Thursday, June 18, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

TNI AL Pastikan Indonesia Tak Lagi Kirim Satgas MTF ke UNIFIL Lebanon

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
1 February 2026
in Nasional
TNI AL Pastikan Indonesia Tak Lagi Kirim Satgas MTF ke UNIFIL Lebanon

Metapos.id, Jakarta — TNI Angkatan Laut menegaskan bahwa Indonesia tidak akan kembali mengirimkan personel Satuan Tugas Maritime Task Force (MTF) untuk misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali saat menyambut kedatangan KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367 di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Minggu (1/2/2026).

BACA JUGA

Antrean Haji Turun Jadi 26 Tahun, Prabowo Dorong Percepatan Keberangkatan Jemaah

Reformasi SPPG oleh BGN: Skema Insentif Rp 6 Juta Diubah dan Pegawai Tak Boleh Jadi Pemilik

Ali mengatakan, keterlibatan Indonesia dalam misi MTF UNIFIL telah memasuki tahap akhir.

Menurutnya, peluang pengiriman kontingen kembali untuk misi tersebut sangat kecil.

“Untuk penugasan Maritime Task Force UNIFIL, sepertinya Indonesia tidak akan melanjutkan pengiriman pasukan,” kata Ali.

Dengan demikian, Satgas MTF TNI Kontingen Garuda XXVIII-P di bawah kepemimpinan Letkol Laut (P) Anugerah Annurullah menjadi satuan terakhir Indonesia yang bertugas dalam misi maritim UNIFIL. Keputusan ini sejalan dengan kebijakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menghentikan kelanjutan mandat misi MTF di wilayah Lebanon.

“Penugasan ini memang yang terakhir karena mandat dari PBB tidak diperpanjang,” ujarnya.

KRI Sultan Iskandar Muda telah kembali ke Tanah Air setelah menuntaskan misi perdamaian selama satu tahun dua bulan di Lebanon. Kapal perang korvet kelas SIGMA tersebut membawa 120 personel, terdiri atas 105 awak kapal serta 15 personel pendukung dari berbagai unsur, mulai dari penerbangan, kesehatan, intelijen, psikologi, penerangan, Kopaska, hingga penyelam.

Sejak mulai bertugas pada 17 Januari 2025, Satgas MTF telah menjalankan 33 operasi, yang sebagian besar berupa patroli keamanan laut di kawasan Laut Mediterania. Selain tugas operasional, KRI Sultan Iskandar Muda juga menjalankan peran diplomasi pertahanan melalui 150 kegiatan latihan bersama dengan angkatan laut negara sahabat.

Berkat pelaksanaan tugas tersebut, KRI Sultan Iskandar Muda meraih sejumlah penghargaan internasional, di antaranya Letter of Appreciation, UN Medal, LAF Medal, Medali Duta Budaya RI, dan Tanzani Medal.

Penugasan ini dinilai mencerminkan komitmen Indonesia dalam menjalankan politik luar negeri yang bebas dan aktif, sekaligus mempertegas peran Indonesia dalam upaya menjaga stabilitas dan perdamaian global.

Tags: LebanonMetapos.idmisi perdamaianMTFMuhammad AliPBBTNI AlUNIFIL
Previous Post

Purbaya: Pjs Dirut BEI dan Pimpinan OJK Dijadwalkan Bertemu MSCI Senin

Next Post

Komisi II DPR Sebut Ambang Batas Parlemen Tak Terelakkan

Related Posts

Antrean Haji Turun Jadi 26 Tahun, Prabowo Dorong Percepatan Keberangkatan Jemaah
Nasional

Antrean Haji Turun Jadi 26 Tahun, Prabowo Dorong Percepatan Keberangkatan Jemaah

18 June 2026
Reformasi SPPG oleh BGN: Skema Insentif Rp 6 Juta Diubah dan Pegawai Tak Boleh Jadi Pemilik
Nasional

Reformasi SPPG oleh BGN: Skema Insentif Rp 6 Juta Diubah dan Pegawai Tak Boleh Jadi Pemilik

17 June 2026
Gus Ipul Sebut Prof Nasaruddin Umar Berpeluang Pimpin PBNU pada Muktamar 2026
Nasional

Gus Ipul Sebut Prof Nasaruddin Umar Berpeluang Pimpin PBNU pada Muktamar 2026

17 June 2026
Update Gempa M 6,7 Sulteng, Satu Warga Sigi Meninggal Dunia
Nasional

Gempa Sulteng Rusak 787 Rumah di Sigi, Satu Warga Meninggal Dunia

17 June 2026
Bahlil Siapkan Program Kompor Listrik pada 2027, Anggarannya Capai Rp815 Miliar
Nasional

Bahlil Siapkan Program Kompor Listrik pada 2027, Anggarannya Capai Rp815 Miliar

17 June 2026
Update Gempa M 6,7 Sulteng, Satu Warga Sigi Meninggal Dunia
Nasional

Update Gempa M 6,7 Sulteng, Satu Warga Sigi Meninggal Dunia

17 June 2026
Next Post
Komisi II DPR Sebut Ambang Batas Parlemen Tak Terelakkan

Komisi II DPR Sebut Ambang Batas Parlemen Tak Terelakkan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini