Metapos.id, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) kembali mencatatkan capaian positif di tingkat internasional. Berdasarkan pemeringkatan terbaru Bloomberg, BSI berhasil menempati posisi teratas rating Environmental, Social, and Governance (ESG) untuk kategori Global Islamic Banking dengan perolehan skor tertinggi.
Capaian tersebut mencerminkan peningkatan signifikan kinerja keberlanjutan BSI. ESG Score perseroan tercatat naik menjadi 5,56 dari sebelumnya 3,86. Dengan skor ini, BSI berada di atas rata-rata industri perbankan syariah global dan masuk dalam kategori “Leading”, mengungguli sejumlah bank syariah internasional lainnya.
Peningkatan peringkat ini merupakan hasil dari strategi keberlanjutan yang dijalankan secara konsisten dan terukur. Wakil Direktur Utama BSI, Bob Tyasika Ananta, menyampaikan bahwa penguatan kebijakan dan keterbukaan informasi terkait pembiayaan berkelanjutan menjadi faktor utama dalam lonjakan skor ESG tersebut.
Hingga Triwulan III 2025, BSI mencatatkan penyaluran pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp73,6 triliun atau setara 24,33 persen dari total portofolio pembiayaan. Angka tersebut menunjukkan komitmen kuat BSI dalam mendukung ekonomi hijau, sektor sosial, serta penguatan UMKM.
Menurut Bob, peningkatan skor ESG ini menjadi bukti nyata keseriusan perseroan dalam mengarahkan pembiayaan ke sektor-sektor yang berorientasi pada keberlanjutan. Ia juga menekankan pentingnya transparansi sebagai fondasi kepercayaan investor global.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, BSI secara aktif menyajikan informasi kinerja keberlanjutan melalui laman khusus ESG di situs resmi perusahaan. Langkah ini memudahkan investor dan pemangku kepentingan untuk memantau kinerja lingkungan, sosial, serta tata kelola perusahaan, termasuk jejak karbon dan dampak sosial yang dihasilkan.
Dengan raihan skor terbaru ini, posisi BSI semakin menguat sebagai bank syariah dengan peringkat ESG tertinggi secara global versi Bloomberg. Prestasi tersebut menegaskan bahwa perbankan syariah Indonesia tidak hanya mampu bersaing di tingkat internasional, tetapi juga tampil sebagai pemimpin dalam penerapan prinsip keberlanjutan sesuai standar global.
Ke depan, BSI berkomitmen untuk terus meningkatkan porsi pembiayaan hijau serta menjaga penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Upaya ini sejalan dengan dukungan terhadap target pemerintah menuju Net Zero Emission, sekaligus memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi nasabah dan investor.













