Thursday, May 7, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

BMKG Jelaskan Fenomena Langit Merah yang Terjadi di Pandeglang

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
20 December 2025
in Nasional
BMKG Jelaskan Fenomena Langit Merah yang Terjadi di Pandeglang

Metapos.id, Jakarta – Fenomena langit berwarna merah yang terlihat di wilayah Pandeglang, Banten, menarik perhatian warga dan sempat ramai diperbincangkan di media sosial. Peristiwa alam tersebut terjadi pada Kamis (18/12) sore dan diabadikan oleh sejumlah masyarakat setempat.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa fenomena langit merah tersebut bukan merupakan tanda bencana alam. Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah II Banten, Hartanto, menjelaskan bahwa perubahan warna langit itu termasuk fenomena optik atmosfer yang dikenal sebagai hamburan Rayleigh.

BACA JUGA

Program MBG Masuk Kampus Tuai Kritik, Perguruan Tinggi Minta Fokus Pendidikan

Prabowo Hadiri KTT ASEAN 2026 di Filipina, Bahas Kerja Sama Kawasan

Hartanto menerangkan, fenomena tersebut terjadi saat posisi matahari berada rendah atau menjelang terbenam. Pada kondisi itu, cahaya matahari harus melewati lapisan atmosfer yang lebih tebal sehingga hanya cahaya dengan panjang gelombang lebih besar, seperti merah dan jingga, yang dapat mencapai penglihatan manusia.

“Warna merah yang tampak cukup pekat biasanya dipengaruhi oleh tingginya kandungan uap air di udara atau adanya partikel aerosol seperti debu dan polutan,” ujar Hartanto, Jumat (19/12/2025).

Ia menambahkan, kondisi hujan yang terjadi di wilayah Pandeglang turut memperkuat pantulan warna merah pada awan-awan di langit. BMKG memastikan bahwa fenomena ini merupakan kejadian alam yang wajar dan kerap muncul ketika kondisi atmosfer mendukung.

BMKG mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap mengikuti informasi resmi dari lembaga berwenang terkait fenomena cuaca dan atmosfer

Tags: BMKGFenomenalangitmerahMetapos.idoptik atmosfer
Previous Post

Ini Waktu Terbaik Jalan Kaki agar Manfaat Kesehatan Lebih Maksimal

Next Post

Hujan Deras Picu Banjir Bandang di Guci Tegal, Jembatan Putus dan Wisata Air Panas Ditutup

Related Posts

Program MBG Masuk Kampus Tuai Kritik, Perguruan Tinggi Minta Fokus Pendidikan
Nasional

Program MBG Masuk Kampus Tuai Kritik, Perguruan Tinggi Minta Fokus Pendidikan

7 May 2026
Prabowo Hadiri KTT ASEAN 2026 di Filipina, Bahas Kerja Sama Kawasan
Nasional

Prabowo Hadiri KTT ASEAN 2026 di Filipina, Bahas Kerja Sama Kawasan

7 May 2026
DKI Jakarta Batalkan Pajak Mobil Listrik 2026, Insentif Tetap Berlaku
Nasional

DKI Jakarta Batalkan Pajak Mobil Listrik 2026, Insentif Tetap Berlaku

7 May 2026
Bojan Hodak Targetkan Persib Pertahankan Dominasi atas Persija
Nasional

Jemaah Diimbau Tidak Memaksakan Diri Salat di Masjidil Haram

7 May 2026
Bojan Hodak Targetkan Persib Pertahankan Dominasi atas Persija
Nasional

Hari ke-16 Operasional Haji, Kemenhaj Perkuat Layanan Jemaah

7 May 2026
7 Terinfeksi di Kapal Pesiar, WHO Waspadai Penularan Hantavirus
Nasional

7 Terinfeksi di Kapal Pesiar, WHO Waspadai Penularan Hantavirus

6 May 2026
Next Post
Hujan Deras Picu Banjir Bandang di Guci Tegal, Jembatan Putus dan Wisata Air Panas Ditutup

Hujan Deras Picu Banjir Bandang di Guci Tegal, Jembatan Putus dan Wisata Air Panas Ditutup

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini