• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Monday, January 26, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Nasional

Bos Maktour Klaim Kesulitan Peroleh Kuota Haji Khusus Tambahan

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
26 January 2026
in Nasional
Bos Maktour Klaim Kesulitan Peroleh Kuota Haji Khusus Tambahan
Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta — Pemilik Maktour Travel, Fuad Hasan Masyhur, mengaku pihaknya mengalami kesulitan serius dalam mendapatkan kuota haji khusus tambahan pada periode 2023–2024 dari Kementerian Agama. Hal tersebut ia sampaikan saat diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam penyidikan dugaan korupsi kuota haji pada masa kepemimpinan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Fuad menjelaskan, pada tahun 2024 kuota haji khusus yang diterima Maktour justru mengalami pemotongan besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia menyebut tambahan kuota yang diperoleh sangat terbatas dan baru didapat pada waktu terakhir, sehingga menyulitkan pihaknya dalam memberangkatkan jemaah.

Menurut Fuad, pemangkasan tersebut mencapai lebih dari 50 persen. Bahkan, jumlah kuota tambahan yang diterima tidak sampai 300. Kondisi itu membuat Maktour terpaksa memberangkatkan sebagian jemaah melalui jalur Haji Furoda.

Selain itu, Fuad membantah tudingan bahwa dirinya mengusulkan pembagian kuota tambahan dengan skema 50 persen untuk haji reguler dan 50 persen untuk haji khusus. Ia menegaskan tidak pernah menyampaikan usulan tersebut dan merasa dirugikan oleh isu yang berkembang di publik.

Ia menilai tuduhan tersebut tidak berdasar, mengingat dirinya sendiri justru mengalami kesulitan dalam memperoleh kuota haji tambahan.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Yaqut Cholil Qoumas dan mantan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, sebagai tersangka dugaan korupsi kuota haji tahun 2024. KPK menduga terjadi penyimpangan dalam pembagian 20.000 kuota tambahan dari Arab Saudi yang seharusnya dibagi sesuai ketentuan perundang-undangan, yakni 92 persen untuk haji reguler dan 8 persen untuk haji khusus, namun diduga dibagi secara merata.

Sementara itu, KPK menyatakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) masih melakukan penghitungan untuk mengetahui besaran kerugian keuangan negara dalam perkara tersebut.

Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download intex firmware
Free Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: Fuad Hasan MasyhurKementerian AgamakesulitanKPKKuotaMaktour TravelMetapos.id
Taufik Hidayat

Taufik Hidayat

Related Posts

Harga Pangan Nasional Melemah, Cabai Merah dan Daging Sapi Turun

Harga Pangan Nasional Melemah, Cabai Merah dan Daging Sapi Turun

by Taufik Hidayat
26 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Harga sejumlah komoditas pangan di tingkat nasional tercatat mengalami penurunan pada Senin pagi. Beberapa bahan pokok yang...

Jenderal Senior Militer China Jalani Penyelidikan atas Dugaan Pelanggaran Disiplin

Jenderal Senior Militer China Jalani Penyelidikan atas Dugaan Pelanggaran Disiplin

by Desti Dwi Natasya
26 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Otoritas pertahanan China sedang menyelidiki Zhang Youxia, perwira paling senior di Tentara Pembebasan Rakyat (PLA). Kasus ini...

Kapolri Bawa Seluruh Kapolda ke RDP Komisi III DPR Bahas Reformasi Polri

Kapolri Bawa Seluruh Kapolda ke RDP Komisi III DPR Bahas Reformasi Polri

by Taufik Hidayat
26 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Komisi III DPR RI menggelar rapat dengar pendapat bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Wakapolri Komjen...

Yusril Pastikan Status WNI di Militer Asing Tak Langsung Dicabut

Yusril Pastikan Status WNI di Militer Asing Tak Langsung Dicabut

by Taufik Hidayat
26 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta — Pemerintah Indonesia akan melakukan penelusuran aktif terkait status kewarganegaraan Kezia Syifa, seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang...

Next Post
Kapolri Bawa Seluruh Kapolda ke RDP Komisi III DPR Bahas Reformasi Polri

Kapolri Bawa Seluruh Kapolda ke RDP Komisi III DPR Bahas Reformasi Polri

Recommended.

BNI Cetak KUR Klaster Kopi Go Global

BNI Cetak KUR Klaster Kopi Go Global

19 December 2022
Hutama Karya Realtindo Bakal Kelola 11 Rest Area hingga Akhir 2024

Hutama Karya Realtindo Bakal Kelola 11 Rest Area hingga Akhir 2024

11 May 2024

Trending.

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

26 December 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Tak Ada Izin Pesta Kembang Api pada Malam Tahun Baru 2026

50 Ucapan Tahun Baru 2026 untuk Perusahaan yang Formal, Singkat, dan Berkesan

31 December 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini