Sunday, October 11, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Belum Ada Kepastian BSU 2026, Kemnaker Peringatkan Potensi Penipuan

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
9 January 2026
in Nasional
Belum Ada Kepastian BSU 2026, Kemnaker Peringatkan Potensi Penipuan

Metapos.id, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyatakan bahwa sampai saat ini belum ada keputusan resmi mengenai penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) pada tahun 2026. Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai informasi yang beredar, terutama yang memuat tautan pendaftaran tidak resmi dan berpotensi mengarah pada penipuan.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul beredarnya kabar terkait BSU 2026 di media sosial, pesan berantai, hingga sejumlah pemberitaan. Informasi yang belum terverifikasi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kesalahpahaman serta keresahan di kalangan pekerja.

BACA JUGA

Presiden Mesir El-Sisi Temui Prabowo, Kerja Sama Bilateral Dibahas

Presiden Mesir Datang ke Jakarta, Ini Agenda Pertemuannya dengan Prabowo

Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, menegaskan bahwa program BSU tidak pernah mensyaratkan pendaftaran secara mandiri oleh masyarakat. Ia mengingatkan agar publik hanya mengacu pada sumber informasi resmi pemerintah.

“Jangan mudah percaya pada hoaks BSU, terutama yang mengarahkan masyarakat untuk mendaftar melalui link tidak resmi. Informasi yang benar hanya disampaikan melalui laman bsu.kemnaker.go.id dan media sosial resmi Kementerian Ketenagakerjaan,” ujar Faried dalam siaran pers, Rabu (7/1/2026).

Faried menjelaskan bahwa penyaluran BSU terakhir dilaksanakan pada tahun 2025, dengan jumlah penerima mencapai lebih dari 16 juta pekerja dan buruh. Hingga kini, belum ada pengumuman atau kebijakan lanjutan terkait program tersebut untuk tahun 2026.

“Apabila nantinya terdapat kebijakan baru, Kemnaker akan menyampaikannya secara terbuka melalui saluran resmi,” katanya.
Kemnaker juga mengajak masyarakat untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya kepada pihak lain. Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan indikasi penipuan yang mengatasnamakan program BSU.

Sebagai catatan, pada tahun 2025 penerima BSU harus memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain berstatus warga negara Indonesia dengan NIK yang sah, terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, menerima upah maksimal Rp3,5 juta atau sesuai ketentuan UMP/UMK, serta tidak termasuk aparatur sipil negara, prajurit TNI, maupun anggota Polri.

Tags: BPJSBSUFaried AbdurrahmanKemnakerMetapos.idNIKPenipuan
Previous Post

Prabowo Terkejut Hitung Medali Emas Martina Ayu di SEA Games 2025

Next Post

Jalur Menuju Pondok Saladah Papandayan Tertutup Longsor, Pendaki Diminta Menghindar

Related Posts

Presiden Mesir El-Sisi Temui Prabowo, Kerja Sama Bilateral Dibahas
Nasional

Presiden Mesir El-Sisi Temui Prabowo, Kerja Sama Bilateral Dibahas

11 October 2026
Presiden Mesir Datang ke Jakarta, Ini Agenda Pertemuannya dengan Prabowo
Nasional

Presiden Mesir Datang ke Jakarta, Ini Agenda Pertemuannya dengan Prabowo

11 October 2026
Gunung Anak Krakatau Kian Aktif, Status Siaga Mulai Berlaku
Nasional

Gunung Anak Krakatau Kian Aktif, Status Siaga Mulai Berlaku

10 October 2026
Pansus Ijazah Gibran Mengemuka, Fraksi DPR Beda Pandangan
Nasional

Pansus Ijazah Gibran Mengemuka, Fraksi DPR Beda Pandangan

10 October 2026
Pengadaan Motor Listrik MBG Berujung Kerugian Negara Rp863 Miliar
Nasional

Pengadaan Motor Listrik MBG Berujung Kerugian Negara Rp863 Miliar

10 October 2026
Pulau Kosong di Indonesia Dibidik Jadi Lokasi Rehabilitasi Napi
Nasional

Pulau Kosong di Indonesia Dibidik Jadi Lokasi Rehabilitasi Napi

9 October 2026
Next Post
Jalur Menuju Pondok Saladah Papandayan Tertutup Longsor, Pendaki Diminta Menghindar

Jalur Menuju Pondok Saladah Papandayan Tertutup Longsor, Pendaki Diminta Menghindar

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini