Sunday, July 12, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Fenomena Puting Beliung Terlihat di Tulungagung, BMKG Ungkap Pemicunya

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
10 January 2026
in Nasional
Fenomena Puting Beliung Terlihat di Tulungagung, BMKG Ungkap Pemicunya

Metapos.id, Jakarta – Kemunculan angin puting beliung di Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menghebohkan masyarakat dan ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah video yang beredar memperlihatkan awan gelap dengan bentuk pusaran memanjang berputar di langit, sehingga memicu kepanikan warga sekitar.

Fenomena tersebut terjadi pada Jumat (9/1) sekitar pukul 12.00 WIB. Meski pusaran angin terlihat cukup jelas dan menimbulkan suasana mencekam, kejadian itu tidak sampai menyentuh permukaan tanah serta tidak menimbulkan kerusakan yang berarti. Namun, tampilan visualnya yang dramatis membuat peristiwa tersebut menarik perhatian publik.

BACA JUGA

KPK Akui Pernah Bahas Tiga Kasus yang Menyeret Eks Jampidsus Febrie Bersama Polri

Kasus Batu Bara Naik Babak Baru, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III BMKG Dhoho, Lukman Soleh, mengatakan bahwa kemunculan awan berekor tersebut merupakan bagian dari proses terbentuknya awan cumulonimbus dalam skala besar. Kondisi ini dipengaruhi oleh pemanasan suhu permukaan yang tinggi pada siang hari.

Ia menjelaskan, secara meteorologis, udara panas yang bergerak naik dengan cepat akibat penguapan yang tinggi akan bertemu dengan massa udara dingin di lapisan atmosfer atas. Pertemuan tersebut menyebabkan ketidakstabilan atmosfer yang dapat memicu terbentuknya pusaran angin kencang dalam waktu singkat.

Lukman menambahkan, angin puting beliung umumnya bersifat lokal, tetapi memiliki potensi menimbulkan kerusakan. Untuk itu, masyarakat diminta tetap waspada dan segera mencari tempat aman apabila melihat tanda-tanda kemunculan fenomena tersebut.

“Ketika terlihat awan gelap pekat yang menjulang tinggi menyerupai kembang kol, warga sebaiknya segera berlindung di bangunan yang kokoh guna menghindari risiko tertimpa material bangunan maupun pohon tumbang,” pungkasnya.

Tags: Kepala Stasiun MeteorologimenghebohkanMetapos.idpenguapanputing beliungTulungagung
Previous Post

FAO Catat 43,5% Warga Indonesia Kesulitan Pangan Bergizi, MBG Jadi Andalan Negara

Next Post

KPK Tetapkan Gus Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024, Total Kekayaan Rp13,7 Miliar

Related Posts

KPK Akui Pernah Bahas Tiga Kasus yang Menyeret Eks Jampidsus Febrie Bersama Polri
Nasional

KPK Akui Pernah Bahas Tiga Kasus yang Menyeret Eks Jampidsus Febrie Bersama Polri

11 July 2026
Kasus Batu Bara Naik Babak Baru, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka
Nasional

Kasus Batu Bara Naik Babak Baru, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka

11 July 2026
Kasus Korupsi Batu Bara, Menko Polkam Minta Penegakan Hukum Berjalan Tanpa Intervensi
Nasional

Kasus Korupsi Batu Bara, Menko Polkam Minta Penegakan Hukum Berjalan Tanpa Intervensi

11 July 2026
Polisi Ungkap Daftar Barang Bukti yang Disita dari 12 Lokasi Penggeledahan
Nasional

Polisi Ungkap Daftar Barang Bukti yang Disita dari 12 Lokasi Penggeledahan

11 July 2026
Dicuri Puluhan Tahun Lalu, Dua Arca Buddha Indonesia Akhirnya Kembali dari AS
Nasional

Dicuri Puluhan Tahun Lalu, Dua Arca Buddha Indonesia Akhirnya Kembali dari AS

10 July 2026
Prabowo Persilakan Masyarakat Adukan Dugaan Korupsi MBG Lewat TikTok
Nasional

Prabowo Persilakan Masyarakat Adukan Dugaan Korupsi MBG Lewat TikTok

10 July 2026
Next Post
KPK Tetapkan Gus Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024, Total Kekayaan Rp13,7 Miliar

KPK Tetapkan Gus Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024, Total Kekayaan Rp13,7 Miliar

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini