Sunday, November 8, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

“Aturan Terbit: Tanah Terlantar Kini Bisa Disita Negara”

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
7 February 2026
in Nasional
“Aturan Terbit: Tanah Terlantar Kini Bisa Disita Negara”

Metapos.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan dan Tanah Telantar. Aturan ini memberi kewenangan kepada negara untuk menertibkan hingga mengambil alih lahan yang tidak dimanfaatkan secara optimal, demi kepentingan masyarakat luas.

Regulasi tersebut mulai berlaku sejak 6 November 2025 dan diundangkan melalui Kementerian Sekretariat Negara. Pemerintah menegaskan bahwa tanah merupakan sumber daya strategis nasional yang memiliki peran vital dalam pembangunan, sehingga harus dikelola secara produktif untuk mendukung kesejahteraan rakyat, bukan dibiarkan terbengkalai tanpa fungsi yang jelas.

BACA JUGA

Hasto Sebut Tekanan Publik untuk Memakzulkan Gibran Semakin Besar

Kemenhaj Sambut Kebijakan Arab Saudi untuk Basmi Calo Pengadaan Haji

Dalam penjelasan umum PP 48/2025 disebutkan masih banyak lahan yang telah diberikan izin maupun hak pengelolaan, namun tidak digunakan secara maksimal.

Kondisi ini dinilai menghambat pemerataan pembangunan serta bertentangan dengan prinsip keadilan sosial dan tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kebijakan ini, pemerintah berkomitmen melakukan penataan ulang penguasaan dan pemanfaatan tanah secara lebih adil dan berkelanjutan.

Tanah yang terbukti telantar dapat dikembalikan menjadi aset negara untuk dimanfaatkan bagi kepentingan publik, seperti pengembangan sektor pertanian, pembangunan perumahan rakyat, serta percepatan pembangunan infrastruktur nasional.

Tags: dimanfaatkanKewenanganMetapos.idnegaraPemerintahPrabowoTanah terlantarTeken
Previous Post

Pengamat Nilai Program Makan Bergizi Gratis Tetap Relevan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Next Post

BTN Run for Disabilities

Related Posts

Hasto Sebut Tekanan Publik untuk Memakzulkan Gibran Semakin Besar
Nasional

Hasto Sebut Tekanan Publik untuk Memakzulkan Gibran Semakin Besar

8 November 2026
Kemenhaj Sambut Kebijakan Arab Saudi untuk Basmi Calo Pengadaan Haji
Nasional

Kemenhaj Sambut Kebijakan Arab Saudi untuk Basmi Calo Pengadaan Haji

7 November 2026
Bahlil Respons Kabar Munaslub Golkar yang Dikaitkan dengan Gank Solo
Nasional

Bahlil Respons Kabar Munaslub Golkar yang Dikaitkan dengan Gank Solo

7 November 2026
Perkuat Pengawasan MBG, Sudaryono Tarik Mantan Pejabat KPK
Nasional

Perkuat Pengawasan MBG, Sudaryono Tarik Mantan Pejabat KPK

7 November 2026
Sebanyak 18 Tokoh Bakal Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun Ini
Nasional

Sebanyak 18 Tokoh Bakal Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun Ini

6 November 2026
Komnas HAM Desak Pemerintah Jalankan 6 Rekomendasi Penanganan Karhutla
Nasional

Komnas HAM Desak Pemerintah Jalankan 6 Rekomendasi Penanganan Karhutla

6 November 2026
Next Post
BTN Run for Disabilities

BTN Run for Disabilities

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini