasa Ramadan Sebulan Sekaligus atau Harian? Ini Penjelasan Ulama dan Bacaannya

Related Posts

MUI Nilai Koruptor Layak Dijatuhi Hukuman Mati
Nasional

MUI Nilai Koruptor Layak Dijatuhi Hukuman Mati

4 July 2026
Gagal Ujian SIM? Masih Bisa Mengulang, Ini Batas Kesempatan yang Diizinkan
Nasional

Gagal Ujian SIM? Masih Bisa Mengulang, Ini Batas Kesempatan yang Diizinkan

4 July 2026
Sidang MK: Anggaran MBG Dipertanyakan di Tengah Kebutuhan Pendidikan
Nasional

Sidang MK: Anggaran MBG Dipertanyakan di Tengah Kebutuhan Pendidikan

3 July 2026
DPR Minta Pengusutan Tuntas Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika di Tanjung Priok
Nasional

DPR Minta Pengusutan Tuntas Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika di Tanjung Priok

3 July 2026
Deddy Sitorus Sebut Klaim Jokowi Tak Tahu Prosesi Injak Kepala Kerbau Tak Masuk Akal
Nasional

Deddy Sitorus Sebut Klaim Jokowi Tak Tahu Prosesi Injak Kepala Kerbau Tak Masuk Akal

3 July 2026
Gunung Anak Krakatau Naik ke Level III, Badan Geologi Imbau Jauhi Radius 5 Kilometer
Nasional

Gunung Anak Krakatau Naik ke Level III, Badan Geologi Imbau Jauhi Radius 5 Kilometer

3 July 2026
Next Post
Nisfu Syaban 1447 H Dimulai Senin Malam, 2 Februari 2026, Ini Jadwal Ibadah yang Dianjurkan

Niat Puasa Ramadan Sebulan Sekaligus atau Harian? Ini Penjelasan Ulama dan Bacaannya

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini