Friday, July 3, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga 19 Februari

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
16 February 2026
in Nasional
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga 19 Februari

Metapos.id, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem yang masih mengintai sejumlah wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan. Fenomena Monsun Asia yang diperkirakan tetap aktif menjadi salah satu faktor utama peningkatan curah hujan.

Dalam Prospek Cuaca Mingguan periode 13–19 Februari 2026, BMKG menyebut Monsun Asia masih menyuplai massa udara dan uap air dalam jumlah signifikan ke wilayah Indonesia.

BACA JUGA

TikTok Konfirmasi PHK Sejumlah Karyawan Tokopedia di Indonesia

DPR Perluas Penyerapan Aspirasi, Ormas Keagamaan Dilibatkan Bahas RUU Pemilu

“Dalam sepekan ke depan, monsun Asia masih diperkirakan aktif dan memberikan suplai massa udara serta perpindahan uap air menuju wilayah Indonesia yang cukup signifikan,” tulis BMKG dalam keterangannya, Senin (16/2/2026).

Selain itu, fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) juga sedang berada pada fase aktif dan berkontribusi terhadap peningkatan pembentukan awan hujan di berbagai daerah.

Dari sisi global, indikator Southern Oscillation Index (SOI) dan Niño 3.4 menunjukkan adanya La Niña kategori lemah. Kondisi ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan, terutama di kawasan Indonesia bagian timur.

BMKG memprakirakan aktivitas MJO terjadi di Samudra Hindia barat Sumatera hingga perairan utara Aceh, serta mencakup sejumlah wilayah daratan seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.

Tak hanya itu, gelombang atmosfer Rossby dan Kelvin diprediksi aktif di sebagian besar Sumatera dan Jawa, sebagian Kalimantan, mayoritas Sulawesi, serta wilayah Maluku dan Papua. Indeks Surge dan Cross Equatorial Northerly Surge (CENS) juga mengindikasikan penguatan Monsun Asia.

Sirkulasi siklonik pun berpotensi terbentuk di Samudra Hindia barat Aceh, barat daya Lampung, serta sekitar Kalimantan, yang dapat semakin meningkatkan intensitas hujan.

“Dengan kelembapan udara yang masih tinggi, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan curah hujan secara signifikan di sebagian wilayah Indonesia,” tulis BMKG.

Wilayah Berpotensi Hujan Lebat

13–15 Februari 2026

Hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di:

Kepulauan Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua Pegunungan, dan Papua.

Angin kencang berpotensi melanda Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, dan Maluku.

16–19 Februari 2026

Potensi hujan lebat hingga sangat lebat diprakirakan terjadi di Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, dan Papua Pegunungan.

BMKG mengimbau masyarakat serta pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hujan disertai kilat/petir, serta angin kencang.

Tags: BMKGcuaca ekstrem Februari 2026hujan lebat IndonesiaLa Nina lemahMetapos.idMJO aktifMonsun Asia
Previous Post

Nama Erick Thohir Diseret Media Malaysia dalam Skandal Naturalisasi Timnas ke FIFA

Next Post

Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadhan 18 Febuari, Pemerintah Menunggu Hasil Sidang Isbat esok

Related Posts

TikTok Konfirmasi PHK Sejumlah Karyawan Tokopedia di Indonesia
Nasional

TikTok Konfirmasi PHK Sejumlah Karyawan Tokopedia di Indonesia

2 July 2026
DPR Perluas Penyerapan Aspirasi, Ormas Keagamaan Dilibatkan Bahas RUU Pemilu
Nasional

DPR Perluas Penyerapan Aspirasi, Ormas Keagamaan Dilibatkan Bahas RUU Pemilu

2 July 2026
Sidang Perdana Digelar, dr Tifa Tegaskan Analisis Berdasarkan Keahlian dan Minta Ijazah Asli Ditampilkan
Nasional

Sidang Perdana Digelar, dr Tifa Tegaskan Analisis Berdasarkan Keahlian dan Minta Ijazah Asli Ditampilkan

2 July 2026
Kasus Korupsi MBG Bertambah, Sekretaris Deputi BGN Resmi Jadi Tersangka
Nasional

Kasus Korupsi MBG Bertambah, Sekretaris Deputi BGN Resmi Jadi Tersangka

2 July 2026
Mengaku Idap Stroke dan Diabetes, Hery Susanto Minta Penahanan Dialihkan
Nasional

Mengaku Idap Stroke dan Diabetes, Hery Susanto Minta Penahanan Dialihkan

2 July 2026
Operasional Haji 2026 Resmi Berakhir, Kemenhaj Klaim Biaya Lebih Murah
Nasional

Operasional Haji 2026 Resmi Berakhir, Kemenhaj Klaim Biaya Lebih Murah

2 July 2026
Next Post
Muhammadiyah  Tetapkan Awal Puasa Ramadhan 18 Febuari, Pemerintah Menunggu Hasil Sidang Isbat esok

Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadhan 18 Febuari, Pemerintah Menunggu Hasil Sidang Isbat esok

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini