Metapos.id, Jakarta – Nusantara Modest Fashion Festival (NumoFest) resmi memasuki pekan kedua dengan penyelenggaraan serentak di empat lokasi, yakni Gandaria City Jakarta, Solo Paragon Mall, Palembang Indah Mall, dan Duta Mall Banjarmasin. Festival ini berlangsung sejak 16 Januari hingga 1 Februari 2026 dan digelar di sembilan kota besar Indonesia, meliputi Makassar, Bandung, Tangerang, Jakarta, Solo, Palembang, Banjarmasin, Bekasi, dan Surabaya.
Mengusung tema kreativitas serta inovasi industri modest fashion, NumoFest melibatkan lebih dari 300 pelaku UMKM dari berbagai daerah. Seluruh transaksi dalam rangkaian acara ini didukung sistem pembayaran non-tunai melalui QRIS TAP sebagai metode pembayaran utama.
Pembukaan NumoFest di DKI Jakarta yang berlangsung di Main Atrium Gandaria City dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, antara lain Kepala Divisi Implementasi dan Kebijakan SP Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Hery Afrianto, Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto, Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo, CEO PT Netzme Kreasi Indonesia Vicky Ganda Saputra, serta Executive Producer Paragon Pictures Andi Boediman.
Hery Afrianto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya NumoFest di berbagai kota. Menurutnya, kolaborasi antara regulator, industri keuangan, pemerintah daerah, dan UMKM dalam acara ini sejalan dengan upaya Bank Indonesia mempercepat inklusi keuangan digital serta memperkuat ekosistem pembayaran non-tunai yang aman dan efisien.
Senada dengan itu, Sekda DKI Jakarta Uus Kuswanto menilai NumoFest sebagai wadah strategis untuk menampilkan kreativitas, kekayaan budaya, serta potensi ekonomi industri modest fashion nasional. Ia berharap festival ini mampu meningkatkan daya saing UMKM fesyen muslim sekaligus memperkuat ekosistem industri kreatif di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Netzme memperkenalkan “Gang Dagang”, sebuah game edukatif yang dirancang khusus untuk meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM, khususnya Jakpreneur. Game ini merupakan hasil kolaborasi Netzme dengan Ruangguru dan dirancang sebagai media pembelajaran interaktif terkait pengelolaan keuangan usaha.
Melalui game Gang Dagang, pengguna akan mempelajari berbagai aspek penting, mulai dari penggunaan QRIS, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, pencatatan keuangan harian, perhitungan keuntungan, pengelolaan utang, hingga pemahaman akses permodalan. Game ini direncanakan dapat diakses secara penuh pada pertengahan tahun 2026 melalui situs gangdagang.id serta seluruh platform dalam ekosistem Netzme.
Seluruh materi disampaikan dalam bentuk simulasi dan tantangan pengambilan keputusan yang menyerupai kondisi nyata usaha. Pengguna yang berhasil menyelesaikan tantangan akan memperoleh fasilitas QRIS Jakpreneur dan QRIS Soundbox untuk langsung diterapkan dalam aktivitas usaha mereka.
CEO Netzme Vicky Ganda Saputra menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra dan pelaku UMKM atas dukungan terhadap penyelenggaraan NumoFest. Ia berharap acara ini dapat menjadi sarana sosialisasi yang efektif sekaligus mendorong adopsi pembayaran non-tunai sebagai bagian dari pola transaksi modern yang efisien.
Vicky juga menegaskan bahwa kehadiran game Gang Dagang diharapkan dapat membantu UMKM pemula memahami pengelolaan keuangan secara lebih praktis. Menurutnya, literasi keuangan digital memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan serta mendorong pertumbuhan usaha UMKM.
Sementara itu, Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo menilai NumoFest sebagai momentum pemberdayaan UMKM modest fashion di Jakarta. Ia menyebut literasi keuangan melalui game Gang Dagang serta pemanfaatan perangkat digital seperti QRIS Soundbox Syariah (Bilal) dapat meningkatkan kesiapan Jakpreneur dalam menghadapi era ekonomi digital.
Selain pameran produk fesyen, kuliner, dan aksesoris muslimah, NumoFest juga diramaikan berbagai kegiatan pendukung. Di antaranya fashion show koleksi UMKM dan anak-anak, talkshow literasi keuangan bertema QRIS TAP, keamanan transaksi, perlindungan konsumen, digitalisasi usaha melalui POS, hingga sesi nonton bareng film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? yang disertai meet and greet dengan para pemeran.
NumoFest merupakan bagian dari rangkaian roadshow peluncuran film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? hasil kolaborasi NETZME, Paragon Pictures, dan Ideosource Entertainment yang dibintangi Revalina S. Temat, Gunawan Sudrajat, Megan Domani, dan Annisa Kaila.
Rangkaian NumoFest dibagi dalam tiga pekan, yakni pekan pertama pada 16–18 Januari 2026 di Makassar, Bandung, dan Tangerang; pekan kedua pada 23–25 Januari 2026 di Jakarta, Solo, Palembang, dan Banjarmasin; serta pekan ketiga pada 30 Januari hingga 1 Februari 2026 di Bekasi dan Surabaya.
Di lokasi terpisah, NumoFest di Banjarmasin turut diramaikan dengan kick off Festival Antasari yang digagas Bank Indonesia Kalimantan Selatan bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Sementara di Surakarta, acara dibuka oleh Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widiyani dan diisi diskusi interaktif terkait digitalisasi pembayaran UMKM melalui QRIS TAP dan QRIS Soundbox Netzme.
Pada ajang ini, Netzme juga memperkenalkan QRIS Soundbox Syariah (Bilal) hasil kolaborasi dengan Hijra Bank. Perangkat ini dirancang untuk membantu UMKM memastikan kejelasan transaksi melalui notifikasi suara secara real-time, sehingga meningkatkan keamanan, kepercayaan, dan kenyamanan dalam bertransaksi. Selama pameran, setiap merchant UMKM dilengkapi QRIS Soundbox Syariah (Bilal) serta aplikasi Luna POS untuk mendukung kelancaran transaksi.












